ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
Zie 115


__ADS_3

"Sayang masukkan junior itu ke dalam mulut mu" Ucap Langit yang menarik sedikit rambut Zie.


Tanpa banyak bicara Zie menuruti apa yang di ucapkan oleh suami nya itu.


"Ah sayang, lanjut lagi sayang, terus ah terus.." rancau Langit.


"Faster sayang, kamu hebat Zie, kamu hebat." Ucap Langit terus menerus sambil menarik rambut zie karena permainan Zie yang begitu hebat menurut Langit.


Langit yang mendapat perlakuan seperti itu semakin membuat kaki nya lemas.


"Oh tidak... kalau seperti ini aku akan tumbang duluan, aku tidak mau itu terjadi." Ucap langit di dalam hati nya.


Langit menarik Zie untuk berdiri lalu dia membalikkan tubuh Zie, Zie tersungkur ke pinggir ranjang tanpa ba bi bu Langit langsung memasukkan junior nya itu ke gua yang berada di dalam hutan rimba milik istri seksi nya.


"Ah..." Desah Zie yang merasakan sesuatu yang keras telah menerobos gua nya.


"Sempit sayang, kenapa masih sempit kan kita sudah sering melakukan nya" Ucap Langit yang masih berusaha menerobos nya.

__ADS_1


Langit melepaskan nya lagi lalu memasukkan kan lagi, hanya dengan satu hentakan junior itu langsung masuk sepenuhnya tanpa permisi dengan yang memiliki gua tersebut.


"Mas...." Teriak zie.


"Nikamati saja sayang, ini adalah sesuatu yang tidak akan kita lupakan" Jawab Langit dengan terus memaju mundur kan pinggul nya, Zie terus saja menikmati nya dengan mengeluarkan suara seksi nya yang membuat Langit semakin bersemangat memaju junior milik nya dan milik Zie.


Mereka melakukan dengan berbagai gaya dan mencoba beberapa gaya baru yang belum pernah mereka lakukan. Satu jam kemudian Langit melakukan ritme dengan cepat.


"Mas a...aku ma...mau ke...keluar" Ucap Zie dengan terbata bata.


Beberapa saat kemudian.


"Sayang ayo keluar kan" Ucap Langit berteriak.


"Ahhhhhhhhh....." Ucap Langit dan Zie secara bersamaan.


Setelah melakukan adegan panas, Langit memeluk Zie dan menatap nya seperti sepasang kekasih yang sudah lama tak bertemu. Bagaimana tidak, meski mereka selalu bertemu tapi sudah sangat lama sekali Langit tidak melakukan adegan panas ini bersama Zie jadi sudah pasti Langit sangat merindukan nya.

__ADS_1


"Terima kasih sayang" ucap Langit mengelus perut Zie, seolah ia berbicara dengan sang anak karena anak nya sudah kuat meski setelah melakukan adegan yang melelah kan ini.


Selang beberapa menit Zie tertidur karena merasa sangat kelelahan karena ulah Langit. Zie yang tertidur dengan kondisi tubuh yang masih polos dan berbantal tangan Langit yang membuat tidur nya semakin nyenyak.


Tok.. tok.. tok..


Tiba-tiba ada suara seseorang yang sedang mengetok pintu ruang kerja Langit, bagi Langit orang tersebut sangat menggangu nya. Meski Langit sudah menyelesai kan adegan panas nya, namun Langit masih ingin beristirahat dengan sang istri nya di sana tetapi orang tersebut memaksa nya untuk bangun dari ranjang nya lalu mengingat kan nya untuk kembali bekerja.


"Sebentar" teriak Langit dari dalam ruangan, Langit langsung memakai pakaian nya kembali sedangkan Zie tetap ia biar kan dengan tubuh polos dan hanya di pakaikan selimut untuk menutup tubuh polos nya.


"Ada apa?" Tanya Langit.


"Eee.. itu pak" jawab Beni yang gugup karena salah fokus melihat penampilan Langit yang sangat berantakan, pikiran Beni langsung traveling seketika ketika melihat bos nya.


"Ada apa, cepat katakan" ucap Langit dengan tegas.


"Maaf menggangu pak, ini berkas-berkas yang harus segera di periksa dan di tanda tangani segera" jawab Beni meminta maaf karena merasa paham dengan kondisi bos nya.

__ADS_1


__ADS_2