ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
88


__ADS_3

Damar mulai melepaskan pelukan nya dan ia sedikit menjauh kan tubuh nya dengan tubuh Yasmin, Damar ingin memeluk Yasmin lagi tapi tidak berani.


Damar ingin melihat wajah Yasmin, Karan ia diam saja bahkan tidak mengatakan apa pun pada Damar, Damar sangat takut karena sampai saat ini Yasmin belum busa menerima diri nya dan tidak juga menjawab pertanyaan nya.


" Yasmin mas mohon beri mas satu kesempatan saja " kata Damar


" Aku sudah pernah bilang mas, tidak ada kesempatan ke dua." Jawab Yasmin dengan tegas Yasmin berdiri dan ia hendak melangkah masuk ke dalam kamar untuk melanjutkan tidur, namun saat Yasmin melangkah Damar menarik pergelangan tangan nya, menahan Yasmin agar tidak masuk ke kamar sebelum memaafkan diri nya, Yasmin yang pergelangan tangan nya di tarik langsung berhenti melangkah karena tangan nya masih di pegang oleh Damar.


" Mas mohon Yas " Damar mendudukkan diri nya di lantai dan menundukkan kepala nya.


" Tidak usah seperti ini mas." Kata Yasmin dengan sinis.


" Mas mohon, apa yang harus mas lakukan, apa mas harus bersujud di kaki mu, agar kamu yakin bahwa mas tulus meminta maaf." Kata Damar.


" Deg "

__ADS_1


Jantung Yasmin berhenti sejenak. Hati Yasmin mulai tersentuh dengan apa yang barusan di ucap kan Damar, Yasmin ikut mendudukan diri nya di lantai dan kini ke dua nya duduk saling menatap satu sama lain.


Tidak ada lagi wajah sangar Damar dan ucapan pedas dari bibir nya, yang ada hanya air mata Damar yang mulai menetes, karena rasa takut yang begitu besar bila Yasmin akan meninggalkan nya.


" Mas mohon." Lirih Damar. Yasmin mengangguk dan ia dapat melihat ketulusan Damar.


Hati Yasmin mulai luluh namun ia tidak lagi terlalu berharap pada Damar. Dan ia siap kapan saja bila harus berpisah dengan Damar.


" Iya, aku akan memberi satu kesempatan, tapi hanya satu kesempatan lagi mas, bila mas melakukan kesalahan maka mas harus berjanji untuk menceraikan ku dan tidak lagi masuk ke dalam kehidupan ku." Ucap Yasmin.


" Terima kasih, mas janji, mas tidak akan pernah menyakiti mu lagi." ucap Damar.


" Ayo mas tidur di kamar saja." Kata Yasmin. Damar berjalan memegang tangan Yasmin, ia merasa bahagia karena ia mendapat maaf dari Yasmin dan ia tidak akan pernah lagi menyakiti Yasmin, Yasmin mulai merebahkan diri nya di di atas kasur juga dengan Damar.


Damar memeluk tubuh Yasmin. Yasmin diam saja ia tidak menikah karena ia sudah berjanji memberi kesempatan pada Damar.

__ADS_1


Lagi pula ia ingin membuktikan sebesar apa cinta Damar pada nya dan kalau memang Damar tidak pernah mencintai nya, Damar harus meninggalkan nya sesuai dengan janji nya itu dan Yasmin juga tidak mau hidup dalam rumah tangga yang tidak memiliki kejelasan.


" Sayang." Panggil Damar.


" Em." Jawab Yasmin, Yasmin mulai memejamkan ke dua mata nya.


" Kamu, tahu tidak?." Tanya Damar.


" Tidak." Jawab Yasmin dengan ketus.


" Mau tahu tidak?." Tanya Damar lagi.


" Tidak." Jawab Yasmin lagi, karena mata nya sudah sangat mengantuk dan Damar terus saja memanggil nama nya terus menerus


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Happy Reading...


...Jangan lupa like dan vote...


__ADS_2