
" Turun." Kata Damar sambil menarik lengan Yasmin dari mobil setelah mereka sampai di rumah.
" Mas sakit." Ucap Yasmin yang merasa kesakitan.
Damar terus menarik tangan Yasmin dan menghempaskannya di sofa ruang tamu wajah nya yang menahan kemarahan dengan mata yang merah rahang yang mulai mengeras ditambah tangan nya yang terkepal.
" Apa kamu tidak menghargai aku!!!." Kata Damar dengan suara yang meninggi.
" Maaf mas." Ucap Yasmin.
" Apa kamu lupa posisi mu sekarang?." Kata Damar masih dengan suara meninggi.
Yasmin diam saja, ia hanya terduduk di lantai dengan air mata yang terus mengalir, sambil satu tangan nya memegang lengan nya yang tadi di cengkeram Damar sangat kita dan itu masih terasa sakit.
" Jawab!!!." Kata Damar.
" Maaf mas, aku menemui nya hanya untuk meminta maaf pada nya." Jawab Yasmin dengan tubuh yang gemetar.
__ADS_1
" Kenapa kamu tidak meminta ijin pada ku?." Tanya Damar.
" Kalau aku meminta ijin pada mu apa kamu akan mengijinkan nya?." Tanya Yasmin.
" Kamu berani sekali pergi tanpa meminta ijin dari dari ku, kamu tahu itu sangat menjatuhkan harga diri ku!!!." Kata Damar dengan suara berteriak.
" Damar!!!." Terdengar suara mama Sinta yang berteriak di depan pintu.
Mama Sinta masuk dengan berjalan mendekati Yasmin, mama Sinta melihat Yasmin yang menangis duduk di lantai, mama Sinta membantu Yasmin bangun dan mendudukkan nya di sofa, setelah itu mama Sinta berjalan ke arah Damar dengan menatap nya tajam.
emosi yang memuncak karena ia melihat dari awal Damar turun dari mobil mencengkeram tangan Yasmin sangat kuat dan dia sudah sampai beberapa menit yang lalu di rumah itu.
" Aku tidak berbuat kasar pada nya ma." Jawab Damar.
" Kamu pikir mama tidak melihat tadi, kamu bahkan menghempaskan nya di lantai dan mama melihat nya, kamu tahu bila Yasmin tidak menahan perut nya dengan tangan nya kamu bisa membunuh cucu ku yang masih di kandungan nya " kata mama Sinta Yang terus berteriak di wajah Damar.
Damar diam dan ia mulai sadar dengan apa yang ia lakukan. Hampir saja ia lupa kalau Yasmin sedang mengandung dan beruntung ia belum lepas kendali dan mencelakai calon anak nya, bisa saja kalau itu terjadi ia akan kehilangan anak nya, tapi Damar tetap masih menahan amarah nya karena Yasmin telah bertemu dengan Erza.
__ADS_1
" Kenapa kamu diam?." Tanya mama Sinta
" Dia bertemu mantan pacar nya, bahkan aku mendapat laporan dari pengawal yang menjaga nya ia memeluk mantan pacar nya itu." Kata Damar.
" Yasmin apa benar begitu?." Tanya mama Sinta dengan suara yang lembut pada Yasmin.
" Iya ma." Jawab Yasmin.
" Kenapa nak, apa alasan mu?." Tanya mama Sinta tidak ada suara yang tinggi saat berbicara dengan Yasmin.
" Karena ia merindukan mantan nya itu." Kata Damar.
" Diam." Kata mama Sinta.
" Ma Yasmin menikah dengan mas Damar dan mama tahu sendiri dengan cara seperti apa, dan Yasmin menemui Erza hanya ingin meminta maaf karena Yasmin merasa bersalah, Yasmi menikah saat Yasmin masih berpacaran dengan Erza, bahkan setelah beberapa bulan Yasmin menikah kami masih berpacaran ma, dan Yasmin ingin memutuskan hubungan dan meminta maaf pada nya." Kata Yasmin dengan sesenggukan.
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...Happy Reading...
...Jangan lupa like dan vote...