
Kalian ingin tahu dimana Agnes dan Dion? Haha ini ceritanya ada dibawah ya wkwkwk.
Kedua anak muda-mudi itu hanya bisa saling melemparkan pandangan. Memegang sebuah buku kecil dimasing-masing tangannya. Menunjukkannya didepan kamera seorang pothografer. Jangan lupakan kedua belah pihak keluarga yang tersenyum bahagia dan saling berpelukan.
Entah apa yang terjadi namun kedua muda-mudi itu hanya bisa berpasrah diri. Mencoba mengembalikan separuh nyawa yang seakan menghilang.
"Hei kenapa dengan kalian berdua?" Tanya Leonardo. Membuat semua orang mengalihkan pandangannya kepada dua orang muda-mudi yang masih dengan ekspresi bingungnya.
"Kenapa diam saja? Ayo tersenyum !! Lihatlah kearah kamera sayang. Ayo," ujar Melinda mama dari Dion Leonardo.
Benar kan sudah kuduga perasaanku gak enak sedari berangkat. Padahal ini baru jam 8. Setan !! Agnes mencoba menyunggingkan sebuah senyuman.
Kenapa jadi begini sih? Dion.
"Tenang saja kalian akan mendapat pesta nanti. Jangan khawatir nak," diselingi tawa dari semua orang.
Sedangkan dua makhluk yang menjadi perbincangan hanya bisa tersenyum kaku.
__ADS_1
💞💞💞
Ani mulai menggerakkan kedua kelopak matanya. Karena sinar mentari pagi sudah mulai menghangatkan dunia. Menandakan petang telah berganti dengan terik panas matahari. Sesaat dia menyipitkan matanya mencoba melihat jam berapa sekarang. Jam dinding sudah menunjukkan pukul 8 pagi. Itu artinya dia sudah terlambat bangun. Dengan segera dia bangkit. Mendudukkan tubuhnya dan mulai mengamati sekitar.
Terlihat anak lelakinya bermain bersama Oma dan opanya. Sesekali dia tertawa cekikikan bermain dengan sebuah gadget ditangannya. Kemudian matanya menangkap sesuatu yang konyol. Seorang gadis tengah mendominasi sebuah spring bed dengan kaki dan tangan yang melebar kemana-mana. Dan yang paling mengusik hatinya adalah posisi kepalanya berubah dari yang seharusnya diatas menjadi di bawah yang seharusnya ditempati oleh kakinya. Ani tau karena dia melihat Monica tidur terlebih dahulu. Lalu apa yang terjadi? Kemana gadis itu?
Saat Ani hendak berjalan kekamar mandi, Monica terlihat menyembul dari dalam sana. Ani mengernyitkan dahinya. Mendapati wajah Monica dengan begitu suramnya terlebih ada kantung hitam dibawah matanya.
"Mon kamu kenapa?" pertanyaan yang dilontarkan Ani tak langsung dijawabnya. Dia hanya memonyongkan bibirnya kearah tempat tidur Rianna.
"Kamu udah lihat sendiri kan? Please beb aku butuh tidur yang cukup," ucapnya sembari berjalan gontai kearah sofa. Kemudian menjatuh tubuhnya disofa yang lainnya. Mencoba mendapatkan posisi ternyaman. Setelah dapat. Dia akhirnya kembali menutup matanya. Ani yang melihatnya hanya mampu menggelengkan kepalanya.
"Kupikir Monica sudah parah !! Nyatanya ada yang lebih parah," gumamnya sembari melesat kedalam kamar mandi. Tak lama kemudian bunyi suara gemericik air dari dalam kamar mandi. Tanda bahwa Ani sudah memulai aktivitasnya membersihkan diri.
💞💞💞
Kembali lagi ketempat dua orang muda-mudi yang saling melemparkan tatapan tajam. Masih dengan memegang satu buah buku ditangan masing-masing.
__ADS_1
Kenapa aku ikutan sinting begini sih?? Dasar kadal buntung. Ini gara-gara mulut busukmu itu brengs**.
"Hei sayang kenapa menantuku yang cantik ini surem begini sih? Ayo senyum !! Lihat kamera sayang," ucapan Melinda membuat Agnes mau tak mau harus memaksanya tersenyum.
"Kenapa dengan kalian berdua ini? Masih kaget ya? Sudahlah nanti akan tetap ada pesta untuk pernikahan kalian ini. Toh kalian berdua sudah menjalin hubungan bukan? Ayo perlihatkan buku nikah kalian berdua !!" ucap Bastian dengan lantangnya.
"Apa kalian lagi pusing malam pertama? Tenang saja papa sudah booking hotel termahal untuk malam indah kalian nanti," Leon membusungkan dadanya dengan bangga.
Mati saja kau Dion mati. Gara-gara mulut busukmu itu sekarang kau menikah !!! Dasar tua-tua brengs** kenapa malah yang tua menipu yang muda?! Brengs**. Dion Leonardo bodoh kau. Mati saja sana !! batin Dion berontak.
💞💞💞
Rekomendasi novel yang unik dan seru untuk kalian hehe ini karya teman author.
Judul. : Suamiku Anak Mami.
__ADS_1
Karya. : Anarita
Selamat membaca 😘😘😘