ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
72


__ADS_3

"Apa maksudmu?" tanya Damar


"Kau tanyakan pada dirimu kau mencintai Yasmin atau tidak? Dan kalau kau mencintainya, pertahankan dia" ucap Adam


" Kamu tanya kan pada diri mu, kamu mencintai Yasmin atau tidak? Dan kalau kamu mencinta nya, pertahanan dia dan tinggalkan Celin, tapi bila kamu mencintai Celin maka lupakan Yasmin, biar kan dia menikah lalu bahagia bersama laki laki yang bisa membahagiakan nya, yang bisa menghargai nya dan bisa menerima nya apa ada nya." Kata Adam yang terus menyindir Damar.


Damar pergi ke kamar meninggalkan Adam sendiri yang masih setia duduk di sofa, hati nya saat ini benar benar tidak tenang, ia duduk di ranjang dan terus memikir kan Yasmin.


" Yas, aku tidak akan melepaskan mu, aku tidak ingin menyesal, baik lah aku akan meninggalkan Celin demi bisa bersama mu, aku akan mempertahankan mu bagaimana pun cara nya, aku akan berusaha membuat mu bahagia." Gumam Damar.


Damar mengambil kunci mobil nya dan juga jaket, ia keluar dari kamar itu dan dia akan menemui Yasmin, ia memutuskan mulai malam ini ia akan tinggal bersama Yasmin. Damar tidak perduli lagi dengan orang orang yang tahu kalau Yasmin adalah istri nya, tidak akan lagi yang berani mengganggu Yasmin, dan Damar pun akan berusaha membuat Yasmin meninggalkan Erza.


Damar ingin Yasmin hanya menjadi milik nya, dan tidak ada lagi yang boleh mendekati istri nya termaksud Edo sepupu nya sendiri itu.


Damar terus berjalan dan memasuki lift, lalu keluar setelah ia mulai masuk ke dalam mobil nya, ia menyalakan mesin mobil dan mulai mengemudi dengan kecepatan yang tinggi, Damar sudah tidak sabar bertemu dengan Yasmin untuk memperbaiki hubungan nya dengan Yasmin.

__ADS_1


...🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀...


Di waktu yang sama.


" Celin, dimana Damar?." Tanya mama Sinta karena ia tidak melihat Damar di pesta itu, kini mereka bersiap siap untuk pulang.


" Mama hiks hiks hiks." Celin langsung memeluk mama Sinta dan menangis sejadi jadinnya, tempat itu kini sudah sepi, pesta pun sudah selesai dan para tamu undangan sudah pulang ke rumah mereka masing masing.


" Loh, kenapa kamu menangis?." Tanya mama Sinta.


" Sudah sudah, mungkin dia ada urusan yang mendadak jadi harus cepat pergi, jadi kamu jangan menangis lagi." Kata mama Sinta.


" Ma, Yasmin pamit ya ma." Yasmin berpamitan pada mama Sinta.


" Ya sayang, kamu di antar Edo kan?." Tanya mama Sinta

__ADS_1


" Ya dong ma." Jawab Edo yang berdiri di samping mama Sinta.


Yasmin mulai mencium punggung tangan mereka satu per satu, termasuk tangan mami Ratih juga, seperti biasa mami Ratih akan memanasi mama Sinta, mami Ratih mendekati mama Sinta dan berbisik.


" Mantu mu dulu datang ke rumah sampai sekarang tidak pernah cium tangan mu mbak!!!." Kata mami Ratih dengan suara sangat kecil.


" Ratiiiiiih." Teriak mama Sinta, karena Ratih adik ipar nya itu selalu punya cara untuk membuat nya emosi.


Kini Yasmin dan Edo sudah berada di dalam mobil, dengan Edo tentu nya yang mengemudi, Yasmin hanya memandang lurus saja, ia sama sekali tidak memikirkan Damar.....


...🌷🌷🌷...


...Happy Reading...


...Jangan lupa like dan vote...

__ADS_1


__ADS_2