ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
Zie 66


__ADS_3

Damar dan Devanno masuk ke dalam lift petinggi, saat Pintu lift akan tertutup ada seorang perempuan yang lewat di depan lift tersebut dengan spontan Damar langsung.


" Zie." teriak Damar dan ternyata pintu lift tertutup.


Dengan segera Damar memencet tombol lift lagi agar segera terbuka, namun nasib baik belum berpihak kepada Damar, lift telah berjalan dan menuju lantai bawah nya.


" Ayah kenapa?." tanya Devanno.


" Kakak mu Dev, kakak mu, tadi ayah melihat ada kakak mu di sana." ucap Damar.


" kakak Siapa yah, tidak mungkin kakak, karena ke tiga kakak Dev masih berada di luar negri untuk bisnis juga, dan apa tujuan mereka ke sini kalau benar tadi kakak ke sini yah." jawab Devanno.


" bukan mereka Dev, bukan mereka, tapi kakak mu Zie." jawab Damar.


Deg...


jantung Devanno ikut bergerumuh mendengar ucapan ayah nya Damar.


kakak yang di belum sempat ia lihat, yang kata ayah bunda nya, kakak nya dulu sangat cantik, wajah nya mirip sama ayah 100% bahkan sifat nya, kakak nya yang di nyatakan meninggal saat usia umur 3 tahun, bahkan sampai saat ini jasat nya belum di temukan.

__ADS_1


Baik Devanno dan yang lain nya, khusus nya orang terdekat kakak nya Zie, semua nya sangat merindukan kakak perempuan mereka satu satu nya.


" Ayah." ucap Devanno dengan suara lirih


" ikut ayah, ayah ingin melihat nya sendiri." ucap Damar dengan penuh keyakinan, Devanno hanya mengangguk kan kepala nya saja, ia juga berharap kalau apa yang di ucapkan oleh ayah nya adalah benar.


Pintu lift terbuka Damar keluar dengan tergesa gesa, damar berjalan menyusuri jalan setiap ruangan tersebut.


Beni yang tidak jauh dari tempat damar, mengerutkan kening nya.


" ada apa dengan pak Damar dan pak Devanno, apa ada yang ketinggalan, bukan nya beliau sudah tahu dimana ruangan pak Langit berada." ucap Beni dalam hati nya


Beni segera mendekat, mungkin dengan ia bertanya kepada damar dan putra bisa sedikit membantu.


" Eh maaf pak Beni kalau sudah membuat kebisingan, saya sedang mencari seorang wanita." jawab Damar


Beni terkejut, kenapa klien nya itu mencari wanita sampai di sini, bukan nya istri dari pak damar sangatlah cantik.


" maaf maksud saya, tadi saya melihat ada seorang wanita tinggi nya se bahu saya, rambut nya lurus, em baju nya warna Navi, apa pak Beni melihat nya?." tanya Damar.

__ADS_1


Beni semakin terkejut dengan apa yang di ucapkan oleh Damar, ciri ciri yang di sebut adalah istri dari atasan nya, apa hubungan mereka, isi pikiran Beni.


" maaf pak, saya tidak melihat wanita dengan ciri ciri bapak, mungkin pak Damar salah orang." jawab Beni.


" ayah mungkin apa yang di katakan oleh pak Beni benar, mungkin itu halusinasi ayah saja, lebih baik kita pulang saja ya yah, ayah mungkin capek, untuk perusahaan biar Dev saja yang menangani nya." ucap Dev.


Damar mengangguk lemas, dia tadi sudah sangat antusias dengan apa yang ia lihat, ia berfikir kalau benar wanita yang ia lihat adalah putri nya, ia sangat bahagia, bahkan istri nya pun pasti bisa kembali ceria lagi, tidak hanya istri nya saja, bahkan mama nya pun pasti sangat bahagia, sejak Zie hilang kondisi mama nya menurun dan selalu memanggil nama Zie.


Setelah berpamitan Damar dan Devanno keluar dari perusahaan Langit menuju ke rumah keluarga besar Wijaya.


💔💔💔💔💔💔💔


Sedangkan di dalam ruangan langit berada Zie langsung masuk dengan getaran jantung yang begitu kencang, Zie segera mengambil air minum lalu duduk di sofa tanpa memperdulikan keberadaan Langit yang ada di kursi kebesaran nya.


...**Jangan lupa mampir di cerita ku yang lain nya ya kak....


...Jodoh pilihan Istri...


...First Love Story**'...

__ADS_1


...💐💐💐💐💐💐...


...Yuk yuk Komen, Like dan Vote nya supaya Author lebih semangat lagi...


__ADS_2