Mutiara Kasih Sayang

Mutiara Kasih Sayang
BAB 86


__ADS_3

"Tapi kamu gak kasih aku kesempatan." Mata Kevin terlihat sendu walaupun saat ini dia tengah tersenyum namun hatinya masih kecewa. Karena Monica terus menolaknya.


"Aku udah kasih mas Kevin kesempatan kan sekarang. Semua butuh waktu mas aku harap kamu mengerti. Selama ini aku gak pernah menjalin hubungan dengan laki-laki manapun. Aku masih aneh aja. Ketika ada seorang laki-laki mencoba mendekatiku." Berhenti sejenak kemudian mulai menyendokkan es krim kemulutnya.


"Apa orangtuamu melarangmu? Untuk menjalin hubungan dengan seorang kekasih misalnya?"


Monica tersenyum. Jujur sebenarnya kedua orang tuanya ingin sekali dia segera menikah. Namun keinginannya untuk belajar lagi sangat kuat. Orangtuanya memang tak akan mampu untuk mencukupi kebutuhan itu. Maka dari itu Monica tanpa sepengetahuan orang tuanya bergegas mengambil inisiatif sendiri untuk melanjutkan pendidikannya melalui jalur beasiswa. Setelah ia lolos barulah dia mengatakan keberhasilannya untuk melanjutkan studi di kampus ternama dengan jalur beasiswa. Orangtua mana yang tak terharu. Setelahnya semua keputusan dikembalikan lagi ke tangan Monica.


"Semua keputusan ada di tanganku." Jawaban Monica sontak membuat hati Kevin menghangat. Gadis di hadapannya. Benar-benar membuatnya jatuh cinta hingga level tinggi. Membuat nya sakit kepala jika tak bertemu Monica dalam waktu yang cukup lama.


Kevin telah menghabiskan es krim miliknya. Kemudian dia mulai memainkan ponselnya.


"Kevin !!!" Teriakan seorang gadis membuatnya mengangkat wajahnya. Langsung saja wajah itu kini berubah menjadi kesal. Begitu pula Monica memutar bola matanya begitu melihat Jessica berjalan kearahnya. Entah kenapa hatinya tiba-tiba kesal melihat Jessica memanggil Kevin.


"Gak nyangka ya akhir pekan gini ketemu loe." Mendudukkan bokongnya di sebelah Kevin. Bergelayut manja di lengan Kevin.


"Jes.... Jaga sikapmu. Aku paling gak suka disentuh." Ucap Kevin tegas matanya kembali pada ponselnya.


Monica dengan cepat menikmati es krimnya. Es krim yang awalnya manis kini rasanya sepah begitu melihat Jessica.


Dasar sinting !! Gak tau tempat. Lagian mas Kevin juga kenapa diem gitu sih.


Mata Jessica melirik Monica yang kini kesal karena ulahnya.


"Eh Monica.... Ya ampun loe kesini juga."

__ADS_1


Sial. Aku kan kesini sama laki-laki pujaanmu itu. Go***k.


Monica tetap menikmati es krimnya. Tanpa memberikan jawaban apapun kecuali memutar bola matanya. Suasana hatinya berubah entah kenapa. Namun yang dia mengerti adalah dia harus segera hengkang dari tempatnya berada. Ingin segera pergi sejauh-jauhnya.


"Gimana kabarnya Tante Sarah? Duh kangen nih kapan-kapan gue main kerumah loe ya Vin. Pasti Tante Sarah kangen deh sama gue karna gue udah lama gak main kesana." Melirik Monica sekilas gadis itu tak bergeming. Tetap menikmati es krimnya. Dan acuh menanggapinya.


Sepertinya dia kesal. Huh gak nyangka Kevin mau-maunya jalan sama gadis kampungan ini. Jessica.


"Selesai. Aku pergi. Makasih traktirannya." Monica menyambar tasnya.


Saat hendak melangkahkan kakinya tiba-tiba tangan Kevin menahan tangan Monica dengan satu tangannya.


"Jes kayaknya loe gak diterima disini. Lebih baik loe segera pergi dari sini. Sebelum gue yang ambil tindakan." Kata-kata Kevin memang tegas. Namun penuh dengan tekanan. Bahkan saat dia berbicara Kevin pun tak menatap Jessica.


