ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
345


__ADS_3

"Nanti aja mandinya ya yang" kata Adam berharap Sela luluh.


"Maaf suami ku sayang" Sela menggeleng pertanda ia menolak.


"Ayolah yang udah nggak tahan, udah sampek di ujung banget yang asli ini udah kebelet banget" tutur Adam berharap Sela luluh.


"Kakak mandi dulu sekarang terus gosok gigi, Sela tunggu di sini Sela nggak mau sekarang Kakak juga bau jigong begini" ucap Sela sambil mencari udara segar.


"Iya udah....." dengan perasaan kesal Adam masuk kedalam kamar mandi, bukan hanya kehilangan satu menit tapi Adam kehilangan banyak waktu saat ia akan kembali merasakan hangatnya hal itu tapi semua kembali di tunda dan kini Adam berusaha secepat mungkin mandi agar bisa mendapatkan keinginannya.


Adam kini sudah selesai mandi, ia keluar dari kamar mandi hanya dengan balutan handuk di pinggangnya. Bisa di bayangkan betapa gagahnya Adam saat ini dengan rambut gondrongnya tak di ikat di tambah lagi ada air yang menetes dari rambut mengalir turun pada perut kotak-kotaknya. Adam sangat bangga menunjukan pada Sela lengan keras dan berototnya, Sela menutup mata dan tak bisa melihat betapa wawnya sang suami tercintanya itu.


"Kakak keren ya" Adam berjalan mendekati sang istri dengan perasaan bangga.

__ADS_1


"Wahahahah" tawa yang sedari tadi di tahan Sela kini pecah karena penampilan Adam yang sudah cool namun handuk yang di gunakan Adam handuk hello kity berwarna ungu milik Sela.


"Kok ketawa yang?" Adam malah di buat bingung.


"Handuk Sela, hello kity Sela itu" Sela masih tertawa lepas karena wajah hello kitty tepat berada di sesuatu yang mengeras di dalam sana.


"Kasihan hello kity nya ternodai" tutur Sela di selingi tawa tanpa henti.


"Yang udah dong ketawanya" Adam berubah murung dan Sela menyadari itu hingga dengan terpaksa ia menahan tawa agar sang suami tidak semakin murung.


"Ya udah...." Sela mendekati Adam.


"Sela tetap sayang sama Kakak, mau gimana pun keadaan Kakak" kata Sela tersenyum pada suaminya, bahkan tangan Sela memainkan dada Adam yang seakan memberi lampu hijau pada sang suami.

__ADS_1


"Yuk" Adam langsung mengangkat Sela tanpa aba-aba.


Tak ada lagi cerita atau pun kata untuk mengawali semuanya, yang ada hanya bahasa tubuh yang mengatakan betapa keduanya sudah sangat rindu akan hal itu. Hal yang sudah sering mereka lakukan namun setelah terhenti beberapa lama seolah semua seperti mengulang lagi saat-saat dulu pertama kalinya.


"Sssstttt" Sela merintih tat kata tangan suami nya mulai menyusup kedalam dress milik nya, tubuh mungil itu seakan mengisyaratkan bahwa ia pun sangat merindu sentuhan hangat sang suami tercinta nya.


Setelah puas dengan itu semua Adam ingin segera memasukan lolipop milik nya, namun terganggu karena ponsel Adam terus saja berbunyi sedari tadi. Awal nya Adam tak perduli tapi panggilan itu terus masuk tanpa henti.


...🌷🌷🌷...


...Happy Reading...


...Jangan lupa like dan vote...

__ADS_1


__ADS_2