
" Ya tuan." Jawab Gita dengan sopan.
" Panggil Edo saja." Kata Edi dengan suara berat nya. Senja tidak menjawab ia hanya tersenyum canggung karena Edo duduk tepat di samping Gita
" apa benar kamu sudah menikah?." Tanya Edo.
" Sudah tuan." Jawab Gita menunduk kan kepala nya.
Edo diam ia menatap Gita yang sedang menunduk sambil memainkan jemari nya seolah olah wanita itu sedang menutupi sesuatu dan ia bertambah penasaran dengan Gita, selama ini Edo memang terkenal dengan sikap play boy nya, namun itu semua karena ia belum memiliki wanita yang mampu membuat hati nya bergetar dan nyaman dengan wanita.
Dan Edo merasa tertantang dengan wanita duduk di samping nya, ia ingin tahu sebenarnya seperti apa wanita itu dan sifat Gita yang terlihat susah di dekati di tambah lagi dengan kelembutan saat wanita itu bertutur kata membuat Edo yakin untuk menakluk kan hati Gita.
" Sudah berapa lama?." Tanya Edo.
" Sudah satu tahun tuan." Jawab Gita.
" Cukup lama." Jawab Edo. " Ya begitulah tuan." Jawab Gita.
Edo tersenyum samar, ia merasa ada hal yang di tutupi oleh Gita, bila wanita lain nya yang sudah menikah pasti ceria memberitahu orang lain tentang pernikahan nya namun tidak dengan Gita, ia terlihat berbeda, wajah nya murung saat mengatakan ia sudah menikah.
__ADS_1
" Gita saya nyariin kamu dari tadi." Ucap Yasmin yang tiba tiba terdengar dekat dengan ke dua nya yang sedang larut dalam pikiran mereka masing masing.
" Ya nyonya " jawab Gita lalu berdiri dari duduk nya dan mendekati Yasmin.
" Kita rujakan yuk " ajak Yasmin pada Gita.
" Baik nyonya." jawab Gita.
Di waktu yang sama.
Damar mulai memasuki ruangan nya, ia mulai mendudukkan diri nya di kursi kebesarannya, karena beberapa hari ini ia lebih banyak bersama Yasmin, Damar mulai berfokus pada laptop nya dan beberapa berkas yang sudha tersusun rapi di meja nya menunggu tanda tangan nya.
" Sayang." Kata Damar. Ia melihat meja Yasmin, ia lupa kalau Yasmin tidak masuk bekerja dan ia sendiri yang menyuruh nya berhenti bekerja,
" Sayang." Kata Damar saat panggilan nya sudah terhubung dengan istri yang ia rindukan.
" Ya mas " jawab Yasmin
" kamu sedang apa sayang?." Tanya Damar.
__ADS_1
" Lagi mau ngerujak sama dokter Gita mas, sama Edo juga." Jawab Yasmin
" sayang kamu jangan deket-deket sama Playboy cap buaya buntung itu ya mas tidak suka." kata damar dengan jengkelnya karena Edo juga ada di sana.
" Heh brengsek loe jangan kurang ajar." Kata Edo berteriak.
" Sayang kamu laudspeaker?." Tanya Damar.
" He he he iya mas, soal nya Yasmin lagi kupas mangga." Jawab Yasmin.
" Ya sudah mas kerja dulu ya sayang, hati hati pegang pisau nya, awas kena tangan mu nanti." Kata Damar.
" Mas cepat pulang ya?." Kata Yasmin.
" Kamu sudah kangen ya sama mas? Padahal baru 1 jam tidak ketemu loh." Ucap Damar.
" Lebay loe." Ucap Edo yang senewen di sana
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...Happy Reading...
...Jangan lupa like dan vote...