
"Kiss dulu kalau jadi" Adam yang merasa Sela sudah bisa di ajak kerja sama mulai memberanikan diri menarik Sela dan mengangkat Sela agar duduk di pangkuannya kembali.
"Kakak apa semua yang Sela minta dari Kakak harus ada bayarannya?" tanya Sela dengan kesal.
"Obat capek yang, biar Kakak semangat buat cari uang kan sekarang ada kamu yang ngabisin uang" seloroh Adam.
"Kakak nggak ikhlas ya?"
"Ikhlas cuman ya...biar semangat gitu kakak cari uangnya" kata Adam menunjuk bibirnya.
CUP.
Sela mengecup bibir Adam sekilas, bukannya Adan senang tapi malah kesal.
"Sayang kissnya yang lama gitu" kata Adam dengan kecewa.
"Ish, siang malam itu mulu tapi nggak bosan-bosan juga," gerutu Sela.
"Sayang, nggak ada kata bosan kalau untuk itu sama kamu" Adam mencolek dagu Sela.
"Kak Adam udah dong Sela nggak kuat" Sela merasa tidak beres dengan jantungnya setiap mendengar gombalan dari Adam.
"Kalau nggak kuat lepasin aja yang jangan di tahan, yuk" Adam malah menarik Sela ke ruang istirahat yang ada di ruang itu.
__ADS_1
"Kak Adam kok Sela di bawa kesini?" Sela bingung dan kesal.
"Kan kamu bilang nggak kuat yang" Kata Adam sambil membaringkan tubuh Sela.
"Apa hubungannya? Nggak kuat sama Sela yang di bawa ke ranjang begini?" tanya Sela bingung.
Polos bener bini gue, gue polosin beneran aja sekalian.
"Ada lah" Adam membuka jas dan kemejanya.
Sela melongo dan mulai mengerti arah pembicaraan Adam sedari tadi, Sela berniat turun tapi dengan cepat Adam menindih tubuh mungil sang istri.
"Mau ke mana?" tanya Adam.
"Yang nanti ya, kita tuntasin dulu yang tertahan dari tadi" tutur Adam.
"Kak"
Pengantin baru tiada hari tampa bercumbu, si jantan seolah selalu ingin dekat dengan betinanya tanpa jadwal maupun waktu, begitu juga dengan Adam, Adam sebenarnya ingin mengajak Sela honeymoon tapi tidak bisa sebab Yasmin yang sedang hamil, jadi Damar tidak bisa terlalu fokus bekerja sebab Yasmin kadang sering kali kontraksi, di tambah ia hamil anak kembar yang membuatnya seringkali cepat lelah usia kandungannya masih muda namun ukuran kandungannya sudah besar.
Kembali pada Sela dan Adam, Sela rasanya sudah tidak sanggup untuk bangun, semalam ia juga tidak tidur dan siang ini juga badannya remuk karena ulah sang suami.
"Sayang" Adam merapikan rambut Sela yang berantakan karena ulahnya.
__ADS_1
"Em" kata Sela tubuh mungilnya masih di dalam dekapan Adam.
"Tadi kamu bilang cinta sama Kakak, itu serius?" Adam tau Sela tak pernah mengatakan cinta namun ia penasaran saat tadi Sela berkata cinta di hadapan Lina.
"Kak, nggak usah bahas itu" Sela menjadi malu sendiri setelah ia sadar dengan apa yang tadi ia ucapkan.
"Sayang" Adam mengangkat dagu Sela karena wajah cantik sang istri bersembunyi di dada bidangnya
"Kakak mau dengar" Adam memandang manik mata sang istri penuh harap.
"Kak ngeliatnya jangan gitu, malu" Sela menutup mata agar manik matanya tak bertemu dengan manik mata Adam.
CUP.
Adam malah mengecup bibir sang istri, membuat Sela reflek membuka mata karena terkejut.
"Kok Kakak cium Sela?"
"Kan kamu tutup mata, bukannya orang tutup mata minta di itu" seloroh Adam.
...🌷🌷🌷...
...Happy Reading...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan vote...