ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
Zie 112


__ADS_3

"Maafin mama sama papa ya sayang" ucap mama Mayang.


"Maaf kenapa ma" ucap Zie seraya melepas pelukan nya lalu menangkup wajah mama Mayang dengan kedua tangan nya.


"Zie sekarang udah bahagia kan sama keluarga Zie yang sebenar nya, maafin mama sama papa ya sayang karena udah pernah bohong sama Zie soal keluarga kandung Zie" ucap mama Mayang dengan mata yang berkaca-kaca.


"Sstt.. Mama sama papa nggak perlu minta maaf, Zie paham kok kenapa kalian seperti itu" jawab Zie dengan tersenyum.


"Tapi kamu pasti kecewa kan nak, maka nya kamu tidak pernah kesini lagi" ucap papa Hendra yang mendekat ke arah Zie.


"Engga kok pa, bukan begitu. Zie nggak pernah kesini karena Zie lagi hamil muda, kata dokter kandungan Zie masih lemah jadi belum boleh capek capek dulu" jawab Zie.


"Jadi papa sama mama bakal punya cucu?" Ucap mama Mayang dengan gembira lalu mengelus perut Zie yang masih belum terlalu terlihat karena kandungan Zie kini baru berusia tiga bulan.


"Mama sama Papa tetep jadi orang tua terbaik Zie, Zie nggak akan lupain kalian meski Zie udah ketemu sama Ayah dan Bunda kandung Zie" ucap Zie seraya memeluk mama Mayang dan papa Hendra.


"Zie mau makan apa? Mama masakin dulu ya?" Tanya mama Mayang.

__ADS_1


Dret.. drett..


Ponsel Langit bergetar menandakan ada pesan masuk.


✉️


Beni : Mohon maaf pak, banyak berkas-berkas yang harus bapak tanda tangani sekarang karena para klien kita sudah menunggu berkas nya pak.


"Maaf Om Tante, saya ada perlu ke kantor jadi harus pamit sekarang" ucap Langit pada mama Mayang dan papa Hendra.


"Antar pulang aja mas, soal nya Zie juga udah capek banget" jawab Zie.


"Tapi Zie harus sering main main kesini ya sayang" ucap mama Mayang seraya mengelus lembut rambut Zie.


"Iya mama, mama sama papa nggak usah khawatir karena Zie sama cucu kalian akan sering-sering main ke rumah Opa sama Oma nya" jawab Zie.


Zie sebenar nya masih ingin berlama-lama disini karena ia tidak tega melihat mama dan papa nya, namun saat ini Zie lebih tidak bisa jauh-jauh dari suami nya jadi ia memutus kan untuk ikut suami nya ke kantor. Dan ingin pulang karena capek hanya alasan bagi Zie agar mama dan papa nya tidak berfikir yang aneh-aneh.

__ADS_1


"Mas Zie ikut ke kantor aja ya" ucap Zie seraya memeluk lengan suami nya yang sedang menyupir itu.


"Loh kata nya kamu capek?" Tanya Langit.


"Enggak, kalau sama mas capek nya langsung hilang" jawab Zie dengan menunjukan deretan gigi rapi nya.


"Kamu ini ya, kok jadi gombal sih" ucap Langit yang mencubit hidung Zie karena gemas mendengar jawaban yang tampak sedang menggombal itu.


Sesampai nya di kantor, mereka memasuki kantor bak putri dan pangeran karena semua karyawan di kantor Langit menatap pasutri itu dengan kagum. Namun di balik itu juga banyak yang menatap mereka dengan sinis karena merasa iri dengan posisi Zie disana, Zie yang melihat beberapa tatapan tatapan sinis itu malah langsung mengeratkan pelukan nya pada lengan Langit.


"Cantik banget istri nya pak Langit" ucap karyawan wanita 1.


"Iya ya, kelihatan serasi banget deh mereka" ucap karyawan wanita 2.


"Apa sih kalian, masih serasi juga serasi sama gue" ucap karyawan wanita 3.


"Ngaca Sono!" Ucap karyawan 1 dan 2 secara bersamaan.

__ADS_1


__ADS_2