ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
340


__ADS_3

"Hai" sapa Celine tersenyum kecut, Damar kini jauh lebih gemuk dengan tubuh yang terurus tidak seperti saat bersamanya dulu.


"Em" Damar sama saja tak ada yang berubah tak ada rasa suka melihat Celine sedikit pun.


"Lin" Terdengar suara seorang pria yang memanggil Celine.


"Iya Mas" jawab Celine tersenyum.


"Pulang yuk, Mas udah selesai nih" kata suami Celine yang berdiri cukup jauh dari Damar, Yasmin dan Celine di sana.


"Iya Mas" jawab Celine, lalu Celine menatap Yasmin.


"Semoga persalinannya lancar ya, doain aku juga ya" tutur Celine penuh harap.


"Iya Mbak, Amin" jawab Yasmin tersenyum ramah.


Setelah kepergian Celine, kini Celine dan juga Damar duduk di kursi taman dengan Zie duduk di tengah mereka.


"Yang kamu nggak usah segitu deketnya sama Celine" Damar sangat takut bila Celine kini kembali berulah, rasanya Damar tidak siap bila peristiwa dulu kembali terulang lagi. Kini ia sudah tenang dengan keluarga kecilnya dan berharap tidak ada lagi yang mengusik semua kebahagiaan itu.

__ADS_1


"Mas.....nggak baik ngomong gitu, Mbak Celine sekarang udah nggak seperti dulu lagi. Kita juga nggak boleh berprasangka buruk sama orang" Yasmin tak habis pikir mengapa suaminya masih saja berprasangka buruk padahal sudah jelas Celine sudah bertaubat begitu.


"Pokoknya Mas nggak suka kamu deket-deket Celine, dia itu masalalu Mas. Dan Mas nggak mau inget-inget lagi" kata Damar.


"Iya udah iya" jawab Yasmin.


Mata Damar dan Yasmin menatap Zie yang sedang menjilati eskrim di pegang oleh Yasmin dan setelah itu menjilat eskrim milik Damar yang juga di pegang Damar. Yasmin dan Damar tersenyum melihat kelucuan sang anak, tak perduli orang tuanya yang sedang berbicara yang jelas eskrim itu habis di jilati Zie.


"Zie kok makan eskrim Ayah" Damar berpura-pura kesal pada Zie.


"Eskrim Bunda juga, kenapa Zie makan?" Yasmin juga berpura-pura marah pada sang putri kecil.


"Memangnya kenapa kalau tumpah, kan eskrim Ayah" kata Damar lagi.


"Tayang, eskimnya enak" Zie kembali menjilat eskrim Damar yang meleleh karena terkena panas.


"Ya udah tinggalin Ayah" Damar mengambil eskrimnya yang di jilati Zie.


"Ahahaha" Yasmin tertawa ternyata eskrim milik Damar tinggal sedikit habis di makan oleh Zie.

__ADS_1


"Ck" Damar hanya geleng-geleng melihat tingkah lucu sang anak, tapi Damar sangat bahagia melihat keluarga kecilnya.


"Baru satu Ayah udah pusing, ini mau nambah empat lagi loh Yah" kata Yasmin saat melihat wajah Damar.


"Nggak papa yang, abis lahir itu tambah lagi ya" Damar menggoda Yasmin hingga Yasmin kesal dan mencolek eskrim miliknya pada wajah Damar.


"Aha ha ha ha" semua tertawa termasuk Zie juga, akhirnya ketiganya belepotan karena eskrim sebab Damar juga membalas apa yang di lakukan Yasmin dan Zie juga ikut-ikutan.


*********


Adam kini merasa kesal sebab semalam Yasmin menipunya habis-habisan mengatakan Sela sudah boleh di jenguk, namun ternyata semuanya salah yang ada Adam kesal sampai di rumah sebab malam sudah larut dan istrinya pun sudah tertidur lelap.


"Kakak kenapa?" Sela merasa bingung dengan tingkah suaminya saat ini, bangun tidur bukan ceria tapi malah sibuk mengacak-acak rambutnya.


"Kakak di kerjain abis-abisan semalam sama Yasmin" Adam kembali membayangkan wajah Yasmin menertawainya bila tau kini ia sangat frustari akibat kekonyolan Yasmin.


...🌷🌷🌷...


...Happy Reading...

__ADS_1


...Jangan lupa like dan vote...


__ADS_2