
" Kenapa?." Tanya papa Hardy dengan sejuta kebingungan.
" Karena dia harus mendapatkan hukuman, karena sudah berani berbuat kasar pada istri nya sendiri. Kalau bukan istri nya dia sayang sama siapa lagi apa dia mau kasar sama istri nya dan sayang sama istri orang." Ucap mama Sinta
" Mama apa sih itu kan urusan rumah tangga mereka." Kata papa Hardi
" Oh jadi papa mendukung perbuatan Danar yang kasar pada istri nya?." Tanya mama Sinta dengan emosi.
" Bukan begitu ma." Kata papa Hardi dengan lembut karena ia sangat malu bila Yasmin mendengar perdebatan mereka berdua.
" Terus bagaimana?." Tanya mama Sinta sambil berteriak teriak.
" Ya terserah mama saja." Kata papa Hardi yang sangat malas berdebat dengan mama Sinta karena ia tahu ia tidak akan pernah menang bila berdebat dengan bidadari nya itu.
" Papa mau punya mantu berapa? Kalau anak itu tidak di beri hukuman ia nanti juga akan mencari istri dengan alasan lain lagi, kali ini berbeda Yasmi yang sedang mengandung dan sebentar lagi melahirkan dan mama tidak mau Damar mencari lagi, kalau sama Celin masih bisa mama maklummi karena mereka tidak memiliki anak tapi kalau kali ini juga dia akan berulah, mama lempar dia ke jalanan biar jadi gembel sekalian." Ucap mama Sinta
__ADS_1
" Ya sudah sana mama ke kamar tamu, Yasmin lagi hamil kasihan kalau dia berdiri terlalu lama, mama tidak takut apa cucu kita kenapa Napa." Kata papa Hardi.
" Oh iya mama lupa." Kata mama Sinta. Papa Hardy lebih memilih diam karena ia yakin kalau lebih lama lagi berdebat dengan mama Sinta ia juga akan mendapatkan semburan dari mama Sinta dan ia pun tidak mau menjadi pelampiasan kemarahan mama Sinta dan ia lebih memilih mengalah untuk malam ini papa Hardy pikir tidak apa-apa.
" Ayo Yasmin." Kata mama Sinta membawa Yasmin ke kamar tamu.
" Kemana ma?." Tanya Yasmin yang masih bingung.
" Kita tidur di kamar tamu." Kata mama Sinta. Ceklek. Mama Sinta membuka pintu kamar tamu dan mempersilahkan Yasmin masuk, Yasmin masuk mengikuti perintah mama Sinta.
" Ma itu terlalu seksi." Kata Yasmin.
" Kalau aku cuma tidur sendiri itu tidak masalah, tapi apa mungkin tidur sama mertua juga pakai beginian." Ucap Yasmin dalam hati nya.
" Sudah jangan banyak protes cepat pakai." Perintah mama Sinta.
__ADS_1
Yasmin tidak mau lagi membantah karena tubuh nya sudah sangat lelah, ia langsung masuk ke dalam kamar mandi dan mencuci pintu dan ia mulai mengguyur tubuh nya di bawah shower.
Sementara Damar yang sudah terbangun dari tidur nya mulai melihat sekeliling nya, ia melihat ruangan tamu itu sangat sepi lalu ia melihat jam yang ada di pergelangan nya, waktu sudah menunjukkan Pukul 21.00 malam ia bangun dan mendudukkan diri nya, ia yakin mama Sinta dan Yasmin sudah pulang.
" Papa mau kemana?." Tanya Damar saat melihat papa nya yang melewati nya hendak keluar.
" Mau duduk di teras depan." Jawab papa Hardi yang menghentikan langkah nya lalu melanjutkan langkah kaki nya
" Pa mama Sana Yasmin sudah pulang?." Tanya Damar dan papa Hardi menghentikan langkah nya
...🌷🌷🌷...
...Happy Reading...
...Jangan lupa like dan vote...
__ADS_1