
Dan akhirnya aku menemukan apa yang aku cari saat itu tiba-tiba ponsel ku berbunyi aku melihat nama seorang malaikat tertulis di sana ya Bunda Lesti dia adalah wanita tua yang kuberi gelar malaikat sebab sudah mengandung dan melahirkan wanita yang kucintai.
Aku ingin menjawab panggilan itu tapi aku urungkan sebab aku tak tau harus menjawab apa dari setiap pertanyaannya nanti, namun anehnya panggilan itu terus masuk berulang kali dan dengan mengucap Basmallah aku menjawab panggilan itu, ternyata ada kabar buruk tentang wanita yang sudah berhasil memporak-porandakan perasaan ku, aku membuang ketakutan ku bertemu dengannya dengan kecepatan penuh aku mengendarai motor ku hanya butuh hitungan menit aku sampai di rumah sederhana milik Sela dan ternyata di berbaring di ranjang dengan mulut yang mengeluarkan buih dan wajah pucat.
"Sela" bunda Lesti merentangkan tubuh Sela yang tidur miring, tangan bunda Lesti bergetar melihat kondisi sang anak tak sadarkan diri bahkan mulutnya mengeluarkan busa.
"Sela......" Bunda Lesti berteriak kencang dengan menepuk wajah sang putri agar cepat tersadar.
Adam juga shock dengan cepat ia mendekati Sela, dengan cepat Adam mengangkat tubuh Sela untuk di bawa ke rumah sakit hingga saat Adam masih akan keluar Damar datang bersama Yasmin. Adam merasa sedikit lega sebab Damar membawa mobil sedangkan ia datang hanya dengan motor.
"Sela kenapa?" Tanya Yasmin tak kalah shock.
__ADS_1
"Damar kita ke rumah sakit" Teriak Adam yang di angguki Damar.
******
Rumah sakit.
Sela sedang di tangani oleh beberapa dokter termasuk Veli juga ikut menangani Sela yang over dosis akibat obat tidur yang ia konsumsi, di tambah lagi obat itu sudah hitungan jam masuk ke tubuh Sela. Bukan hanya nyawa janinnya yang terancam tapi nyawa sang ibu pun demikian, tidak ada yang bisa di lakuan keluarga yang menunggu di luar ruangan selain berdoa dan memasrahkan semuanya yang terjadi pada sang Ilahi.
Akhirnya dua jam berlalu dokter keluar dari ruangan dengan wajah yang sedih dan tidak bersemangat, jangan tanyakan siapa yang paling terluka saat ini sudah jelas yang paling terluka adalah sang Bunda yang tak pernah menyangka anaknya akan mengalami hal demi kian. Tapi jangan katakan Adam tak terluka juga di dalam sana ada dua nyawa yang berharga dalam hidupnya, berpisah cerai dengan Sela saja ia sudah seperti orang gila apa lagi kalau Sela pergi menghadap sang Ilahi dengan membawa anaknya, bisa saja Adam juga lebih memilih menyusul ikut dengan Sela dan anaknya.
"Bagaimana dok?" Tanya bunda Lesti.
__ADS_1
"Pasien koma" Jawab dokter yang ber tag Darmawan tersebut.
"Bagaimana dengan kandungannya dok?" Tanya Adam.
"Kandungan nya sangat lemah tuan, di tambah usia nya juga masih dua bulan" Dokter Darmawan pun tampaknya bersedih menjelaskan keadaan Sela.
"Saya mau lihat boleh kan Dok?" Tanya bunda Lesti.
...🌷🌷🌷...
...Happy Reading...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan vote...