Mutiara Kasih Sayang

Mutiara Kasih Sayang
Season 2. Bikin Onar Red Bar 2


__ADS_3

Suasana kembali ricuh saat lelaki yang bernama Leo itu justru malah nyosor kepada istrinya. Membuat Rendy memutar bola matanya kesal. Ini adalah saat yang genting, bisa-bisanya keduanya melakukan hal itu tepat didepan umum. Rendy mendengus kesal. Jiwa jomblonya seakan terusik.


"Eh kampret! Lu dibantuin malah nggak ada akhlak! Sini tong. Kalo mau nyosor di kamar aja!" teriak Rendy kesal. Kekesalan Rendypun tak main-main. Lelaki itu kini membanting tubuh salah satu lawannya.


"Kampret! Lu ganggu kesenengan gua! Sayang, sebentar ya. Secepatnya aku menyelesaikan ini. Sekali lagi dong sun buat aku, Sayang," ujar Leo ditengah-tengah kerumunan. Rendy pikir istrinya itu akan malu setengah mati untuk menuruti keinginan dari Leo. Tetapi, wow pasangan sungguh nggak ada akhlak keduanya gaes. Sang istri terlihat begitu bersemangat saat mendaratkan bibirnya dibibir Leo.


"Sial*n!" umpat Rendy. Detik berikutnya lelaki itu mengangkat sebuah kursi dan melayangkannya untuk memukul salah satu lawan. Yang lebih gila adalah, Rendy melakukannya dengan sangat cepat. Membuat lawan sedikit mundur.


"Hei bro. Kenapa kau kesetanan hah?" tanya Leo sambil mendaratkan sebuah tendangan tepat diulu hati seorang bule yang maju menyerangnya.


"Elu yang kesetanan! Nggak sadar diri!" Rendy terlihat makin kesal dengan Leo yang benar-benar nggak punya akhlak. "Inget tempat. Jangan asal nyosor aja."

__ADS_1


"Eh ****** itu bini gua!" Seru Leo tak mau kalah. "Lu jomblo ya?"


Pertanyaan dari Leo seketika membuat dada Rendy bergemuruh. Layaknya genderang yang ditabuh ketika negara api menyerang. Menyisakan emosi yang menggelitik dihati Rendy. Lelaki itu segera menghambur menghabisi lawan-lawan yang ada disekitarnya.


Dari arah yang berlawanan, Rendy melihat ada dua orang lelaki dan wanita menerobos masuk dalam permainan brutal tersebut. Menurut pengamatannya, Leo dan istrinya mengenali sosok yang baru saja bergabung itu. Rendy menyipitkan kedua matanya. Namun saat dia baru saja hendak menyaksikan kelanjutan gerak-gerik dari mereka, tiba-tiba saja dari arah belakang seseorang menyerang Rendy. Hingga menyebabkan pandangan Rendy buyar. Sebelum lelaki itu menyadari apa yang terjadi.


Seseorang yang tengah membuatnya tak sadarkan diri memberikan sebuah isyarat entah apa itu. Tak sengaja Leo menyaksikan tubuh Rendy, sang partner dadakan yang sedang dipapah oleh seorang berjas hitam dengan sebuah kacamata yang bertengger ditelinganya.


"Kalian semua hati-hati!" Pandangan kalut Leo tertuju pada wajah imut nan menggemaskan milik istrinya. Seketika lelaki itu segera kembali ke sisi istri tercintanya. "Sayang ... Kau jangan takut oke. Ada aku disini." Leo mendekap tubuh istrinya. Mengingat lawannya cukup banyak dari sebelumnya. Entahlah pendatang baru itu lawan atau kawan. Yang pasti, tatapan tajam Leo terus menghujam kearah lelaki yang berdiam diri tanpa bergeming sedikitpun itu. Seakan batu yang tak bisa digoyahkan.


"Leo ... Ada apa denganmu? Apa kau mengenal lelaki itu?" tanya Dimas.

__ADS_1


"Aku hanya mengenal orang yang sedang tidak sadarkan diri itu. Tetapi tidak dengan lelaki berkacamata hitam," ungkap Leo dengan tatapan yang setajam elang.


"Tunggu ...." seorang wanita istri dari Dimas menyela. Wanita itu menyipitkan kedua matanya. "Sepertinya lelaki itu bukan orang yang sembarangan. Jangan gegabah Leo. Kemungkinan orang yang kamu kenal itu bukan orang sembarangan."


"Apa maksudmu itu adalah Rendy juga seorng mafia?" tanya Shena penasaran.


"Mungkin saja seperti itu," ucap Anita sembari melayangkan tendangan tepat mengenai kepala lawan.


"Rendy sepertinya tak bisa dianggap remeh," lirih Leo.


Sambungannya ke novel bebeb aku ya gaes 🤗🤗🤗

__ADS_1



__ADS_2