
" Iya aku berjanji dan kamu berjanjilah akau selalu mendoakan aku bahagia bersama siapa pun nanti wanita itu." Kata Erza.
" Iya aku berjanji." Jawab Yasmin.
" Aku pergi dan semoga kamu bahagia." Erza melangkah pergi dengan hati yang terluka, ia benar benar belum bisa melupakan Yasmin, wajah Yasmin selalu hadir di setiap hari hari nya.
Dimana dulu ia berjuang keras agar mama nya bisa memberikan restu atas hubungan nya dengan Yasmin, dan di saat mama nya sudah memberikan restu beliau di panggil oleh Tuhan, dan di saat diri nya akan melangkah ke jenjang serius ternyata kekasih hati nya sudah menikah dengan laki laki lain, bahkan pernikahan kekasih nya itu tergolong ekstrim.
Bagi nya saat ini adalah ia harus tetap berjalan ke depan menyusun masa depan nya dengan baik agar ia bisa segera melupakan Yasmin dan mendapatkan wanita lain dan bahagia.
Setelah kepergian Erza, Sela kembali mendekati Yasmin.
" Pulang yuk." Kata Sela.
__ADS_1
Karena ia sangat takut sekali Damar akan murka pada nya dan ia tidak siap dengan kemarahan Damar.
" Iya tapi aku mau pesan makanan dan mau aku bawa pulang." Jawab Yasmin.
" Iya." Jawan Sela, setelah itu Sela memesan makanan untuk mereka bawa pulang
Dan kini ke dua nya sudah berada di dalam mobil dengan Yasmin yang mengemudikan karena Sela tidak bisa mengemudi.
Saat Yasmin akan menyalakan mobilnya tiba-tiba satu buah mobil mewah milik damar terhenti tepat berada di depan mobil yang dikendarai Yasmin damar datang bersama Adam keduanya turun dari mobil itu dan mendekati mobil Yasmin damar membuka pintu mobil Yasmin dan menarik Yasmin keluar tanpa sepatah katapun yang keluar dari mulutnya.
Damar membuka pintu mobilnya dan memasukkan Yasmin dan ia memutari mobil lalu duduk di kemudi sedangkan adam membawa mobil yang tadi Yasmin kendarai dan Sela pulang bersama Adam, Damar hanya memperlihatkan wajah datarnya dan ia pun mengemudi dengan kecepatan tinggi karena emosi yang sangat memuncak akibat damar mendapatkan laporan dari pengawalnya kalau Yasmin menemui mantan kekasihnya.
Entah mengapa Yasmin merasa takut dengan kemarahan damar ia hanya bisa diam saja berusaha menenangkan dirinya karena ia tidak mau terjadi sesuatu padanya dan kandungan nya. Namun tetap saja ia merasa tubuh nya sedikit gemetar mengingat kesalahan nya yang tidak meminta ijin pada Damar untuk menemui bertemu dengan Erza.
__ADS_1
Namun mau bagaimana lagi, Yasmin adalah manusia yang tercipta dengan hati lembut yang tidak mau menyakiti hati orang lain. apalagi Erza adalah orang yang sangat menyayangi nya dan hubungan mereka pun belum ada kata berakhir walaupun Yasmin sudah menikah.
" Turun." Kata Damar sambil menarik lengan Yasmin dari mobil setelah mereka sampai di rumah.
" Mas sakit." Ucap Yasmin yang merasa kesakitan.
Damar terus menarik tangan Yasmin dan menghempaskannya di sofa ruang tamu wajah nya yang menahan kemarahan dengan mata yang merah rahang yang mulai mengeras ditambah tangan nya yang terkepal.
...🌷🌷🌷...
...Happy Reading...
...Jangan lupa like dan vote...
__ADS_1