ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
Zie 2


__ADS_3

"Mungkin hanya dengan ini aku bisa membalas kebaikan kalian, mudah-mudahan suamiku nanti juga bersikap baik padaku dan untuk Gio aku akan mengakhiri hubunganku dengan nya, Maafkan aku Gio, aku tidak ada pilihan lain." ucap Zie dalam hati nya.


Saat diadopsi Zie memang sudah dianggap seperti anak kandung Hendra dan Mayang sendiri, namun lambat laun Zie mengetahui kenyataan bahwa Zie bukanlah anak kandung mereka melainkan hanya anak angkat. Sehingga untuk saat ini Zie memilih untuk mengalah dan menganggapnya sebagai balas budi karena kebaikan Mama dan Papa angkatnya dari dulu hingga kini.


"Baiklah kalau begitu, kamu segera ganti baju dan keluar melalui jendela ini" akhirnya Zie memutuskan untuk menolong Clara.


"Kamu gila ya! Aku bukan kamu yang suka manjat-manjat Zie" pekik Clara setelah melihat kearah bawah di balik jendela itu.


"Jadi kabur nggak nih?" tanya Zie memastikan.


"Ya jadi lah! Tapi nggak usah lewat sini segala"


Clara bergidik ngeri saat membayangkan bila ia jatuh akan seperti apa dirinya.


"Ya sudah kamu ikuti perintahku. Mbak tolong bantuin aku ngiket seprei ini ya" Zie meminta bantuan kepada penata rias pengantin Clara.

__ADS_1


"Oghey" ucap orang yang di panggil Mbak oleh Zie, dengan suara yang sedikit di kecilkan.


"Kamu ngomong apa sih Mbak? Pakai bahasa tuh yang bener! Aku panggil Mas nih!" ancam Zie tidak mengerti bahasa yang di gunakan oleh penata rias tersebut.


"Eike tampol nih ya!" kesal penata rias tersebut.


Penata rias itu ternyata adalah seorang laki-laki setengah mateng, dan dia paling tidak suka bila di panggil Mas. Dia lebih suka di panggil Mbak atau Nona. Ya meskipun memiliki tubuh yang kekar layaknya seorang laki-laki, namun tingkah dan sikapnya seperti perempuan yang sangat luwes sekali.


"Buruan Mbak, nanti nggak keburu waktunya" Zie yang malah lebih heboh dari Clara.


"Kamu buruan lepas tuh gaun, ntar kalo keburu papa sama mama masuk aku nggak ikut-ikutan lagi" ucap Zie sedikit kesal, karena Clara tidak kunjung melepas gaun pengantinnya.


"Ini di ikat di sini ya Sis" tanya Mbak Inces sang perias pengantin, seraya mengikat ujung sprei di besi jendela.


"Iya ces, yang kenceng ya ngikatnya biar dia nggak mati duluan sebelum ketemu pacarnya" ucap Zie dengan suara sedikit di keras kan.

__ADS_1


"Enak aja! Kalo ngomong tuh di pikir dulu jangan asal jeplak aja!" ucap Clara sedikit sewot mendengar ucapan Zie.


Setelah selesai mengikat sprei dan terlihat kuat dan aman, Clara memeluk Zie dan berterimakasih karena sudah mau membantu dirinya untuk kabur dari pernikahan ini.


"Makasih Zie, kamu emang saudara aku yang ter the best" Clara melepas pelukan mereka lalu ia naik ke atas jendela dan turun dengan sangat hati-hati.


"Hati-hati Clar, semoga Derris tidak keburu bunuh diri dan mati duluan!" ucap Zie yang mendapat tatapan tajam dari Clara.


Akhirnya Clara turun dengan selamat, ia melangkah mengendap-ngendap melewati taman samping rumahnya yang sedikit sepi.


Semua orang tidak akan mengenalinya bila ada yang berpapasan dengan Clara karena dia menggunakan hoodie yang biasa di pakai Zie jga mengenakan jeans milik Zie dengan style robek di depan.


...🌷🌷🌷...


...Happy Reading...

__ADS_1


...Jangan lupa like dan vote...


__ADS_2