ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
165


__ADS_3

" nyonya tangan Anda berdarah saya ambil kotak obat sebentar." kata gita yang merasa panik.


" sayang tanganmu kenapa?." tanya damar


" aku tidak apa-apa." jawab Yasmin cuek.


" sini nyonya saya obatin tangan nya." kata Gita yang sudah membawa kotak obat.


" biar saya saja." kata damar.


" aku sendiri saja." jawab Yasmin ia mulai mengobati dan memasang perban di jarinya dibantu Gita.


" ayo gita kita lanjutkan lagi kupas dan potong jambu nya." kata Yasmin memerintah kita tanpa menghiraukan damar di hadapan nya.


" iya nyonya." jawab gita sambil kembali melanjutkan apa yang diperintahkan Yasmin.


Yasmin mulai mengambil potongan jambu yang sudah disiapkan oleh gita tidak lupa dengan garamnya dan ia langsung memakan nya.


" kenapa tidak seenak yang aku bayangkan." gumam Yasmin.

__ADS_1


" aku ingin mas damar ia mengambilnya bukan orang lain." batin Yasmin.


Byurrrr


Yasmin melempar semua jambu yang ia bawa dan piring yang berisi garam di hadapan nya entah mengapa ia tidak bisa menahan emosi nya.


" ini tidak enak." teriak Yasmin.


" sayang kamu kenapa?." tanya damar panik.


" aku tidak apa-apa." teriak Yasmin.


Gita mulai mengerti dengan situasi yang terjadi pada majikan nya ia pergi meninggalkan dua orang itu tanpa bicara sepatah kata pun begitu juga dengan Yasmin ia pergi berlari sekencang-kencang nya menaiki tangga dan meninggalkan damar yang memanggil nya.


" Yasmin." teriak damar tanpa berhenti karena ia sangat takut.


brakkkkk


Yasmin menutup pintu dengan membanting nya setelah ia masuk kedalam kamar.

__ADS_1


" aku bukan wanita lemah dan aku bukan wanita yang tergantung pada orang lain tidak ada tempat aku bersandar dan bermanja kenapa aku melupakan itu." gumam Yasmin dengan tubuh yang saat ini dipenuhi dengan keringat dingin.


tiba-tiba kepala nya terasa pusing pandangan nya berkunang-kunang dan perlahan semua menjadi gelap ia terus berusaha menyadarkan diri nya namun rasa nya kepala nya bertambah berat dan ia tergeletak dilantai tidak sadarkan diri.


ceklek


damar membuka pintu ia melihat Yasmin yang sudah tergeletak dilantai tidak sadarkan diri dengan cepat dapat mengangkat tubuh Yasmin ke atas tempat tidur dan ia berteriak memanggil gita agar segera memeriksa Yasmin.


saat ini tubuh Yasmin yang lemah dan belum sadarkan diri sedang terbaring di atas tempat tidur dokter Gita mulai memeriksa Yasmin dan ia juga terpaksa memasang selang infus di tangan Yasmin karena Yasmin kekurangan cairan dan itu sangat berpengaruh pada janin yang ia kandung maka dari itu dokter Gita dengan cepat mengambil tindakan.


" kenapa istri saya belum sadar?." tanya damar pada dokter Gita karena ia sangat takut melihat tubuh lemah Yasmin yang lemah tak sadarkan diri.


" iya tuan sebentar lagi nyonya akan sadar." jawab Gita.


" sampai kapan?." tanya damar lagi.


" nyonya masih terlalu muda Tuhan dan tubuhnya masih berusaha menyesuaikan diri dengan kehamilan nya Yasmin di usia sangat muda ini dan itu juga sangat beresiko tuan ditambah lagi nyanyi Azmi tidak mampu mengendalikan diri nya mungkin itu penyebab usia yang masih muda dan tubuh nya belum mampu menyesuaikan diri kata kita menjelaskan sedetail-detailnya agar damar tahu resiko kehamilan Yasmin di usia nya yang terbilang masih sangat muda ini.


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Happy Reading...


...Jangan lupa like dan vote...


__ADS_2