
Damar tahu tentunya ke mana Celine akan pergi, dan ia benar ia mendapati salin berada dalam apartemen miliknya. Ya apartemen itu memang milik Damar dulu yang membelikannya untuk Celine sewaktu mereka masih berpacaran dan mereka berdua seperti tidak bisa terpisah kan antara satu sama lain nya.
Damar menemui Celine ia ingin memperingatkan Celine untuk tidak mengganggu Yasmin. Karena ia sangat takut Celine mencelakai anak yang saat ini dikandung Yasmin. Damar tahu Celine manusia seperti apa dan ia tidak mau jika Yasmin menjadi sasaran kemarahan Celine.
"Damar sayang, kau merindukanku?" Kata Celine berusaha memeluk tubuh kekar Damar.
"Tidak" jawab Damar sambil menepis tangan Celine yang ingin memeluknya.
"Lalu kalau bukan merindukanku?" Tanya Celine dengan manja.
"Tidak usah mendekatiku, aku jijik dengan wanita sepertimu!" Ucap Damar.
"Kau jijik dengan wanita sepertiku?" Tanya Celine dengan senyuman sinis.
"Ya" jawab Damar.
"Kau aneh sekali, denganku kau bilang jijik tapi dengan jal*ng itu kau malah menikahinya" kata Celine.
"Dia bukan jal*ng dia istriku!!" Kata Damar dengan tegas.
__ADS_1
"Iya istri jal*ng mu" kata Celine.
"Kau jangan kurang ajar!!!" Kata Damar.
" kenapa? Kau yang berselingkuh kenapa aku yang kau salahkan bahkan kamu tidak merasa bersalah sedikitpun atas penghianatan yang sudah kau lakukan padaku yang ada kau malah menceraikan aku apa kau manusia atau bukan." Kata Celine pada damar.
" Ya kamu benar aku memang bukan manusia dan aku lebih memilih menceraikanmu karena aku jijik dengan tubuhmu itu." Kata Damar.
"Apa maksudmu?." Tanya celin.
" Celine kamu pikir aku tidak tahu kamu sering membawa laki-laki kemari bahkan kamu liburan ke luar negeri menggunakan uangku bersama kekasih gelapmu itu." Kata Damar.
" Kamu tahu apa alasan ku beberapa bulan ini tidak pernah menyentuh mu? Itu karena aku jijik dengan tubuh mu yang sering kali di nikmati oleh laki laki lain." Ucap Damar.
" Kamu sengaja mengarah cerita agar kamu bisa menutupi ke busukan mu!!!." Kata Celin yang berusaha membela.
" Oh ya?." Kata Damar. Damar selama ini memang dibutakan oleh cinta nya pada Celine ia rela menutupi kebusukan Celine di hadapan keluarganya karena ia takut kehilangan nya dan selain itu ia juga takut mengecewakan mama Sinta, karena mama Sinta sudah sangat menyayangi Celine.
" Ya!!!." Kata Celine yang masih menopang tubuhnya.
__ADS_1
" Apa aku perlu menunjukkan bukti-bukti perselingkuhanmu?." Tanya damar sambil melipat kedua tangannya di dada.
" Kamu hanya bicara bilang saja kamu ingin melindungi pelakor itu kan jawab." Kata Celin
" Dia bukan pelakor!!! Dia sama sekali tidak bersalah, aku yang memaksa nya untuk menikah dengan ku, dan aku yang bersujud memohon pada nya saat ia akan meninggalkan ku." Kata Damar dengan tegas pada Celin.
Karena ia benar-benar tidak rela bila Celine selalu menghina Yasmin karena memang itu kenyataannya selama ini ialah yang memaksa Yasmin untuk tetap bersama dengannya.
" Halah itu hanya alasan untuk membela ****** itu kau apa yang jalan itu lakukan padaku tadi dia dengan beraninya menamparku." Kata Celin dengan berteriak di wajah Damar.
Plak!!!!!.
Damar menampar Celin, ia sangat benci Celin yang terus menghina Yasmin.
...🌷🌷🌷...
...Happy Reading...
...Jangan lupa like dan vote...
__ADS_1