ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
89


__ADS_3

" Mau tahu tidak?." Tanya Damar lagi.


" Tidak." Jawab Yasmin lagi, karena mata nya sudah sangat mengantuk dan Damar terus saja memanggil nama nya terus menerus


" Sayang ayo lah." Kata Damar mulau membuka satu persatu kancing baju Yasmin.


" Aku ngantuk mas." Yasmin menutup tubuh nya dengan selimut namun Damar juga ikut masuk.


Dan Damar memulai aksi nya di sana, rasa yang berhari hari bergelora, kini melebur selama 2 jam lama nya, setelah pergulatan panas itu terjadi selama 2 jam, kini ke dua nya saling berpelukan dengan tubuh polos kedua nya merasa lelah dan sudah manis keringat dengan hati yang bahagia.


Damar terbangun dari tidur lelah nya ia hanya memandang wajah seorang wanita yang sangat berharga untuk nya.


Sesekali ia memencet hidung sang kekasih Halah, namun Yasmin tidak mengingat apa apa rasa lelah nya sungguh membuat nya tidak


mengingat apa pun. Damar mulai membelai pipi Damar memperhatikan wajah wanita itu hingga ia merasa puas, namun Damar tidak pernah bisa merasa puas dalam hal memandang istri kecil nya itu.


Yasmin memang masih cukup belia namun pesona Yasmin mampu membuat Damar lemah tidak bisa berpaling dari seorang gadis kecil yang dulu sempat menjadi pelampiasan satu malam, dan siapa sangka pertemuan satu malam justru membawa ke dua nya pada ikatan pernikahan.

__ADS_1


Pernikahan bukan hanya di dunia namu juga Damar berharap di akhirat juga bisa bersama Yasmin. Yasmin tidak pernah membayangkan pernikahan nya dengan wanita yang paling ia cintai dulu nya akan kandas di tengah jalan, dulu Damar berjuang mati Matian demi bisa mendapatkan cinta Celin.


Sungguh dunia berputar, begitu juga dengan kehidupan. Tidak ada yang menjamin cinta pertama itu akan menjadi cinta terakhir, namun Damar ingin cinta terakhir nya adalah Yasmin tidak ada yang lain.


Damar ingin hidup dalam bahtera rumah tangga bahagia dan sempurna bersama dengan Yasmin dam memiliki banyak anak.


Pagi hari nya.... Yasmin yang sudah bangun dan sudah siap menggunakan pakaian kerja nya.


Tapi tidak dengan Damar. Damar masih tertidur dengan nyenyak nya. Yasmin berjalan mendekati tempat untuk membangunkan Damar, Yasmin mulai memanggil sambil menggoyang goyang kan tubuh Damar.


" Mas." Panggil Yasmin. " Mas." Panggil Yasmin lagi.


" Mas bangun, kita pagi ini meeting dengan tuan Arkan." Kata Yasmin.


" Ia." Kata Damar masih di bawah selimut nya.


" Mas." Panggil Yasmin setengah berteriak.

__ADS_1


" Iya mas bangun." Ucap Damar. Damar bangun dan turun dari tempat tidur, berjalan memasuki kamar mandi.


" Mas, aku tunggu di meja makan ya." Kata Yasmin.


" Iya sayang." Jawab Damar.


Yasmi keluar dari kamar nya, seperti biasa Yasmin akan menyiapkan sarapan untuk suami nya, setelah tadi Yasmin mengambil dan meletakkan baju kerja Damar untuk di pakai suami nya di atas tempat tidur.


Yasmin melihat Ghani dan Gaffar sedang duduk memakan sarapan nya di meja makan, Yasmin berjalan mendekati ke dua nya sudah beberapa hari Yasmin tidak sarapan bersama ke dua adik kembar nya, karena kesibukan Yasmin dan pagi ini Yasmin sangat bahagia bisa sarapan bersama adik kembar nya.


" Ghani dan Gaffar." Kata Yasmin menyapa ke dua adik nya.


" Pagi kak " kata Gaffar tersenyum


...🌷🌷🌷...


...Happy Reading...

__ADS_1


...Jangan lupa like dan vote...


__ADS_2