
"Mami apa sih, Edo nanti nikah baik-baik. Abis nikah baru punya anak" jawab Edo dengan bangga
"Semoga ya Do" jawab mami Ratih.
"Kok semoga mi?" Tanya Damar.
"Mami bosen, Edo janji terus kasih mami mantu sampe sekarang ngga ada" ucap mami Ratih bersedih melihat nasib putra semata wayangnya yang tak laku-laku.
"Mi gimana kalau kita adain sayembara aja" ujar Damar merasa memiliki ide.
"Mami setuju" jawab mami Ratih yang sangat antusias dalam hal jodoh untuk Edo.
"Nanti Adam pasang sepanduk besar di lampu merah dengan tulisan, Edo Rianda cari jodoh" Adam tertawa terbahak-bahak melihat wajah Edo yang semakin marah.
"Puas lu" jengkel Edo.
"Mami setuju" ucap mami Ratih memberikan jempol untuk ide Adam.
"Mama juga" sahut mama Sinta.
"Apa lagi saya" Damar yang ikut memberi jempol.
"Kamu setuju Yasmin?" Tanya Edo pada kakak iparnya yang hanya diam saja.
__ADS_1
"Enggak" Yasmin menggeleng.
"Ini baru betul" Edo bangga karena ada Yasmin yang berpihak padanya.
"Kenapa kamu nggak setuju nak?" Tanya mami Ratih.
"Yasmin mau jodohin Edo sama mbok Iyem" jawab Yasmin yang sukses membuat semua yang ada di ruang tamu itu tertawa terbahak-bahak.
"Yasmin kamu bener banget, ide kamu ternyata lebih gila dari pada ide aku" jawab Adam.
"Iya mami setuju aja" seloroh mami Ratih yang berhasil membuat Edo semakin kesal.
...🍀🍀🍀🍀🍀🍀...
"Mas mau kasih Yasmin hadiah apa?" Yasmin yang duduk di pangkuan Damar merasa penasaran tentang hadiah yang akan di berikan Damar padanya.
"Ada deh" seloroh Damar sambil tangannya menarik gemas dagu Yasmin.
"Mas" Yasmin memeluk Damar dengan manja, dan itu membuat jiwa kelakian Damar meronta-ronta.
"Sayang, mas lagi puasa ini. Jangan gitu dong, mas ngga tahan tau yang" tutur Damar sambil mengecup tengkuk Yasmin.
"Ya udah, hadiahnya mana?". ucap yasmin
__ADS_1
Damar memberikan dokumen dan Yasmin penasaran mengapa Damar banyak memberikan lembaran itu padanya.
"Buka yank" pinta Damar karena Yasmin masih terlihat bingung.
"Mas ini hotel papa kan?" Yasmin tidak percaya ternyata Damar memberinya hadiah sebesar itu, aset orang tuanya kembali padanya. Yasmin melongo masih belum percaya dengan apa yang di tunjukkan Damar padanya.
"Iya sayang" jawab damar
"Kok bisa mas?"
"Jadi mas memang sengaja waktu itu tanya-tanya ke kamu, dan mas penasaran jadi mas selidiki dan mas diam-diam masuk ke kamar almarhum mama dan mas banyak nemu berkas yang terlihat janggal. Dan semua surat ini asli sedangkan surat rumah ini waktu mas kasih ke kamu itu palsu yang. Nenek sama Tante kamu itu belum tau kalau surat-surat ini ada ditangan mas"
Damar memang diam-diam menyelidiki perihal aset orang tua Yasmin dan Damar berhasil dengan memasukkan mata-mata pada orang yang ia curigai, ketika uang berbicara semua mudah terselesaikan.
"Jadi ini semua ulah nenek mas?" Tanya Yasmin yang masih syok.
"Mas lagi ngumpulin bukti kalau orang tua kamu meninggal bukan murni kecelakaan, lebih tepatnya sengaja ada yang mencelakainya"
...🌷🌷🌷...
...Happy Reading...
...Jangan lupa like dan vote...
__ADS_1