
begitulah pertanyaan para wartawan itu namun damar sama sekali tidak menanggapi nya damar terus memasuki lift khusus petinggi perusahaan bersama dengan Adam dan beberapa pengawal yang dari tadi berusaha melindungi damar dari para wartawan yang ingin bertanya pada damar.
Ting!!!!
lift terbuka dan kini mereka sudah sampai di ruangan papa Hardy lantai tertinggi di gedung itu damar mulai berjalan masuk terlihat papa Hardy sedang duduk di kursi kebesaran nya, damar mulai mendekat lalu duduk di kursi yang saling berhadapan dengan papa Hardy, papa Hardy yang melihat damar duduk di hadapan nya hanya menatap datar.
" kamu sudah tahu maksud papa?." tanya papa Hardy.
" iya pa." jawab damar.
" baiklah selesaikan kekacauan yang kamu buat." kata papa Hardy dengan tegas dan suara berat nya.
" Adam duduk." kata damar menunjuk kursi kosong di sebelah nya.
" info apa yang sudah kamu dapatkan?." tanya papa Hardy.
__ADS_1
" saya sudah mendapatkan info kalau benar Celine yang melakukan ini semua tapi ada hal yang lebih mengejutkan tuan." kata Adam.
" mengejutkan." tanya papa Hardy.
" iya karena orang yang ikut memuluskan jalan Selin itu adalah Tuan arkan." jawab Adam.
" menurut info yang saya dengar dengan dari orang kita tuan arka menginginkan nyonya Yasmin karena waktu nya masih bekerja di perusahaan tuan arka berteman baik dengan nyonya Yasmin, Dan juga beberapa kali tuan arka mencoba mengajaknya Yasmin makan malam namun nyonya Yasmin menolak mungkin Tuhan arka merasa benci saat mengetahui dari mata-mata yang iya kirim untuk mengetahui siapa nyonya Yasmin Dan ia murkah saat tahu nyonya Yasmin itu adalah istri tuan damar." jelas Adam.
papa Hardy menyandarkan kepala nya dan memikirkan ucapan Adam begitu juga dengan damar yang tengah memikirkan sesuatu di otak nya, damar menatap papa Hardy begitu juga dengan papa Hardy seperti nya keduanya mendapatkan solusi.
" apa yang kamu pikirkan sama dengan yang papa pikirkan?." tanya papa Hardy.
" Adam nanti undang wartawan untuk mengklarifikasi semua nya dan tarik saham yang kita tanam di perusahaan ba.... jing..... an itu." kata damar pada Adam.
" iya Tuan." jawab Adam.
__ADS_1
...🍀🍀🍀🍀🍀🍀...
selepas damar pulang dari perusahaan ini damar sudah kembali ke perusahaan cabang yang dipimpin oleh damar damar duduk di kursi kebesaran nya sambil menunggu seseorang tidak lama kemudian terlihat seseorang membuka pintu dan damar dapat menebak siapa yang datang tanpa mengetuk pintu.
" babe." kata Celine langsung berjalan mendekat damar dengan tubuh seksi bahkan buah dada nya setengah di luar Celine terus berjalan dan berniat duduk seperti dulu di pangkuan damar namun dengan cepat dan berdiri.
" ingat batasan mu." kata damar dengan suara bariton nya.
Celine tersenyum dan ia berjalan melenggang menuju kursi yang saling berhadapan dengan damar Celine duduk dengan melipat kakinya dan memainkan bolpoin damar terkesan seperti menggoda damar dengan sorot mata yang sayu dan menggigit bibir bawah nya.
" apa kamu merindukanku babe?." tanya Celine dengan suara ******* manja nya.
" menurut mu?." tanya damar sambil berdiri dan memasukkan tangan nya ke dalam saku celana nya dengan membelakangi Celine ia hanya melihat jalanan di bawah lewat kaca besar di hadapan nya.
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...Happy Reading...
...Jangan lupa like dan vote...