ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
298


__ADS_3

"Wanita di ciptakan dari tulang rusuk yang bengkok Adam, kalau kau memaksanya lurus maka tulang itu akan patah dan jika tulang itu patah maka berakhir sudah. Jadi kau sebagai seorang suami harus dengan cara yang halus dan lembut mendidik istri mu. Menikah bukan hanya untuk meluapkan rasa cinta saja tapi juga mendidik istri, kau harus menjadi imam dan contoh yang baik hingga istri mu takut pada mu dengan sendirinya, bukan dengan cara kau memberi tanda biru seperti ini di pipinya Adam" bunda Lesti pun tak ingin Sela berpisah dari Adam, sebab bunda Lesti tau bagaimana Adam mencintai Sela, maka dari itu bunda Lesti mengatakan hal itu agar kedepannya Adam lebih mengerti tentang wanita.


"Iya Bunda" Adam mengangguk mengerti.


"Kau duduk saja dulu di kursi, Bunda mau susul Sela" Kata bunda Lesti berniat pergi meninggalkan Adam namun Adam mencegahnya.


"Bunda biar saya saja yang menemui Sela" Tutur Adam.


"Jangan sekarang dia sedang hamil, wanita hamil sangat sensitif biarkan dia tenang dulu dan menerima semua yang terjadi, Sela sedang hamil jangan membuatnya stres" bunda Lesti pergi meninggalkan Adam yang mengangaguk mendengar perkataan mertuanya walau pun berat Adam berusaha tenang dan kini ia duduk di kursi yang terletak di depan pintu kamar Sela.

__ADS_1


Sementara bunda Lesti masuk ke kamar Sela dan melihat putrinya berbaring, dengan memakai selimut.


"Sela kamu meriang Nak?" Bunda Lesti memegang dahi Sela yang terasa hangat.


"Bunda Kak Adam jahat hiks hiks dia tampar Sela" Sela kembali pada tingkah cengeng dan bunda Lesti sangat mengerti dengan kekurangan putri nya yaitu cengeng, kadang bunda Lesti juga tidak tau harus bagaimana cara merubah putri nya menjadi lebih dewasa dan kuat. Namun tidak pernah bisa, Sela tetaplah Sela dan Sela yang cengeng tak tahan dengan bentakan mau pun gertakan. Ia sekarang sangat takut bila Adam tidak mengerti dengan tingkah Sela maka pernikahan anak dan menantunys itu pasti akan hancur.


Sela memeluk bunda Lesti yang duduk di ranjang bersamanya, Sela masih saja menangis mengingat apa yang Adam lakukan padanya. Rasanya Sela tidak bisa lupa dan kesalnya pun tidak pernah hilang.


"Nggak, Sela mau pisah aja sama Kak Adam" Tutur Sela, bunda Lesti melepaskan Sela dari pelukannya karena merasa panik dengan permintaan Sela.

__ADS_1


"Sela kamu sedang hamil, jangan ngomong cerai. Gimana nasib anak mu nanti, kalau kamu dan Adam cerai Bunda mati saja! Bunda nggak kuat lihat cucu Bunda yang ke kurangan kasih sayang" Kata bunda Lesti.


Entah sampai kapan Sela akan dewasa yang jelas Sela masih saja cengeng, sekilas bunda Lesti ingat saat dulu Adam mengatakan ingin menikahi Sela. Bunda Lesti tidak menutupi ke kurangan putrinya tapi Adam tetap saja ingin menikah dengan Sela hingga bunda Lesti yakin saat itu Adam mencintai Sela karena Adam membiayai kuliah Sela.


"Tapi Sela kesel" Kata Sela.


"Sela, Adam sangat mencintai mu Nak, semua yang dia lakukan pasti ada alasannya" Tutur bunda Lesti penuh harap agar anak dan menantunya itu segera berdamai.


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Happy Reading...


...Jangan lupa like dan vote...


__ADS_2