
" sayang." kata damar juga ikut turun dari gazebo ia mulai mengusap bahu Yasmin.
" huek huek huek." Yasmin terus memuntahkan isi di dalam perut nya.
" sayang." damar melihat wajah Yasmin sangat pucat dan itu membuatnya semakin khawatir.
" mas." kata Yasmin setelah ia rasa mualnya sudah hilang.
" iya kenapa?." tanya damar sambil menarik tubuh Yasmin ke dalam pelukannya dan ia mulai menciumi puncak kepala Yasmin bertubi-tubi.
" mas Yasmin pengen jambu." kata Yasmin yang menyandarkan kepalanya pada dada damar.
' kamu mau kita yang beli atau yang membelikan?." tanya damar.
" Yasmin pengen mas manjat sendiri jambu tetangga sebelah." kata Yasmin dengan senyumnya.
" mas tidak bisa memanjat pohon sayang mas bisanya manjat kamu." kata damar.
__ADS_1
" mas hiks hiks hiks hiks." Yasmin mulai merengek seperti anak kecil yang meminta dibelikan es krim.
" sayang." damar mulai menggaruk kepalanya yang tidak gatal karena bingung harus apa.
" mas jahat." kata Yasmin lalu ia masuk meninggalkan damar dengan menghentakkan kakinya.
damar yang mulai menyadari Yasmin meninggalkannya mulai menyusun Yasmin dan ia dapat melihat Yasmin yang berjalan dengan setengah berlari dan itu membuat sangat nya khawatir.
" sayang kamu pelan-pelan saja jalannya jangan berjalan seperti itu." kata damar yang sudah berjalan di samping Yasmin.
" iya kenapa sayangku istriku cintaku?." tanya damar sambil tangannya memegang pipi Yasmin.
" Yasmin mau jambu dan mas yang panjat jambu tetangga sebelah." kata Yasmin dengan suara yang lembut karena ia sangat menginginkannya.
" sayang jangan yang itu ya yang lain saja." kata damar masih mencoba memberi penawaran.
" tapi Yasmin maunya jambu tetangga sekarang." kata Yasmin dengan wajah murung nya.
__ADS_1
" Yasmin!!!!." bentak damar dengan emosi dan ia tidak bisa menahan emosinya karena permintaan Yasmin yang sangat konyol Yasmin diam dan ia tidak lagi merengek meminta apa yang dia inginkan dan ia merasa takut dengan bentakan damar.
" ya sudah tapi yang manja tukang kebun ya sayang." kata damar setelah ia melihat raut wajah Yasmin berubah sedih dan airmata Yasmin mulai menetes.
" iya mas tapi mulai nanti malam Yasmin mau tidur juga sekalian sama tukang kebun nya." jawab Yasmin.
Yasmin pergi berlari menaiki tangga entah mengapa ia sangat ingin sekali makan jambu itu dan damar yang memanjat nya sendiri Yasmin masuk ke dalam kamarnya dan menutup pintu dengan rasa kesal ia merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur ia lebih memilih tidur daripada harus meminta damar menuruti keinginan nya.
sementara damar yang masih berada di tempatnya mulai merasa bingung dan hatinya sangat khawatir saat melihat Yasmin berlari apalagi Yasmin berlari di tangga ia tidak mengerti dengan keanehan Yasmin sekarang kadang Yasmin berubah manja kadang menjadi cengeng dan kadang marah tanpa alasan yang jelas damar mulai merindukan Yasmin yang kuat yang selalu mandiri.
kamar mulai berjalan juga menaiki anak tangga karena ia ingin melihat Yasmin. kamar mulai membuka pintu kamar dengan pelan dan hati-hati lalu damar mulai masuk dan ia melihat Yasmin sedang berbaring di atas tempat tidur sambil menutup tubuhnya dengan selimut dengan langkah yang berat damar mulai mendekati Yasmin dan ia mendudukkan dirinya di sisi tempat tidur.
...🌷🌷🌷...
...Happy Reading...
...Jangan lupa like dan vote...
__ADS_1