ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
277


__ADS_3

"Adam urusan kita belum selesai" Lina pergi dengan rasa kesal meninggalkan Sela dan Adam yang sibuk bermesraan.


"Sela"


Pagi ini Yasmin datang ke apartement Sela di antar oleh sang suami, Yasmin ingin makan masakan Sela dan ia juga ingin jalan-jalan. Jadi Yasmin memutuskan untuk ke apartemen Sela saja setelah meminta ijin dari Damar.


"Yasmin?" Sela yang baru bangun tidur merasa syok dengan kehadiran sang sahabat yang tiba-tiba.


"Ya ampun Sela ini udah jam berapa, pantesan dari tadi aku telpon-telpon nggak di jawab ternyata kamu masih tidur" Yasmin sangat terkejut saat ia masuk ke apartemen Sela tapi ternyata sang sahabat masih tidur nyenyak dan yang membuat Yasmin semakin terkejut Sela hanya terbalut selimut tanpa sehelai benang pun di bawah selimut sana.


"Yasmin lu apa sih? Gue masih ngantuk banget!" dengan terpaksa Sela mendudukan tubuhnya sambil memeluk selimut dan melihat Yasmin yang duduk di sisi ranjang.


"Sela lu tidur jam berapa sih emang?" Yasmin melihat mata Sela seperti mata panda ia yakin sahabatnya itu semalam tidak tidur.


"Gue semalem nggak tidur" jawab Sela dengan malas.


"Kok bisa!"


"Lu bodoh apa bodoh!" kesal Sela, Yasmin bagai tidak pernah merasakan jadi pengantin baru.


"Ahahahaha" Yasmin kini malah tertawa melihat wajah kesal Sela.

__ADS_1


"Lu kok ngetawain gue Yasmin?"


"Itu biasa lah, ikhlas aja kan ibadah" Yasmin terkekeh mendengar jawaban Yasmin.


"Iya sih, tapi nggak setiap saat juga kan? Lu bayangin deh tiap Kak Adam lihat gue dia bikin gue remuk terus sampai nggak tau tempat tau nggak, di kantor juga boleh" Sela menggaruk kepalanya, rambut Sela yang kusut semakin kusut.


"Ahahahaaaa, dari pada dia minta sama perempuan lain gimana?"


"Jangan lah" jawab Sela dengan cepat.


"Gue mandi dulu ya" Sela langsung kekamar mandi dengan menggulungkan selimut di tubuhnya.


"Yasmin kamu potongin kentangnya ya" pinta Sela.


"Iya, okeh" jawab Yasmin terkekeh.


"Sel, lu nunda hamil apa nggak?" tanya Yasmin saat keduanya sedang sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing.


"Nggak, Kak Adam nggak ngebolehin jadi gue ikut aja" jawab Sela.


"Iya sih bagus juga gitu" Yasmin juga mendukung Sela yang mengikuti kemaunan suami.

__ADS_1


"Iya lagian kamu tau nggak Yas? Kak Adam tuh deket banget sama temennya yang namanya Lina, pengen aku cincang-cincang tau nggak" Sela meluapkan kekesalannya pada wortel yang tengah ia potong.


"Lina, Sel?" Yasmin masih bingung.


"Iya, kesel kan gue. Lu tau nggak?"


"Nggak!" jawab Yasmin masih bingung.


"Makanya dengerin gue bumil" kesal Sela.


"Hehehe, iya lu makanya cerita jangan sepotong-sepotong gitu gue kan penasaran" Yasmin juga kesal.


"Kak Adam abis nikahin gue bukannya selalu sama gue tapi malah ngurusin si Lina itu, pernah kita lagi makan malam si Lina nelpon Kak Adam terus gue di tinggal tanpa pamit dan lu tau yang bikin hati gue sakit hati, Kak Adam dua maleman nggak pulang apa maksudnya coba?" Sela menceritakan apa yang pernah ia alami pada Yasmin.


"Sampek segitunya Sel?" Yasmin terkejut mendengar cerita Sela, Yasmin bisa melihat betapa Adam sangat mencintai Sela tapi ia juga tidak menyangka Adam bisa berbuat sedemikian.


...🌷🌷🌷...


...Happy Reading...


...Jangan lupa like dan vote...

__ADS_1


__ADS_2