
Dion menatap pemandangan yang menyejukkan mata. Terkadang kita sebagai manusia benar-benar melupakan bahwa alam memberikan hadiah yang luar biasa yang patut untuk disyukuri. Pemandangan dari atas balkon hotel benar-benar membuat siapa
saja melupakan masalah yang sering kali membuat kita penat.
“Indah bukan?” sebuah suara membuatnya menoleh kearah suara itu berasal. Seorang
wanita yang kini akan mendampinginya menjalani kehidupan. Dion tersenyum, kini
mereka sudah seperti pasangan suami istri yang lainnya. Wanita disampingnya benar-benar unik. Selain keahlian beladiri yang membuatnya begitu tertarik, wanita itu benar-benar membuatnya seakan gila. Namun keadaan yang membuatnya
membuka mata, bahwa dirinya sudah saatnya menjalani kehidupan dengan serius.
Tak mungkin dirinya akan terus bebas seperti saat dulu dirinya masih berstatus bujang. Tapi yakinlah, Dion tak menyesal sedikitpun karena sudah menikahi Agnes. Dirinya justru bersyukur karena agnes adalah seorang wanita yang berpendirian teguh. Mungkin
hal itu juga yang akan membuat rumah tangganya memiliki pondasi yang kokoh.
“Kenapa kau melihatku seperti itu?”
“Kau cantik,”
“Kau sakit?” Agnes menautkan kedua alisnya.
Ini anak pasti panas makanya ngomong aneh.
“Sudahlah lupakan. Kau ingin jalan-jalan tidak?” Dion segera menatap kearah istrinya.
“Aku ingin kepantai. Sudah lama sekali aku nggak main kepantai. Kamu nggak keberatan
kan?”
“Tidak, ayo bersiaplah. Asal nggak kecapean aja, maaf ya tadi malam aku kasar,”
“Sudahlah! Jangan bahas lagi! Aku siap-siap dulu,” Agnes segera berlalu mengambil sebuah dress diatas lutut berwarna merah maroon tanpa lengan. Kemudian dia menyambar topi bundar pantai. Dion menatap lekat istrinya.
Dia benar-benar cantik.
“Ayo, aku sudah selesai. Kau tidak pakai baju?”
“Aku hanya akan pakai kaos saja,” segera berlalu mengambil sebuah kaos putih didalam lemari. Agnes memandang perut kotak-kotak milik suaminya. Sebuah rona merah muda tampak menghiasi kedua pipinya.
“Ayo,” Dion segera menarik tangan istrinya. Menggenggamnya erat, nampak sekali kedua
pengantin ini bahagia. Tidak ada yang mengetahui apa yang terjadi diantara
__ADS_1
mereka tadi malam. Sebuah pertengkaran konyol diantara keduanya. Hanya gara-gara Agnes sangat gugup dengan malam pertamanya. Hingga membuat Dion harus
terjungkal sesaat sebelum pertahanan kehormatan sang istri jebol.
Aku tak menyangka jika menikah bisa membuatku sebahagia ini. Aku harap aku akan bahagia bersamamu selamanya hai gadis aneh. Walaupun aku belum tau tentang perasaanku tapi aku yakin satu hal. Aku benar-benar bahagia saat ini. Dan bahagia karena mendapatkanmu. Kevin benar, menikah lebih baik daripada menghabiskan uang dengan percintaan satu malam. Tapi jika dengan istri sendiri rasanya jauh berbeda. Rasanya benar-benar mengagumkan.
******
“Ah mas Ardan,” Ani mendesah saat Ardan tengah sibuk dengan daerah istimewa
miliknya. Diantara kedua pangkal pahanya Ardan memainkan lidahnya dengan semangat. Membuat istrinya mendesah nikmat.
“Sayang aku suka, kau sudah basah,” ucap Ardan melongokkan kepalanya.
“Hah,”
Kemudian Ardan menanggalkan seluruh pakainnya. Dan beralih mendekati istrinya yang sudah berkeringat. Entah bawaan hamil atau memang istrinya sekarang lebih sexy. Mungkin saja memang bawaan hamil, pancaran kecantikan istrinya benar-benar terlihat. Ardan tersenyum penuh kemenangan melihat wajah istrinya yang sudah pasrah
kepadanya. Segera saja Ardan memasukkan secara perlahan miliknya kelubang istrinya.
“Sayang, Ah lubangmu masih sempit sayang,” Ardan memaju-mundurkan miliknya secara perlahan kemudian mengikuti ritme dan irama desahan istrinya.
Entah sudah berapa lama mereka bergelut. Seakan waktu terasa berhenti untuk mereka
“Ah mas…cepet,”
“Sabar sayang. Kalau kau ingin keluar, Keluarkan saja sayang. Aku akan membuatmu merasakan nikmat tiada tara,”
“Aaaah,” Ani memekik. Jari-jemarinya mencakar punggung suaminya. Tubuhnya berdenyut hebat.
Ani sudah mencapai klimaksnya. Namun suaminya masih kokoh dan terus melesakkan
miliknya. Berkat cairan miliknya yang keluar kini semakin terdengar irama percintaan mereka.
Ceplok ceplok ceplok ceplok ceplok ceplok ceplok ceplok ceplok ceplok ceplok ceplok ceplok. (versi telur ceplok milik kak Nunuk ini mah 🤣🤣)
“Agh sayang…aku mau keluar,”
“Mashhh ahhhh lebih cepat lagi,”
Ardan mempercepat gerakannya, semakin cepat dan semakin cepat ia melesakkan miliknya masuk lebih dalam lagi.
“Aaahhhhh,” keduanya mencapai klimaksnya bersamaan. Dinginnya ac tak lagi terasa. Bahkan peluh membasahi keduanya.
__ADS_1
“Aku mencintaimu,” Ardan menhujani wajah istrinya dengan banyak ciuman. Kini
berakhir sudah pergulatan perecintaan mereka.
*****
Huh maaf ya author sibuk sama anak sama daging 🤣🤣🤣 ditambah author juga revisi Azalea 😭😭😭 bener-bener bagi waktu karena Azalea aku revisi dan nntinya aku perpanjang bab. Jadi nantinya 1000 kata lebih per bab. mohon ngertiin ya.
*****
Judul; Luka Reka
Author: Nhoerriharigawajix
***
judul : Ketulusan dan Keikhlasan cinta
Author : Nadiva Cahya
***
Ini novelnya keren-keren gaes 🤭🤭🤭 mampir ya hehe punya teman. Nggak ada salahnya kan author bantu2 😘😘 biar kalian jg ada bacaan lainnya kalau novelku blm up.
*****
Judul: Terpaksa mencintai
Author: Yuan78
******
**Mangatoon sekarang sering eror. Jadi maaf ya kadang juga naskahku banyak yang ilang. Padahal udh nulis banyak. Banyak banget penulis lain yang sering ngalamin. Jadi bukan cuma punyaku aja gaes yg suka eror. Moga aja mangatoon kedepannya lebih baik lagi. Suka nyesek tau nggak kalau udh nulis banyak tapi ilang naskahnya. Aku Sampek nangis karena udh capek nulis banyak ilang🤣🤣🤣
Azalea proses revisi kalau udh selesai sibuk akan nongol banyak bab baru. Aku saranin sih nantinya kalian baca lagi dari awal karena ada yang author rombak. Ok see you 😘😘😘**
__ADS_1