"Kevin.... Gue kan....." Mencoba membela diri. Namun dia mendengar suara geratakan gigi Kevin. Dan bahkan Kevin pun tak berpaling dari wajah Monica. Wajahnya datar. Namun dia tau sorot mata itu. Yang artinya Kevin benar-benar kesal saat ini. "Oke.... Gue pergi dulu. Nanti gue ketempat Tante Sarah kapan-kapan. Semoga hari loe menyenangkan. Bye." Jessica berdiri menatap Monica yang kini juga menatapnya. Seakan memberikan peringatan pada Monica. Tangannya sudah mengepal sedari tadi. Namun dia tak berani melakukannya karna ada Kevin disini.


Oh ternyata dia kesini gak sendiri ada teman-temannya. Tumben banget dia kesini. Bukannya biasanya dia hang out ke mall.


"Hei sudah puas kan mainnya? Kita pulang yuk sambil cari makan."


Monica mengangguk mengiyakan ajakan Kevin. Kevin bangkit masih dengan posisi yang sama memegangi tangan Monica. Monica menatap tangan Kevin yang menariknya untuk mengikutinya. Dia tersenyum. Hatinya kini lega.


"Kau senang hari ini?" Tanya Kevin begitu mereka telah sampai di parkiran. Monica mengangguk. "Kalau gitu kapan-kapan aku bakalan ajak lagi. Ayo kabari Ani. Kalau kita sudah pulang duluan." Kevin membukakan pintu mobilnya untuk Monica.


"Iya mas. Ini aku mau ngasih pesan buat Ani."

__ADS_1


💕💕💕💕


"Sudah puaskan kalian? Ayo kita cari restoran kemudian kita pulang." Kata Ardan begitu mendapati istri dan anaknya telah selesai berenang.


"Iya mas aku juga laper. Um.... Pengen makan yang anget-anget. Bakso yuk."


Ardan memutar bola matanya. Baiklah itu adalah makanan favorit istrinya. Biasanya akhir pekan Ani selalu membuatnya sendiri. Ardan sangat menyukai istrinya yang senang mencoba berbagai masakan. Dia kemudian menyambar tubuh kecil Rendy. Bocah laki-laki itu sudah terlihat puas dan lelah sehabis berenang. Terlihat beberapa kali mengucek matanya.


"Rendy udah ngantuk ya?"


Rendy mengangguk. "Baiklah ayo kita pulang."


"Iya mas."


💕💕💕💕


Tring..... Bunyi pesan ponselnya berbunyi. Wajahnya berubah kesal. Berdecak. Dan mengehentak-hentakkan kakinya beberapa kali ke tanah. Kemudian memandangi ponselnya lagi.


Ada apa lagi ini?Dion.


Ya ampun salah apa sih gue. Terus gue pulangnya gimana tuan muda? Duit gue nipis!! Melirik Dion. Yang saat itu tengah sibuk dengan ponselnya. Masa iya gue pulang sama kucing garong ini? Aaaaaa tapi bakalan gak cukup duitku kalau pesan taksi.


"Huh majikanmu sepertinya lupa tuh sama pelayannya yang ketinggalan satu disini." Menyimpan ponselnya kembali ke saku celananya. "Ayo. Gue anter loe pulang."


"Oke." Untung ditawarin. Gak mungkin gue yang harus duluan minta anter. Dia bernafas lega. Namun baru melangkahkan kakinya beberapa langkah terdengar suara......

__ADS_1


"Tapi gak gratis." Dion tersenyum licik.


NOTE: AUTHOR PAKAI BAHASA LOE GUE KETIKA KUMPUL SAMA TEMAN-TEMANNYA SEPERTI DION, ARDAN,KEVIN DAN JESSICA. SEDANGKAN SAAT BERSAMA KELUARGA DAN ATAU ORANG YANG DISUKA PAKAI AKU KAMU......JANGAN LUPA KLIK LIKE DAN DI💓 DAN YANG PALING PENTING JANGAN LUPA VOTE YANG BANYAK 💕💕💕💕💕 SEE YOU


__ADS_2