ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
155


__ADS_3

" sayang kenapa harus malu mas suka sama goyangan kamu." kata damar yang mulai memeluk tubuh polosnya dari belakang.


" Ulang lagi juga Mas mau kok." kata gambar sambil menarik selimut yang menutupi wajah Yasmin.


" Mas!!!!." Teriak Yasmin dengan suara serak khas bangun tidur


" apa sayang." kata damar sambil menarik tubuh mungil Yasmin ke dalam pelukannya.


" malu." kata Yasmin dengan manja.


Yasmin juga memeluk tubuh damar dari samping keduanya masih tidak menggunakan sehelai benangpun pada tubuh keduanya Yasmin menenggelamkan wajahnya di dada bidang damar tangannya melingkar ke leher damar sementara damar tidur sambil menyamping dan sebelah tangannya yang ia jadikan penopang kepala.


" kenapa harus malu sayang mas beneran suka sama goyangan hot kamu tadi mas baru tahu ternyata istri mas hot itu." Kata damar sambil tangannya memegang tengkuk Yasmin dan bibirnya mencium kening Yasmin.


" Mas lupain malu." kata Yasmin lagi.

__ADS_1


" sayang mandi yuk kita ulangi yang tadi di kamar mandi " kata damar ia tidak mendengar persetujuan Yasmin ia langsung mengangkat tubuh Yasmin kedalam kamar mandi keduanya mulai melakukan ritual mandinya.


Setelah selama 30 menit mereka mandi kini keduanya sudah berpakaian dengan rapi dan wangi. Keduanya hanya mandi saja tidak melakukan apa-apa karena damar tidak mau terlalu membuat Yasmin lelah ia takut terjadi sesuatu pada istri dan anaknya padahal menurut anjuran dokter mereka belum bisa melakukan itu.


Tapi tadi damar sudah tidak bisa lagi menahan nya ditambah dengan gaya baru yang Yasmin berikan tadi sungguh itu pertama kalinya. Damar ingin terus mengulangi lagi namun kini ia sudah sedikit meninggalkan sifat egois nya ia takut kalau terjadi sesuatu pada Yasmin. Mama Sinta pasti akan memarahinya lagi, ditambah lagi ia tidak akan diizinkan mama Sinta bertemu Yasmin itu adalah hal yang sangat menakutkan bagi damar.


" sayang turun yuk." kata damar.


" yuk." Yasmin mendekat pada damar dan keduanya berjalan beriringan.


Keduanya mulai menuruni tangga dan damar memegang Yasmin dengan sangat erat ia takut kalau Yasmin terpeleset sebenarnya di rumah itu juga menggunakan lift tapi damar lebih suka menuruni tangga menurutnya itu bisa sambil berolahraga dan kini keduanya sudah sampai di lantai dasar yang langsung berada di ruang keluarga terlihat gita dan mama Sinta juga berada di sana keduanya duduk di sofa sambil menyeruput teh buatan Gita.


" Mama." kata Yasmin.


" sayang." kata Mama cinta langsung merentangkan tangannya untuk memeluk Yasmin Yasmin mengerti dengan kemauan Mama cinta ia memeluk tubuh mama Sinta sambil duduk disamping mama Sinta.

__ADS_1


" kamu mau ke mana? Sudah rapi begini." Tanya mama Sinta sambil mengelus kepala Yasmin yang masih diperlukannya.


" Yasmin mau pulang ma." Kata Yasmin mulai melepas pelukannya.


" pulang?." Tanya mama Sinta karena ia tidak ingin Yasmin pulang


" iya ma kami kan punya tanggung jawab si kembar jadi kami tidak boleh meninggalkannya terlalu lama di rumah bersama art ma kasihan mereka." Kata damar yang sudah duduk berhadapan dengan ketiga wanita itu.


" O.' kata Mama cinta ia juga membenarkan ucapan damar.


" apa mereka sudah pulang ma?." Tanya Yasmin karena sejak tadi pagi ghani dan Gafar pergi dengan mami Ratih.


...🌷🌷🌷...


...Happy Reading...

__ADS_1


...Jangan lupa like dan vote...


__ADS_2