ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
58


__ADS_3

" Sayang mulai besok, kamu harus pakai pembantu ya, aku tidak mau kamu yang mengerjakan semua pekerjaan rumah." Ucap Damar dengan menatap Yasmin yang ada di hadapan nya


Karena memang rumah mendiang ke dua orang tua nya itu cukup besar dan Yasmin selalu membereskan rumah itu sendiri.


" Tapi mas..." Ucap Yasmin


" Sudah tidak ada penolakan, besok pagi dia akan datang, kasihan si kembar, kalau kamu lama pulang, mereka hanya berdua saja di rumah, kalau ada pembantu kan ada yang mengawasi mereka." Kata Damar.


" Iya mas " jawab Yasmin, karena ia juga membenarkan ucapan Damar, tentang ke dua adik kembar nya.


" Dan kamu harus terima uang belanja dari aku setiap bulan nya, dan kamu gunakan ke dua kartu ini, sesuka hati kamu, ingat uang yang kami cari terserah mau kamu apakan, tapi untuk kebutuhan kamu dan si kembar itu tanggung jawab ku." Ucap Damar.


Yasmin menerima ke dua kartu yang di berikan Damar, lalu menyimpan nya di dalam laci.


Dan kini ke dua nya duduk dalam diam, Damar hanya menatap Yasmin, dan Yasmin yang sibuk dengan pikiran nya, pikiran nya yang ingin lepas dari kehidupan yang rumit ini.

__ADS_1


Yasmin masih bingung apa kah Damar sudah mulai mencintai nya atau belum, karena ia sudah merasa sedikit lelah, dan kini ia mulai berfikir untuk pergi dari hidup Damar, ia ingin hidup tenang dan damai, hidup sederhana dengan ke dua adik nya tidak masalah, asalkan hidup nya tenang dan tanpa gangguan.


" Kaki kamu masih sakit." Tanya Damar.


" Masih mas." Jawab Yasmin.


" Mas ini sudah malam, kamu tumben enggak pamit pulang?." Tanya Yasmin karena biasa nya Damar hany siang hari bersama nya dan malam hari ia akan pulang.


" Tidak, aku mau sama kamu." Jawab Damar.


" Ya kamu benar mas, aku memang salah, aku minta maaf ya." Kata Yasmin dengan wajah bersalah nya.


" Ya, aku maafin tapi itu Pertama dan terakhir kali nya." Kata Damar. Yasmin mengangguk dan Damar mulai memeluk Yasmin dengan erat.


" Terima kasih sayang." Ucap Damar.

__ADS_1


" Iya, tadi memang aku yang salah, seharusnya aku tidak perlu di gendong Adam, aku berusaha saja buat jalan sendiri, tapi aku sangat berterima kasih sama Adam, karena dia sudah menolongku, andai Adam tidak ada di sana pasti sampai saat ini aku masih duduk di sana, karena tidak sanggup berjalan." Kata Yasmin.


" Yas, bisa tidak, semalam saja kamu buat hati ku senang, dan kami biarkan aku tidur tenang dengan memeluk mu." Ucap Damar dengan kembali membentak Yasmin.


" Damar, kalau kamu ingin ketenangan jaga sikap mu pada ku." Kata Yasmin.


" Kamu berani sekali bersikap tidak sopan pada ku." Ucap Damar yang membentak Yasmin.


" Lihat lah mas, bagaimana aku bisa menyenangkan hati mu, sementara tingkah mu saja seperti itu pada ku, kamu Manusia labil, yang tidak punya pendirian." Kata Yasmin dengan setengah berteriak di wajah Damar.


" Ah, sekarang kamu mau apa? Apa yang harus aku lakukan agar kamu merasa senang." Kata Damar dengan nada emosi nya.


...🌷🌷🌷...


...Happy Reading...

__ADS_1


...Jangan lupa like dan vote...


__ADS_2