
"Kak, tunggu" Zie yang memanggil Diego, Diego pun langsung menoleh.
"Kak kamu kenapa? Aku obatin ya" Zie yang reflek langsung memegang muka memar Diego.
"Aww.. Ngga, ngga usah Zie ini ngga papa kok" Jawab Diego.
"Udah jangan bantah, nanti ini infeksi loh" Zie yang langsung menarik tangan Diego dan membawa nya duduk.
"Kak Diego tunggu sini bentar ya" Ucap Zie seraya berlari mengambil kotak P3K.
Setelah Zie mengambil kotak P3K, ia langsung mengobati luka-luka memar Diego.
"Zie" Panggil Diego dan memegang tangan Zie.
Zie yang sedang mengobati luka Diego langsung berhenti dan menatap Diego karena merasa bingung.
"Udah ngga usah, ngga apa apa. Nanti ada yang marah lagi"
"Marah lagi? Maksud kakak?" Zie menatap Diego dengan penuh tanya.
"Iya, kemarin cowo kamu nyamperin kakak" jawab Diego
__ADS_1
"Jadi yang bikin kakak kaya gini itu..." Ucapan Zie yang terpotong karena dia sangat syok.
"Iya, cowo kamu" jawab Diego lagi dengan memotong ucapan Zie
Diego tidak mengetahui tentang pernikahan Zie, pasalnya saat pernikahan Zie berlangsung ia sedang kuliah S2 di luar negeri dan saat menelepon Zie kemarin ia mengabarkan bahwa ia sudah pulang ke Indonesia dan ingin sekali bertemu dengan Zie karena mereka sudah sangat lama tidak bertemu.
Diego merupakan anak dari adik ibu nya Clara, jadi status Diego adalah sepupu Clara. Ia telah mengetahui kebenaran tentang Zie yang bukan anak kandung dari om dan tante nya, ia sangat senang akan hal itu karena Diego dari dulu sudah menyimpan rasa dengan Zie namun perasaan itu Diego kubur dalam-dalam sebab ia saat itu tau jika Zie juga sepupu nya. Sehingga tidak mungkin bagi Diego jika mengungkapkan perasaan nya kepada Zie secara terus terang.
"Maaf ya kak, aku ngga tau kalau bakal seperti ini kejadian nya" Ucap Zie seraya mengangkat kedua tangan nya di depan Diego dengan maksud meminta maaf padanya.
Namun di sisi lain ada seseorang yang memanfaatkan kejadian itu, orang tersebut memotret nya dan mengirimkan nya pada Langit, dia ingin membuat Langit dan Zie salah paham kepada Zie lalu mereka berantem dan berpisah, karena bagaimana pun juga dia masih mengharapkan Langit.
Langit yang mendengar kalau ponsel nya berbunyi segera mengambil ponsel nya dan melihat nya. Saat Langit menerima pesan tersebut, ia langsung merasa sangat murka.
"Mengapa dia belum merasa kapok sama sekali setelah aku hajar kemarin dan masih berani-beraninya dia ketemu lagi dengan Zie" Ucap Langit yang merasa sangat geram usai melihat foto tersebut.
"Mau apa sebenarnya dia, aku tidak mau dia berhubungan dengan Zie lagi" Ucap Langit lagi dan segera menelpon seseorang, setelah menelpon Langit bergegas untuk menuju Rumah Sakit.
Beberapa saat kemudian mobil Langit terparkir cantik di Rumah sakit dimana Zie bekerja.
Banyak yang menyapa Langit tapi tidak di hiraukan oleh Langit, Langit berjalan dengan cepat ia ingin menghajar laki laki yang telah mendekati istri nya itu.
__ADS_1
Di ruangan Zie.
Zie masih mengobati luka Diego, luka Diego yang sedikit parah banyak lebam di wajah nya yang sudah berwarna ke biruan membuat Zie harus pelan Pelan untuk mengobatinya.
Diego selalu merintih kesakitan di saat Zie menempelkan kapas di bagian yang terluka.
"Di tahan ya kak, sedikit lagi selesai" Ucap Zie yang terdengar seperti enak enak dengan Langit.
Namun di balik pintu ada seseorang yang mendengar nya dan tiba tiba.......
Hayo ngapain hayo, sedikit deg deg kan dulu ya kak
...**Jangan lupa mampir di cerita ku yang lain nya ya kak....
...Jodoh pilihan Istri...
...First Love Story**'...
...💐💐💐💐💐💐...
...Yuk yuk Komen, Like dan Vote nya supaya Author lebih semangat lagi...
__ADS_1