ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
75


__ADS_3

Damar hanya diam saja mematung di depan pintu kamar mandi, karena ia takut dengan acaman Yasmin. Tidak lama kemudian Yasmin keluar lagi dari dalam kamar mandi.


Damar masih dengan tingkah aneh nya, tidak ada lagi wajah sangar yang biasa di lihat oleh para karyawan dan orang orang di sekitar nya.


Yasmin benar benar bisa membuat nya menjadi manusia yang paling bodoh di dunia ini. Yasmin duduk di meja rias, ia mulai mengeringkan rambut nya dan make up tipis di wajah nya.


Yasmin melihat Damar yang masih memandangi nya di depan pintu kamar mandi.


" Mas, cepet mandi, kamu kan harus bekerja." kata Yasmin.


" Em, iya aku mandi." kata Damar dan mulai membasahi diri nya di bawah guyuran air shower.


setelah itu ia keluar dari kamar mandi hanya dengan melilit kan handuk di pinggang nya. Tapi Damar sadar ia tidak memiliki pakaian ganti, karena ia memang tidak pernah menginap di rumah Yasmin.


" Kamu bingung karena tidak ada baju ganti?." tanya Yasmin.


" Iya." jawab Damar.

__ADS_1


Yasmin mengingat, ia masih menyimpan beberapa setelan baju milik papa nya, lagi pula ia juga merindukan papa nya, tidak ada salah nya Damar yang memakai nya, dan Yasmin bisa melihat papa di dalam diri Damar.


" Mas sebentar aku punya baju mendiang Alm papa." kata Yasmin.


" Masak aku pakai baju bekas orang lain." Batin Damar.


" Tapi." Kata Damar bingung harus menjawab apa.


" Kenapa?." tanya Yasmin dengan wajah garang nya.


" Ti...tidak ada, aku mau yank, kamu ambil nanti aku pakai." kata Damar, ia terpaksa mengiyakan karena takut dengan kemaran Yasmin.


Damar terus memperhatikan baju yang di berikan Yasmin pada nya, ia sama sekali tidak berminat memakai baju itu.


" Kenapa di lihatin saja, kalau tidak mau kenapa tidak mau bilang." Kata Yasmin. Yasmin ingin mengambil kembali baju yang sudah ia berikan pada Damar, namun dengan cepat Damar menjauhkan baju itu, karena ia takut Yasmin marah pada nya.


" Aku mau." jawab Damar dengan cepat.

__ADS_1


" Terus kenapa masih diam, kenapa tidak di pakai?." Tanya Yasmin dengan sedikit emosi.


" Aku mau nya kamu yang pakai yank." kata Damar sambil tersenyum pada Yasmin.


" Sini baju nya, kamu tidak usah pakai baju nya." kata Yasmin meminta baju itu kembali.


" Oke oke aku pakai." Kata Damar karena ia sangat takut dengan ucapan Yasmin yang meminta baju itu lagi.


Yasmin memutar bola mata nya dengan malas, ia langsung keluar dan meninggalkan Damar yang sedang memakai baju, Yasmin keluar dari kamar dan menuju dapur, ia ingin membuat kopi dan menyiapkan sarapan untuk Damar.


" Mbok si kembar kemana?." Tanya Yasmin setelah ia sampai di dapur dan melihat mbok yem sedang mencuci piring.


" Si kembar sudah berangkat sekolah neng." jawab mbok Yem.


" Oh ya sudah, saya mau buat sarapan buat mas Damar, mbok lanjut saja pekerjaan mbok ya ." kata Yasmin dengan tersenyum pada wanita paruh baya itu.


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Happy Reading...


...Jangan lupa like dan vote...


__ADS_2