ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
233


__ADS_3

"Sela!" panggil bunda


"Bunda saya kemari ingin melamar Sela dan saya tidak mau khilaf karena kedekatan kami, jadi saya ingin bunda memberi restu untuk saya menikahi anak bunda" tutur Adam dengan pasti tanpa melihat kearah Sela.


"Apa? Lu mau nikah sama gue?" Tampaknya Sela sangat syok dengan apa yang ia dengar, Adam melamarnya saat ini pada sang bunda bahkan tanpa meminta persetujuan terlebih dahulu padanya.


"Sela jaga bicara mu, apa kau tidak punya sopan santun!" Kesal bunda Lesti menatap Sela, lalu bunda Lesti menatap Adam dengan senyuman.


"Bunda setuju kalau kamu niatnya sebaik itu, dan bunda merestui kalian" jawab bunda Lesti terlihat sangat ikhlas.


Salah satu alasan bunda Lesti menerima lamaran Adam adalah karena Adam orang kaya, tapi itu hanya bonus bagi bunda Lesti. Alasan utamanya adalah bunda Lesti kagum pada Adam, ia hanya anak angkat di keluarga Wijaya tapi ia sangat rendah hati. Bunda Lesti mengacungi jempol pada Adam yang mau menerima Sela yang hanya terlahir dari keluarga sederhana, juga berkat bantuan Adam Sela bisa melanjutkan kuliah yang hampir putus di tengah jalan yang terhalang biaya. Tapi Sela tidak pernah tahu jika selama ini ada yang sudah membiayai kuliahnya, ada meminta pada bunda Lesti untuk menyembunyikan hal itu dari Sela sebab ia takut Sela menerimanya karena merasa berhutang budi. Dan hingga akhirnya kini Sela menempati posisi CEO di perusahaan Yasmin karena Adam yang berada di belakangnya selama dua minggu sudah Sela menduduki kursi CEO.


"Tapi yang mau nikah kan Sela bunda, kenapa kalian langsung memutuskan tanpa persetujuan Sela!"

__ADS_1


Bunda Lesti tidak perduli pada Sela, ia malah mengibaskan tangan di udara seolah tidak butuh persetujuan sang anak. Lagi-lagi Sela hanya menyimpan kekesalannya dengan tingkah sang Bunda.


"Adam bunda terima lamaran kamu, tidak udah pesta mewah-mewah yang penting sah itu sudah lebih dari cukup untuk bunda" jawab bunda Lesti tanpa ada keraguan.


"Terima kasih bunda" Adam tersenyum pada bunda Lesti tanpa peduli Sela yang menatapnya dengan tajam.


"Iya, bunda juga berterima kasih kamu sudah mau menikahi anak bunda yang tomboy tidak laku-laku ini" kesal bunda Lesti melihat penampilan Sela yang sekarang menggunakan celana boxer selutut dan kaos oblong milih Alm sang ayah yang terlihat kebesaran di tubuhnya.


"Iya bunda, Adam pamit pulang dulu ya"


Adam mencium punggung tangan bunda Lesti dan keluar dari rumah, di ikuti Sela yang masih kesal padanya.


"Heh" Sela memanggil Adam saat Adam akan keluar, Adam berbalik karena Sela berani tidak sopan padanya.

__ADS_1


"Yang sopan sama calon suami" kata Adam.


"Ogah!" Ketus Sela. Adam tidak perduli, ia melangkahkan kakinya keluar sebab ia bisa khilaf bila menatap Sela yang terlihat mengundang jiwa kelakuannya dengan pakaian yang kini di pakai Sela membuat Adam ingin segera menikahi Sela secepatnya.


Saat ini Damar dan Yasmin sedang bersantai sambil menonton televisi menunggu Zie pulang bersama dengan mama Sinta, namun anehnya sampai hari mulai gelap pun mama Sinta juga belum datang.


"Yank, mas kenapa punya firasat enggak enak ya?" Damar kasak-kusuk perasaannya tidak tenang.


"Kenapa Mas?" Tanya Yasmin yang duduk di samping Damar.


...🌷🌷🌷...


...Happy Reading...

__ADS_1


...Jangan lupa like dan vote...


__ADS_2