ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
zie 3


__ADS_3

Semua orang tidak akan mengenalinya bila ada yang berpapasan dengan Clara karena dia menggunakan hoodie yang biasa di pakai Zie jga mengenakan jeans milik Zie dengan style robek di depan.


Meskipun mereka bagai pinang di belah dua karena kemanapun selalu bersama, namun gaya berpakaian mereka sangatlah bertolak belakang. Zi yang lebih suka berpenampilan kasual dan terkesan sedikit terbuka, sementara Clara lebih suka berpenampilan feminim dan tertutup.


"Buruan Ces dandanin aku, keburu papa sama mama masuk!" perintah Zie setelah memakai gaun pengantin yang Clara gunakan tadi.


Gaun itu terlihat sangat pas di tubuh Zie, dengan bagian atas yang sedikit terbuka sehingga memperlihatkan kulit putih mulus Zie. Di bagian depan juga memiliki belahan yang sedikit rendah, mau tidak mau ada sebagian anggota tubuh Zie yang terlihat sangat menggoda dan menantang.


"Oghey...simandosdos!" Lagi-lagi lelaki setengah mateng itu berucap dengan bahasa yang tidak di mengerti oleh Zie.


Dengan tangannya yang luwes, Inces merias Zie dengan make up yang tipis dan terlihat natural. Karena Zie memiliki wajah yang sudah sangat cantik, membuat Inces tidak perlu berusaha keras untuk menghasilkan karya yang maksimal.


Tidak butuh waktu yang lama, Zie sudah selesai di rias. Ia terlihat sangat sempurna, mata sedikit besar, bibir ranum yang begitu menggoda, hidung mancung, serta body bak model.


"Gimana? Cantik nggak aku?" tanya Zie sembari berputar-putar di depan cermin.

__ADS_1


"Uhh, sempurna bingitz Sist! Yakin dah eike,bila tuh laki akan klepek-klepek lihat kamu" Respon Inces dengan nada di buat semanis mungkin.


Saat mereka sedang sibuk memperhatikan penampilan Zie, terdengar suara ketukan pintu di luar kamar.


"Sayang apa sudah selesai? Pengantin pria sudah datang, mama masuk ya?" terdengar suara seorang perempuan dari balik pintu.


Lalu pintu itu terbuka, muncul lah seorang wanita paruh baya namun masih terlihat cantik di usianya yang sudah tidak muda lagi.


"Sayang" ucapan wanita paruh baya itu berhenti tatkala yang dilihatnya sekarang bukan lah Clara, melainkan Zie sang anak angkat yang ia sayangi.


Mama Mayang sedikit bingung kenapa bisa Zie memakai gaun pengantin Clara, apalagi yang sedang mereka mainkan? tanya mama Mayang dalam hati.


"Kenapa bisa kamu yang memakai gaun pengantin? Dan dimana Clara sekarang?" tanya mama Mayang seraya menatap ke sekeliling sudut kamar putrinya.


"Clara kabur ma" jawab Zie dengan kepala menunduk, ia juga merasa bersalah karena telah membantu pelarian Zie dari pernikahannya.

__ADS_1


"Apa? Kabur?" Tanya mama Mayang.


"Maaf ma, Zie tidak bisa melarang karena Derris mengancam akan bunuh diri bila Clara tidak segera ke sana" terang Zie membuat mama Mayang bingung.


"Derris? Siapa dia sayang?" tanya mama Mayang.


"Pacarnya Clara ma, mereka menjalin hubungan selama dua tahun" jawab Zie dengan suara yang lirih.


"Kenapa tidak bilang kalo sudah punya pacar, terus bagaimana dengan acara pernikahan ini?" Mama Mayang sedikit geram, bingung apa yang harus ia lakukan.


Clara memang tidak pernah bercerita kepada orang tuanya bila sudah mempunyai pacar, sebab dari itu orang tuanya menerima perjodohan ini. Ia berfikir bila Clara tidak memiliki pacar dan mau menikah dengan anak dari sahabat suaminya.


...🌷🌷🌷...


...Happy Reading...

__ADS_1


...Jangan lupa like dan vote...


__ADS_2