ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
253


__ADS_3

"Sudah lah Adam, kasihan harimau peliharaan ku sudah sangat lapar karena menunggu santapan nya" tutup papa Hardy menatap wajah Handoko.


"Roni ayo masukkan dia ke kandang!" Pinta Adam pada anak buah nya.


"Tidak, tidak, tidak! Aku mohon jangan, ampuni aku dan aku berjanji akan menjadi lebih baik setelah kau membiar kan aku tetap hidup. Aku mohon Hardy" Handoko dengan tubuh yang di pegang Roni terus memohon berharap papa Hardy atau Adam mengampuninya.


Ke esokan nya.


"Napa lu?" Tanya Damar pada Adam yang sedang duduk termenung di teras.


"Tau lah" jawab Adam sambil menyeruput kopi pahit.


"Yakin?" Damar tampaknya tahu kalau adik angkat nya itu sedang dalam kegalauan.


"Gue bingung apa gue batalin aja rencana buat nikahin Sela, gue cinta sama dia tapi lu tau lah gimana dia ke gue" Adam diam dan kembali menyadar kan tubuh nya di tembok. Gambar menepuk pundak Adam.


"Perjuangin lah kalau lu cinta, lu inget enggak gue dulu gimana perjuangin Yasmin dan sampe udah ngemis ngemis gue. Lu mah belum seberapa" Damar memberi semangat pada Adam serta mengingat kan kisah nya dulu yang ditolak mentah-mentah oleh Yasmin.

__ADS_1


Tapi karena ketulusan nya mencintai Yasmin kini ia dan Yasmin hidup bahagia bahkan sebentar lagi Yasmin dan Damar memiliki calon bayi.


"Iya sih" Adam mengangguk mengerti atas apa yang di ucapkan oleh damar kepada nya.


"Oke, gue bakal coba lagi demi cinta" Adam langsung berdiri.


"Lu mau ke mana?" Tanya Damar yang malah dibuat bingung.


"Mau nemenin mama" Teriak Adam dari kejauhan.


"Buat apa?" Damar masih bingung sepertinya.


"Sialan tuh anak" Damar malah kesal ia menyemangati Adam tapi balasan Adam malah menyindir nya.


Adam dan mama Sinta juga Papa Hardy kini sudah berada di rumah Sela dan berbincang hangat dengan Bunda Lesti.


"Saya sangat merasa tersanjung sekali hari ini ada tamu yang terhormat mau datang ke rumah kami yang masih di bawah sederhana ini" tutur Bunda Lesti, ia sangat terharu dan tidak menyangka kalau pengusaha hebat dan terkenal datang ke rumah nya.

__ADS_1


"Sama saja kok Mbak, kami juga hanya warga biasa seperti Mbak" jawab Mama Sinta yang selalu merendahkan diri.


"Ibu Sinta memang suka sekali merendah, saya jadi merasa terharu" tutur Bunda Lesti, Iya membenarkan gosip di luar sana yang mengatakan jika mama Sinta sangat lembut dan baik bahkan tidak sombong walau hidup bergelimang harta. Lihat lah saat ini saja mereka duduk di kursi sederhana, namun ketiganya tidak merasa jijik sama sekali.


"Jadi begini Bu, kami datang kemari untuk membicarakan hubungan Adam dan Sela" kata papa Hardy yang kali ini berbicara pada Bunda Lesti.


"Ya bagaimana baik nya saja Tuan" jawab Bunda Lesti.


"Saya calon besan anda Bu Lesti, bukan calon pekerja saya" papa Hardy terkekeh mendengar perkataan Bunda Lesti yang begitu menghormati nya.


"Iya pak Hardy" Bunda Lesti merasa tidak enak sendiri.


"Jadi bagaimana Bu Lesti, apa anda merestui mereka menikah?" Tanya papa Hardy lagi.


"Saya setuju saja pak Hardy" jawab bunda Lesti.


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Happy Reading...


...Jangan lupa like dan vote...


__ADS_2