
" Lihat lah ****** itu tidak punya sopan santu, orang yang lebih tua dari nya sedang berbicara tapi dia pergi begitu saja." Kata Rina yang terus menghina Yasmin.
" Ada apa kalian ke sini!." Ucap Damar to the point
" Begini tuan Damar, kami kemari karena klien saya saudara Celin melaporkan Anda suami nya atas tuduhan percobaan pembunuhan terhadap saudari Celin." Kata seorang pengacara yang di bawa oleh ke dua orang tua Celin.
" Oooo " damar tersenyum sini dan ia menatap Adam, Adam mengerti dengan tatapan Damar, ia mengambil bukti rekaman percakapan Celi dan kekasih gelap nya, dan Adam memulai memutar nya dan di dengar oleh semua orang yang ada di ruangan itu termaksud orang tua Celin yang sangat shock.
" Bagaimana ?." Tanya damar setelah rekaman itu selesai di putar.
" Itu pasti kamu yang merekayasa." Kata Rina yang terus membela Celin.
" Tidak ada yang rekayasa dan seperti nya kalian melupakan siapa saya." Ucap Damar dengan angkuh nya.
" Lalu bagaimana dengan Celin kamu menikah lagi tanpa persetujuan Celin dan kamu menelantarkan Celin." Kata Rina dengan emosi.
__ADS_1
." Kami sudah bercerai." Jawab Damar.
" bercerai?." Tanya Rina kembali ia belum percaya dengan apa yang ia dengar karena Celin tidak mengatakan apa apa pada nya tentang perceraian itu, Celin hanya mengatakan Damar suami nya yang mencelakai nya dengan sengaja karena wanita simpanan nya.
" Iya benar nyonya." Jawab Adam dan ia memberikan selembaran pada Rina berisi tentang perceraian Celin dan Damar.
" Kalau kamu menceraikan anak ku lalu mana harta bagian nya selama menjadi istri mu? Dia juga berhak atas apa yang kamu dapat Selama hidup dengan mu." Ucap Rina dengan tidak tahu malu nya.
" Harta? Bagian?." Tanya Damar tidak percaya mendengar ucapan Rina.
" Ya Damar bukan kah selama kalian menikah kalian memiliki harta bersama?." Tanya ayah Celin yang kali ini ikut menimpali.
" Adam berikan cek pada ku." Ucap Damar.
" Tidak, kami tidak mau cek itu tidak mungkin, kami mau harta yang kalian dapat bersama di bagi dua." Kata Rina.
__ADS_1
Damar tersenyum miring, ia baru sadar ternyata selama ini ia tidak sadar telah di manfaatkan keluarga Celin, setiap bulan Damar mengirim uang ke rekening mertua nya itu tapi sepertinya belum cukup sama sekali dan yang lebih lucu mereka datang bukan untuk anak nya melainkan harta yang mereka tuntut.
" Tapi harta apa yang kami dapat kan bersama?." Tanya Damar.
Karena se ingat nya mereka tidak membeli aset dan mereka tinggal di rumah ke dua orang tua Damar, dan ala yang mereka dapat kan bersama tidak ada.
" Kamu harus memberikan saham perusahaan mu 50%, bagaimana pun anak ku sudah pernah menjadi istri mu." Kata Rina dengan tegas.
" Iya istri saya benar dan kamu tidak boleh menceraikan putri kami begitu saja, seenak kalian, karena putri kami tidak memiliki kesalahan, dan wajar kalau menang putri kami merrkayasa penabrakan itu, karena ia ingin berusaha merebut suami nya kembali dari pelakor itu." Kata ayah Celin yang masih terus ikut berbicara.
...🌷🌷🌷...
...Happy Reading...
...Jangan lupa like dan vote...
__ADS_1