
Mami Ratih sudah mengetahui apa yang sebenarnya terjadi antara damar dan Yasmin karena Mama cinta sudah menceritakan semuanya pada mami Ratih awalnya mami Ratih sedih karena ia berharap Yasmin menjadi istri Edo dan menjadi menantunya tapi mau bagaimana lagi ternyata Yasmin bukankah jodoh Edo.
Namun mami Ratih tetap bersyukur walau pun Yasmin tidak menjadi istri Edo namun ia tetap bahagia karena Yasmin menjadi istri Damar, mami Ratih tidak pernah mempermasalahkan semua itu, iri atau benci pada Damar tentu saja tidak, karena antara Damar dan Edo bagi nya sama saja, bagi nya entah Edo atau Damar yang menikahi Yasmin, bagi nya Yasmin juga menantu nya.
Di luar.
" Mas berangkat ya sayang." Ucap Damar pada Yasmin.
Cup!!!!
Damar mengecup kening Yasmin dengan lama, seolah olah ia tidak ingin berpisah dari Yasmin.
" Ya mas, hati hati nya." Kata Yasmin.
" Selamat pagi nyonya dan tuan." Kata Edo yang baru saja sampai dan hendak masuk namun ada Yasmin dan Damar yang berdiri di pintu utama.
" Selamat pagi mas Edo." Kata Yasmi dengan ramah.
__ADS_1
" Tidak perlu memanggil nya mas, si gila ini adik kamu." Ketus Damar
" iya mbak Yas, apa yang di bilang mas Damar benar." Kata Edo mengejek Damar.
" Loe berani sama gue." Kata Damar jengkel.
" tidak lah, gue masuk dulu ya, bye mbak Yas." Kata Edo mengejek Damar sambil berlalu dair hadapan Damar dan Yasmin.
" Mas berangkat ya sayang." kata Damar.
" Ya mas." Kata Yasmi dan Mulai menaiki mobil nya dengan Adam yang mengemudi.
" Pagi sayang, sini duduk di samping mama ." Kata mama Sinta sambil menarik kursi kosong di samping nya untuk Edo.
" Kamu mau sarapan apa?". Tanya mama Sinta
" Samain sama punya mama saja." Kata Edo yang sudah duduk di kursi.
__ADS_1
Edo mulai menyuapi masih yang diberikan Mama cinta padanya namun matanya baru menyadari ternyata di meja makan itu ada 3 orang baru kalau si kembar itu ia yakin itu adalah adik nya Yasmin walaupun ia tidak pernah bertemu sebelumnya namun ia sudah pernah mendengar dari Devi dulu sewaktu ia mencari tahu tentang Yasmin namun ia penasaran siapa wanita cantik yang ikut bergabung sarapan pagi ini di meja makan itu.
" Ehem." Mami Ratih berdehem karena Edo terus menatap Gita sementara Gita yang sibuk dengan makanan nya sama sekali tidak menyadari kalau Edo memperhatikan.
" Cantik ya Do." Kata mami Ratih
" Ma, Mi Yasmin langsung ke kamar ya." Kata Yasmin yang Baru saja kembali ke meja makan.
" Ini sarapan kamu belum habis nak." Kata mama Sinta.
" Iya ma, tadi nya Yasmi mau habiskan makanan Yasmin tapi Yasmin tidak kuat dengan bau parfum Edo ma." Kata Yasmin.
" Tapi kasihan cucu mama nak, kalau kamu makan nya cuma sedikit.X kata mama Sinta yang mulai merasa khawatir.
" Huek huek." Dengan cepat Yasmin berlari ke dalam kamar mandi untuk memuntahkan isi perut nya karena ia takut mencium bau parfum Edo dan ia lebih memilih berjalan ke kamar dari pada ke dapur karena ia ingin merusak selera makan yang lain nya karena mendengar nya muntah muntah, padahal yang lain nya mengerti dengan keadaan Yasmin tidak akan ada yang akan mempermasalahkan.
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...Happy Reading...
...Jangan lupa like dan vote...