ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
141


__ADS_3

" Em, ya saya segera turun." Kata Yasmin pada Art itu dan setelah Art itu pergi Yasmin mulai berjalan mendekati lemari mengambil pakaian yang di belikan mama Sinta kemarin.


" Sayang." Kata Damar saat ia melihat Yasmin berjalan ke kamar mandi sambil membawa baju.


" Ya mas." Jawab Yasmin menghentikan langkah nya dan mulai melihat Damar yang memanggil nya.


" Ganti baju nya di sini saja, mas kas suami kamu, kenapa harus malu." Kata Damar.


" Ya mas, tapu Yasmin pengen di kamar mandi saja sebentar ya mas." Kata Yasmin dan ia mulai memasuki kamar mandi dan menutup pintu dengan rapat dan tidak lupa mengunci nya.


" Ya sudah." Jawab Damar dengan tidak bersemangat. Tidak berselang lama, Yasmin sudah selesai mengganti pakaian nya dengan dress yang baru di beli mama Sinta Kemar, Yasmin mulai membuka pintu kamar mandi lalu ia berjalan keluar dan ia melihat Damar yang sedang duduk di atas tempat tidur.


" Mas." Kata Yasmin memanggil Damar


" Istri mas cantik sekali." Kata Damar ia bangun dan berjalan mendekati Yasmin.


" Terima kasih." Jawab Yasmin dengan senyum centil nya untuk menggoda suami nya.


" Ha ha ha sudah makin pinter ya." Kata Damar sambil mengelus kepala Yasmin karena Yasmin mulai berani menggoda nya.

__ADS_1


" Kan sudah di ajarin." Kata Yasmin sambil bergelanjut manja di leher Damar.


" Pinter." Kata Damar sambil menarik lembut hidung mancung Yasmin.


" Yuk mas " kata Yasmin mengajak Damar turun ke bawah menemui mami Ratih dan ke dua adik kembar nya.


" Sayang sabar nanti malam ya mas sebentar lagi ada meeting." Ucap Damar yang mulai menggoda Yasmin.


" Isshhh apa sih, Yasmin minta turun ke bawah, kenapa mas mikir mesum." Kata Yasmin.


" Oh mas pikir istri mas ini kangen dengan kejantanan mas di ranjang." Kata Damar sambil menarik turun kan ke dua alis nya.


" Ayo mas " kata Yasmin mulai menarik lengan Damar.


" Mas!!!." Teriak Yasmin karena Damar terus menggoda nya.


" Ha ha ha ha iya sayang sabar ya." Kata Damar.


" Mas hiks hiks hiks." Yasmin sudah tidak tahan mendengar godaan Damar, ia mendudukkan diri nya kembali di atas lantai.

__ADS_1


Ceklek.


Pintu terbuka dan ternyata itu adalah mama Sinta, mama Sinta yang tidak mengetahui apa yang terjadi mulai merasa jengkel, ia berfikir Yasmin menangis karena Damar menyakiti menantu kesayangan nya itu, Mama Sinta berjalan masuk dan membantu Yasmin berdiri dengan mata yang menatap tajam kepada Damar, Damar tidak berani berbicara ia hanya diam saja.


" Kamu!!!!!." Kata Mama Sinta sambil menunjuk Wajah Damar.


" Ma, ini tidak seperti yang mama pikirkan." Kata Damar yang mulai panik, karena ia takut malam ini ia tidak bisa memeluk Yasmin saat tidur.


" Bangun sayang." Kata mama Sinta.


" Iya ma, Yasmin tidak papa ma." Kata Yasmin setelah ia berdiri di samping mama Sinta.


" Kamu tidak usah membela suami kejam mu itu." Ucap mama Sinta lalu menatap Damar dengan sangat tajam.


" Tapi ma, itu benar ma." Kata Damar.


" Mama tidak mau dengar alasan kamu." Kata mama Sinta membentak Damar karena sudah sangat jengkel dengan sikap Damar.


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Happy Reading...


...Jangan lupa like dan vote...


__ADS_2