
" kenapa kamu tidak meminta mas aji mengambil kan?." tanya damar setelah menghentikan tangisan nya.
" memang nya mas mau?." tanya Yasmin.
Deg
hati damar kini semakin tidak karuan ia baru tahu ternyata wanita hamil sensitif ini dan ia membenarkan apa yang gita katakan, damar berusaha tersenyum dan ia mencium kening Yasmin dengan penuh cinta ia meyakinkan Yasmin bahwa ia sangat mencintainya dan ia akan melakukan apapun untuk Yasmin.
" sayang kamu kenapa bicara begitu?." tanya damar.
" tidak mas aku hanya takut mas menolak apa yang kuinginkan dan aku bisa melakukan semuanya sendiri tanpa bantuan mas." kata Yasmin.
" mas ambil minum buat kamu." kata damai ia tidak mau mendengar ucapan Yasmin lagi hatinya terasa sakit mendengarkan apa yang Yasmin katakan barusan.
damar bangun dari duduknya dan ia keluar dari kamar lalu ia memanggil art untuk mengambilkan minum dan makan untuk Yasmin karena Yasmin dari semalam sampai siang hari belum makan nasi sedikitpun tidak berselang lama damar kembali masuk dengan membawa nampan berisi nasi dan minum untuk Yasmin ia meletakkan di atas meja.
" duduk sayang." kata damar sambil berusaha membantu Yasmin duduk bersandar di kepala tempat tidur.
__ADS_1
" mas mau minum aku sangat haus." kata Yasmin.
damar memberikan Yasmin minum dan Yasmin meneguk habis air di gelas yang damar berikan padanya nomor mulai menyuapi Yasmin tapi Yasmin menolak.
" buka mulutnya sayang." kata damar sambil mengangkat sendok yang sudah di depan mulut Yasmin.
" aku tidak lapar mas." kata Yasmine sambil menjauhkan sendok itu dari mulut nya.
" tapi kamu belum makan dan kamu harus makan sedikit saja." kata damar mencoba merayu Yasmin agar Yasmin mau makan.
" tidak mas aku tidak sanggup dengan bau nasi ini." kata nya sambil terus mendorong sendok yang berisi nasi dan lauk dihadapan nya.
" tidak mas aku sedang tidak ingin apa-apa aku hanya ingin istirahat." kata Yasmin yang sudah tidak berselera bila membayangkan atau pun memakan sesuatu.
" ayolah sayang makan sedikit saja." kata damar lagi dengan tangan nya kembali mengisi sendok dengan nasi dan lauk.
" mas jauhkan aku tidak kuat dengan bawa makanan itu." kata Yasmin.
__ADS_1
" sedikit saja." kata damar.
" huek huek huek." Yasmin sudah tidak tahan dengan bau makanan yang di depan nya ia memuntahkan isi perutnya tanpa sempat ia bangun dan berjalan ke kamar mandi dan muntah hanya tepat mengenai suami nya.
" maaf mas aku tidak sengaja." kata Yasmin dan entah mengapa Yasmin merasa takut kalau damar akan memarahi nya.
" tidak apa-apa sayang." jawab damar tersenyum dengan tangan yang mengelus pipi pucat Yasmin damar tahu istrinya situ sedang merasa takut dan ia baru sadar ternyata kehamilan Yasmin ini sangat berpengaruh pada tubuh dan keadaan Yasmin.
" maaf mas." jawab Yasmin lagi sambil menunduk kan kepala nya.
" sayang tidak perlu minta maaf mas sayang sama kamu sekarang nanti dan selama nya." jawab damar dengan memandang wajah Yasmin yang berusaha terus meyakinkan yasmin kalau Yasmine tidak perlu takut dengan hal itu.
" sayang." kata damar lagi.
...🌷🌷🌷...
...Happy Reading...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan vote...