ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
274


__ADS_3

"Kakak sebenarnya ular apa sih, nggak jelas banget deh tebakannya," otak Sela benar-benar pusing memikirkan maksud Adam dan yang membuat Sela makin pusing malah Adam tertawa sendiri dengan melihat kebingungan Sela.


"Ular ini" Adam memegang tangan Sela dan meletakan pada benda asing yang terlihat sudah mengeras.


"Kak Adam!" teriak Sela saat tau apa yang ternyata mereka bahas dari tadi.


"Ahahahhah," Adam malah tertawa melihat kekesalan Sela.


Sela dengan cepat turun dari pangkuan Adam perasaan kesalnya tak bisa lagi di tahan pada Adam.


"Sayang, Ahahahah," Adam masih belum bisa menghentikan tawanya melihat wajah Sela yang kesal dan memanyunkan bibirnya.


"Diam!" teriak Sela.


"Iya, mmfffp" Adam berusaha menahan tawanya dan kembali menarik Sela duduk di pangkuannya.


"Kak Adam hiks hiks hiks" Sela malah menangis menahan malu.


"Kakak masih punya tebakan, kamu mau dengar" tanya Adam masih sambil terkekeh.


"Nggak!" ketus Sela.


"Mau aja ya," kata Adam setengah memaksa.


"Nggak! Sela nggak mau, paling tebakannya nggak ada yang beres" Sela sudah membayangkan jika tebakan yang akan di berikan Adam tidak akan jauh-jauh dari tebakan sebelumnya.

__ADS_1


"Mau ya, ya, ya," Adam menaik turunkan kedua alis matanya.


"Kak Adam kalau maksa Sela pulang aja deh kerumah Bunda," Sela tidak sanggup lagi menghadapi suaminya, Sela baru tau ternyata Adam yang terlihat dingin padanya sebelum menikah dulu, ternyata aslinya sangat jail dan juga mesum tingkat parah.


"Oh tidak bisa, ibu istri saya, jadi tugas ibu di samping saya" seloroh Adam.


"Kak Sela nyesel deh maharnya cuman sepuluh gram emas," kata Sela tiba-tiba.


"Maksud kamu, kamu nyesal menikah dengan saya!" Adam telihat kesal dengan penunturan Sela, Adam sangat tidak suka bila Sela tak menghargainya.


"Ish, bukan itu," jawab Sela kesal karena suaminya sangat sensitif.


"Terus apa!"


"Kak Adam jahat" kesal Sela pergi meninggalkan Adam.


"Sayang" Adam mengikuti Sela yang lari kekamar dan membaringkan tubuhnya di ranjang.


"Sayang kakak cuman becanda" Adam baru tau ternyata istrinya seperti anak kecil yang tidak bisa di kerasi sedikit pun, Adam juga ikut berbaring dengan memeluk sang istri.


"Kakak jahat!"


"Tadi kamu sebenarnya mau bilang apa?" Adam malah penasaran dengan apa yang akan di katakan Sela.


"Sela pengen di beliin tas kayak punya Yasmin harganya 1m" jawab Sela, Sela yang memang sangat suka melihat tas Yasmin kini meminta Adam membelikannya.

__ADS_1


"Oh, kan kamu bisa bilang, nggak harus bilang nyesel mahar 10 gram, Kakak kan dari awal tanya Sela serius mau mahar 10 gram tapi Sela yang ngototkan?" tanya Adam mengingatkan Sela.


"Iya, Kak sela boleh beli nggak sih tasnya?" tanya Sela penuh harap.


"Iya besok kita beli ya," jawab Adam.


"Makasih Kak"


"Tapi nggak gratis"


"Jadi Sela harus bayar?" Sela kesal dan berubah tidak semangat.


"Iya, sama gantinya kamu harus segera kasih kakak dedek bayi" kata Adam mulai melancarkan aksinya, untuk memuntahkan lahar ularnya.


*******


Satu minggu sudah usia pernikahan Sela dan Adam. Selama satu minggu itu pula keduanya kadang bertengkar kadang juga terlihat romantis, namun pertengkaran mereka tidak pernah serius, justru di setiap pertengkaran yang tercipta malah berakhir pada permainan yang sangat menguras tenaga.


"Sayang pasangin dasi Kakak dong"


...🌷🌷🌷...


...Happy Reading...


...Jangan lupa like dan vote...

__ADS_1


__ADS_2