ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
105


__ADS_3

Yasmin mulai mengerjakan mata nya dan ia mulai sadar, mata nya memandang ruangan itu. Ia menyadari itu bukan kamar nya, lalu Yasmin melihat Damar yang berada di samping nya, dan wajah mama Singa yang tersenyum pada nya dan di sebelah mama Sinta ada Celin yang sangat jelas sekali menatap nya tajam.


" Sayang, kamu sudah sadar." Kata Damar.


" Yasmin selamat ya nak, kamu akan menjadi ibu." Kata mama Sinta sambil berjalan mendekati Yasmin dan memeluk Yasmin.


" Jadi ibu?." Tanya Yasmin bingung.


" Iya sayang." Kata Damar.


" Dokter tadi yang memeriksa kamu, bilang kalau kamu hamil." Kata mama Sinta dengan wajah yang berbinar.


" Tidak mungkin." Jawab Yasmin, karena ia mengingat ia meminum pil KB lalu sekarang kenapa ia hamil.


" Apa aku pernah lupa minum pil KB nya." Batin Yasmin.


" Kamu kenapa Yas?." Tanya mama Sinta yang terkejut mendengar jawaban dari Yasmin.


" Yasmin kan minum pil KB ma, jadi mana mungkin Yasmin hamil." Ucap Yasmin dengan bingung.

__ADS_1


" Sayang pil KB itu minum nya harus tepat waktu dan tidak boleh berhenti walau satu kali saja, coba kamu ingat ingat apa pernah kamu sebelum tidur tidak minum pil KB itu?." Tanya mama Sinta.


Yasmin diam ia mulai mengingat ingat, memang beberapa malam ia langsung tertidur karena kelelahan dan dia lupa minum pil KB nya


" Menang benar anak yang kamu kandung itu anak nya Damar?." Tanya Celin.


" Celin sekali lagi kamu mengatakan itu, aku tidak akan pernah memaafkan mu!!!." Kata Damar.


" Damar, kamu harus nya sadar, dia ini wanita bayaran dan mungkin saja itu ada Edo, kamu kan tahu sendiri dia sangat dekat dengan Edo." Kata Celin.


Damar bangun dari duduk nya dan mulai mendekati Celin, amarah nya yang sedari tadi sudah memuncak sudah tidak bisa ia tahan lagi, bagaimana tidak Celin bisa berkata kalau itu bukan anak nya.


Damar menampar wajah Celin yang mulus itu.


" Auw." Ringis Celin.


" Berani sekali kamu mengatakan itu bukan anak ku." Kata Damar sambil berteriak di wajah Celin.


" Sudah." Mama Sinta berjalan dan berdiri di tengah tengah ke dua nya, karena ia takut Damar menyakiti Celin karena ia tahu seperti apa anak nya bila sedang marah dan mama Sinta tidak ingin menyakiti siapa pun.

__ADS_1


" Jangan bertengkar mama pusing." Kata mama Sinta.


" Mama apa mama percaya anak yang di kandung Yasmin adalah anak nya Damar?." Tanya Celin.


" Celin kamu sudah keterlaluan, mama tidak suka dengan sikap mu yang seperti ini." Kata mama Sinta.


" Mama juga ikut tertipu dengan wanita murahan ini." Kata Celin yang tersenyum sinis pada Yasmin.


" Celin, tutup mulut mu, aku yakin itu anak ku." Kata Damar


Yasmin bangun dari duduk nya dan ia berjalan mendekati Celin, bagaimana pun Celin sudah menghina anak yang masih di kandungan nya dan ia tidak rela sedikit pun ada orang yang berani menghina anak nya.


" Celin, aku memang pernah menjadi wanita bayaran. Tapi suami mu yang membeli ku dan kalau kamu meragukan anak di kandungan ku ini, maaf aku tidak butuh kepercayaan dari mu, aku hanya tahu suami ku Damar yakin ini anak nya itu saja sudah cukup bagi ku, dan kamu sama sekali tidak berarti bagi ku, mau kamu percaya atau tidak, itu sama sekali tidak ada urusan nya dengan mu." Kata Yasmin yang berdiri sejajar dengan Celin.


...🌷🌷🌷...


...Happy Reading...


...Jangan lupa like dan vote...

__ADS_1


__ADS_2