
" kenapa Devanno, bukan nya biasa nya pak Damar?." Tanya langit pada Beni.
" Barusan pak Devanno sendiri yang menelpon saya pak, memberitahukan kalau pak Damar sedang sakit jadi pertemuan dengan pak Damar di wakilkan oleh putra nya pak Devanno." Jawab Beni.
" Baik, terima kasih Ben, kamu bisa kembali ke meja kamu." Ucap Langit.
" Emm pak, mengenai kalung tersebut, semalam saya mendapat jawaban dari toko perhiasan tersebut, mereka menyetujui untuk bertemu." Ucap Beni
" Baik, segera atur jadwal saya untuk pergi ke sana, saya di sana hanya 3 hari saja, setelah selesai itu semua, kamu jangan lupa untuk menyiapkan tiket buat saya dan istri saya." Ucap Langit.
" Baik pak." Jawab beni, setelah itu beni pergi dari ruangan Langit.
Beberapa jam kemudian
Tok tok tok
Pintu ruangan langit di ketuk seseorang.
" Masuk." ucap Langit
" Permisi Pak, 30 menit lagi kita akan bertemu dengan pak Devanno di Resto NN." ucap Beni.
" Baik, siapkan semua nya, 5 menit lagi saya keluar." jawab Langit.
Di tempat lain
Lebih tepat nya Di perusahaan Keluarga Wijaya.
__ADS_1
Devanno merenung di ruang kerja nya, bagaimana bisa sepulang dari kantor rekan bisnis nya Langit, Ayah nya tiba tiba jatuh sakit dan selalu memanggil nama kakak perempuan nya, Semua orang di sana sempat terkejut dengan rancauan yang di ucapkan oleh Damar, kalau selalu memanggil nama Zie di setiap tidur nya, bahkan ayah nya Damar sampai tidak mau tidur karena ia takut kalau ia akan bermimpi di datangi perempuan yang wajah nya seperti zie.
Flashback
Setiba nya di rumah Damar yang selalu ceria mendadak menjadi pendiam dan itu membuat Yasmin bingung.
" Dev, ayah kamu kenapa?." tanya Yasmin
" Tidak tahu Bun, Dev kembali lagi ke kantor ya, terlihat ayah kurang enak badan Bun, jadi Dev antar pulang saja setelah meeting tadi " jawab Dev langsung bergegas ke kantor, karena barusan sekretaris ayah nya menelpon kalau klien dari luar negeri sudah sampai di kantor.
Yasmin masuk ke dalam kamar dan melihat suami nya sudah berganti baju lalu membaringkan tubuh nya di atas tempat tidur.
" Mas, mas istirahat saja ya, mau Yasmin buatkan bubur atau apa?." tanya Yasmin yang memegang kening suami nya, namun suhu nya terlihat biasa biasa saja, tidak panas atau hangat.
" Tidak usah sayang, kamu temenin mas saja, mungkin terlalu banyak kerja jadi mas kurang menjaga kesehatan mas." jawab Damar.
Yasmin yang asyik dengan membaca resep resep masakan tiba tiba di kejutkan dengan tidur suami nya,
Dahi Damar berkeringat bahkan badan nya menggigil dan bergetar.
Yasmin segera menutup buku nya dan menepuk pipi suami nya agar segera sadar.
" Mas, mas bangun mas, bangun."panggil Yasmin
" Mas.... mas, kamu kenapa, ayo bangun mas, jangan buat aku khawatir sama kamu..." ucap Yasmin lagi malah sekarang Yasmin ikut menangis karena Melihat kondisi suami nya.
Mama Sinta dan papa Hardy yang masuk ke rumah Damar mendengar suara teriakkan Yasmin yang menyebut nama putra nya membuat dua orang paruh baya itu terkejut lalu mereka berdua segera masuk ke kamar Damar dan Yasmin.
__ADS_1
Brak.....
Pintu kamar langsung di dorong oleh papa Hardy karena papa dan mama sudah khawatir.
" Yas ada apa?." tanya mama Sinta
" Mas damar ma, mas damar seperti ini sejak tadi, Yasmin sudah bangunkan tapi mas Damar tidak mau bangun ma." ucap Yasmin dengan derai air mata nya.
papa Hardy mendekat ke arah Damar, lalu mencoba membangun Damar.
" damar bangun." ucap papa Hardy setengah berteriak.
" damar, damar buka mata kamu nak ini mama." ucap mama Sinta yang ikut membangun kan damar.
Mereka bertiga mencoba terus membangun kan Damar.
Damar semakin gelisah dalam tidur nya sampai keringat di kening nya keluar begitu banyak dan saat ini dada Damar naik turun.
" Zieeeeeeeeeeeeee." Teriak Damar lalu bangun dari tidur nya.
...**Jangan lupa mampir di cerita ku yang lain nya ya kak....
...Jodoh pilihan Istri...
...First Love Story**'...
...💐💐💐💐💐💐...
__ADS_1
...Yuk yuk Komen, Like dan Vote nya supaya Author lebih semangat lagi...