
" Mas aku hari ini libur." Kata Yasmin.
" Libur?." Tanya Damar dengan bingung maksud dari ucapan Yasmin.
" Hari ini aku mau libur jadi istri mas " ucap Yasmin. Damar tersenyum dan sedikit tertawa mendengar ucapan Yasmin.
Yang meminta libur menjadi istri nya.
Damar memang tidak berniat membandingkan Yasmin dengan Celin namun Damar merasa bersama Yasmin jauh lebih bahagia dari pada bersama Celin, karena Yasmin selalu tampil apa ada nya dan senyum nya terlihat tulus, di tambah lagi dengan Yasmin yang begitu menghargai pemberian Damar barusan, itu sangat membuat Damar bahagia.
" Mana ada jadi istri libur." Kata Damar sambil menarik hidung Yasmin.
" Auuu, sakit mas." Kata Yasmin sambil melepaskan tangan Damar dari hidung nya
" Habis kamu lucu." Kata Damar sambil memeluk pinggang Yasmin yang masih duduk di atas meja kerja nya.
" Isssh mas pikir aku mainan gitu lucu." Kesal Yasmin.
" He he ye, kamu lucu sayang." Ucap Damar sambil mencubit pipi kanan dan kiri nya Yasmin.
__ADS_1
" Mas." Ucap Yasmin dengan kesal.
" Mas, minta maaf ya karena kita sudah menikah selama tiga bulan dan mas baru kali ini bisa berikan kamu hadiah." kata Damar dengan wajah yang terlihat bersedih.
" Sukur." Ketus Yasmin.
" Sukur?." Tanya Damar.
" Sukur kalau mas sadar." Kata Yasmin sambil memanyunkan bibir nya dan mengejek Damar.
" Sayang bibir nya, aku bisa nyerang kamu di sini, aku paling tidak kuat dengan godaan kamu." Kata Damar pada Yasmin yang selalu mampu membuat nya ingin selalu melakukan hal panas di ranjang.
" Maaf ya mas, tapi beneran aku hari ini libur jadi istri." Kata Yasmin lagi pada Damar.
" Mas." Kata Yasmin karena ia sedang tidak suka Damar dekat dengan nya. Karena itu bisa membuat tubuh nya yang sudah remuk bertambah remuk lagi.
karena ulah suami sekaligus CEO nya itu yang suka sekali menerjang tubuh nya di atas tempat tidur.
" Sebentar saja seperti ini, mas janji cuman jadiin paha kamu bantal tidak lebih." Kata Damar tanpa mengangkat kepala nya dari paha Yasmin.
__ADS_1
" Janji ya mas." Kata Yasmin.
" Iya sayang mas janji." Kata Damar yang meyakinkan Yasmin, kalau ia tidak akan meminta lebih pada Yasmin siang ini.
" Oke baik lah " kata Yasmin dan mulai mengelus kepala Damar yang berada di paha nya. Damar benar benar menjadi paha Yasmin sebagai bantal nya, ia benar benar menepati ucapan nya untuk tidak menyerang Yasmin, karena Damar memang ingin mencari keterangan yang selama ini tidak ia dapat kan saat bersama dengan Celin.
Damar tersenyum dan menutup mata nya, ia ingin tertidur di atas paha istri nya karena rasa lelah bekerja dan selama ini ia ingin mempunyai istri yang mampu mengobati rasa lelah nya karena harus bekerja juga istri nya yang mau mendengarkan keluh kesah nya.
Saat Damar mulai terlelap di atas pangkuan Yasmin. Tiba tiba pintu terbuka dan orang tersebut masuk tanpa mengetuk pintu.
Ceklek.
Pintu terbuka, dan orang tersebut melihat suami nya yang sedang tertidur di pangkuan Yasmin.
Kranggg.
Suara rantang yang Terjatuh di lantai, karena Celin terkejut dan reflek ia menjatuhkan rantang yang ia bawa.
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...Happy Reading...
...Jangan lupa like dan vote...