ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
312


__ADS_3

Dia pergi kerumah ibunya, aku bersyukur aku takut dia pergi entah ke mana seperti dulu ia malah pergi ke sebuah club malam, namun sampai di sana aku mendengar tentang isi hatinya. Dan kata yang paling membuat ku terluka adalah dia ingin berpisah dari ku, aku hanya mampu mendeguk saliva hingga aku memutuskan masuk ke kamar itu.


Aku bisa melihat kebenciannya pada ku, sejenak aku ingat dulu ia mencintai lelaki bernama Fahri aku berpikir mereka saling mencintai, bukan kah setulusnya cinta adalah mengiklaskan? Maka aku tulus mencintainya hingga aku melepasnya dengan mengiklaskannya hidup bersama yang lain.


Aku pergi setelah mengabulkan keinginannya, aku tak pernah menangis setelah lama dulu saat orang tua ku meninggal, tapi kali ini istri ku membuat ku kembali menangis, oh bukan istri tapi mantan, ya mantan istri. Sakit sekali aku tertawa lucu mengingat kisah cinta ku tapi air mata ku terus membasah di pipi.


Aku berpamitan pergi ke luar negeri karena rencana awalnya memang begitu, tapi aku berubah pikiran dan aku pulang ke kampung mendiang orang tua ku di pinggir kota, desa terpencil bahkan jaringan untuk ponsel ku pun tidak ada. Aku menyendiri di rumah mendiang orang tua ku masak dengan kayu, toilet di sungai hah....rasanya aku berhasil menenangkan hati ku.

__ADS_1


Siang aku ke sawah, malam aku di temani gitar kesayangan ku dan satu lagi ada fhoto wanita yang ku cintai yang ku peluk menjadi penghantar tidur ku, tidak akan ada yang yakin aku adalah wakil CEO di perusahaan Wijaya dengan kumis tak pernah lagi ku cukur, rambut ku sudah gondrong dan hanya sarung yang melingkar di leher ku. Tidak lupa di padu sendal jepit harga belasan ribu saja.


Setelah pikiran ku tenang aku kembali ke kota, aku pulang ke apartemen ku dan ingin mencari tahu sebenarnya apa yang terjadi saat itu juga siapa yang mengirim fhoto itu pada ku. Namun saat pagi itu aku mendadak seperti anak kecil aku ingin makan wortel mentah, dan di beli di pasar anehnya aku tak suka pada wortel mau mentah atau pun sudah di olah menjadi makanan nikmat. Namun entalah aku ingin saja.


Aku keluar dari apartemen, tiba-tiba aku melihat wanita yang ku benci ada di hadapan ku, Lina. Aku tak perduli padanya aku terus berlalu memasuki lift hingga aku mengendarai motor kesayangan ku sampai di pasar, dan aku tidak menyangka setan lampir itu tetap mengikuti ku tapi aku tak perduli berulang kali dia memanggil ku hingga tanpa sadar dengan cepat dia memeluk ku.


Hingga tidak lama kemudian aku berhasil melepaskan diri, dengan sedikit mendorongnya hingga terjatuh tidak perduli orang melihat ku dan mengatakan apa aku berlari pergi dari sana.

__ADS_1


Dan akhirnya aku menemukan apa yang aku cari saat itu tiba-tiba ponsel ku berbunyi aku melihat nama seorang malaikat tertulis di sana ya Bunda Lesti dia adalah wanita tua yang kuberi gelar malaikat sebab sudah mengandung dan melahirkan wanita yang kucintai.


...🌷🌷🌷...


...Happy Reading...


...Jangan lupa like dan vote...

__ADS_1


__ADS_2