
Assalamualaikum, diriku menyapa kembali(◕ᴗ◕✿)
Jadi, di chapter ini, aku akan menjawab beberapa pertanyaan dari kalian semuanya. Yang nggak kejawab, maafkeun mungkin komenannya tenggelam oleh yang lain
( T_T)\(^-^ )
Langsung aja lah ya
Q: Kak, ceritanya terinspirasi dari mana?
A: Sebenarnya, ini FP terinspirasi dari banyaknya Manga, Film atau anime yang aku baca atau tonton.
(Sepertinya ini akan jadi cerita yang panjang, jadi persiapkan mata kalian( ˘ ³˘)♥)
FP ini mungkin seperti kumpulan kekecewaan pribadi aku. Dan jujur ini novel aku buat iseng awalnya, aku memiliki trauma, dan aku mencari pelampiasan untuk menyalurkan seluruh depresi yang aku derita. Karena itulah, FP ini tercipta.
Tapi walaupun begitu, aku berusaha memberikan yang terbaik untuk novel ini. Walaupun otakku kadang suka ngepul untuk mengimbangi kepintaran para karakter. Kan nggak mungkin, karakter aku buat pintar tapi sekalipun aku nggak pernah memunculkan kepintaran mereka. Ya kan?
Q: Kok ceritanya berawalan dengan predikat ya?
A: Jadi gini, sebenarnya aku itu bosan ngetik kalimat yang gitu-gitu terus🙂 Karena itulah aku melakukannya~
Jujur
__ADS_1
Aku tipe orang yang nggak suka baca novel, karena itulah penulisan aku masih jauh dari kata layak, walaupun akhir-akhir ini aku sudah sedikit memperbaikinya, karena aku juga sambil belajar cara yang nulis yang bener itu seperti apa. Jadi, kalo pas di awal-awal penulisannya amburadul, maafkan ya karena aku juga udah pelan-pelan merevisinya.
Q: Deus itu Tuhan atau Dewa?
A: Deus itu dalam bahasa latin berartikan Tuhan. Jadi, semua Kerajaan yang ada di dalam novel ber-Tuhan kan dia.
Q: Like nya kok dikit ya?
A: Udah dari zaman dahulu, jadi yaudahlah aku juga udah capek untuk mengingatkan.
Aku paham betul bagaimana genre Fantasi susah sekali naik di sini apalagi kalo nggak ada embel-embel Action maupun romance di tag genrenya. Dan mungkin reader lama paham, bagaimana novel ini awal-awalnya.
Cerita dikit ya,
Dan alhasil, FP ditolak kontraknya karena popularitas novel ini masih di bawah sistem, dan jangka waktu pengajuan dengan ditolaknya itu hanya lima jam, LIMA JAM, bayangkan saja gengs. Nyelekit banget rasanya kalo inget perjuangan FP dulu.
Tapi, aku masih berusaha melanjutkan, dan ada beberapa reader yang suka ngekomen setiap chapter dulu, dan sungguh aku berterima kasih karena komenan-komenan mereka meningkatkan popularitas novel ini. Jadi, saat aku mencoba untuk mengajukan kontrak untuk kedua kalinya, kontraknya di ACC. Karena itulah, mungkin kalian menemukan komenan yang aku nanyain mau update sehari dua chapter atau gimana? Ya itu, sebagai ucapan terima kasih aku pada mereka yang sampai sekarang aku usahakan untuk selalu melanjutkan permintaan mereka itu.
Intinya, untuk pertanyaan yang ini. Jika kalian selalu meninggalkan like setiap habis baca, aku akan berterima kasih, jika enggak juga ya nggak apa-apa. Soalnya, like juga nggak bisa dilihat, beda dengan komen maupun vote.
Q: Di dalam cerita ini menggunakan bahasa apa?
A: Mereka itu punya bahasa tersendiri yang nggak bisa aku jelaskan, atau belum bisa aku jelaskan. Intinya, bayangkan saja cerita itu Indonesia, kerajaan-kerajaan yang ada di dalamnya itu seperti daerah-daerah yang ada di Indonesia. Jadi, walaupun bahasa tiap Kerajaan beda, mereka tetep punya satu bahasa yang bisa digunakan seluruh lapisan masyarakat. Sampai di sini paham?
__ADS_1
Yang jelas inti dari semuanya, novel ini merangkum banyak sekali genre, jadi jika kalian hanya menginginkan romance nya aja atau actionnya aja, aku nggak bisa melakukannya, karena walaupun fantasi, aku tetep harus menggunakan logika dalam eksekusinya, kalo menurut aku, adegannya nggak masuk di logika, aku nggak akan menuliskannya.
Dan juga, FYI novel ini akan tamat mungkin di chapter 500 lebih atau mungkin 700, nggak bisa memastikan karena ceritanya sendiri kompleks. Dan seperti yang kalian tahu, alur cerita ini lamban, karena aku bukan hanya fokus ke jalan ceritanya, aku juga fokus ke psikologi para karakter, dan karena itulah aku suka khilaf membuat cerita ini over detail. Tapi, aku tetap tidak akan merubah gaya menulis ku, karena meramu POV1 untuk cerita panjang itu lumayan susah, tapi itulah tantangannya.
Kalian inget nggak waktu Sachi buta? Itu, aku mau nangis sama ngelempar hp saking susahnya aku mendeskripsikannya. Karena POV1 mengandalkan semua indera dan yang terpenting itu mata, bayangin aja orang buta nggak bisa ngeliat, dan di sana aku harus menyelami karakter Sachi yang buta dan wuzz aku seakan ikut buta, dan sampai sekarang aku sedikit merasakan kondisi mereka yang mengalami hal itu.
Seperti yang aku katakan, aku membuat novel karena depresi yang aku derita. Dan novel ini juga seperti obat untukku karena aku bisa lebih belajar bersyukur dengan semua yang ada, dan aku pun berharap kalian juga selalu merasakan bersyukur ketika habis membacanya.
Dan, sebelum chapter pengumuman ini berakhir.
Aku ingin menuliskan permintaan maaf yang sebesar-besarnya untuk reader aku yang join di grup sebelumnya. Aku minta maaf karena tiba-tiba menutup grup itu dan menendang kalian semua keluar dari sana. Aku tipe orang yang mudah kepikiran, jadi untuk kesehatan mentalku, aku nggak bisa menjelaskannya secara rinci, intinya aku meminta maaf kepada kalian karena sikapku itu.
Dan juga terima kasih, untuk semua dukungan, semangat dan juga doa kalian. Karena jujur, saat aku malas melanjutkan novel ini atau saat aku lagi terpuruk, aku suka ngebaca komenan dari kalian. Terima kasih juga untuk beberapa reader yang kadang telah bantu jawab pertanyaan yang dilontarkan oleh reader lainnya di komenan.
Sekalian, terima kasih juga Bina untuk fanart-nya. Yang semangat belajarnya 💕💕
Akhir kata, apalah arti novel ini tanpa kalian. Jadi, dukunglah novel ini sepantasnya menurut kalian sendiri.
Aku sayang kalian semua gengs, jauh dari dalam lubuk hatiku~
P.S jika kalian punya pertanyaan mengenai FP, silakan ketik komenan di chapter ini gengs. Karena aku akan usahakan menjawab semua komenan pertanyaan di chapter ini.
__ADS_1