
Sela tidak mampu lagi menjawab, yang menemukan kepala nya sesaat namun wajah Adam kembali membayang inya. Sela kembali meneguk sisa minuman ia pun tidak tahu sudah berapa banyak ia minum.
"Panas" Sela tiba-tiba merasa sesuatu yang aneh, tiba-tiba tubuhnya terasa panas sementara seorang pria yang masih duduk dihadapannya tersenyum dan merasa misinya telah berhasil. Ia awalnya memang sudah yakin jika Sela masih terlihat polos akan dunia malam dan benar saja dengan mudahnya pria itu bisa mengerjainya.
"Kau merasa panas?"
"Iya tolong aku, ini panas sekali" Sela berdiri dan mengipas tubuhnya.
"Aku akan menolongmu tenang saja" kata pria itu.
Sela berusaha menolak karena pria itu menolongnya dengan cara yang tidak wajar menurut Sela, karena pria itu membawanya ke sebuah kamar.
"Jangan!" Sela menangis saat pria itu berusaha menarik pakaiannya. Dengan tubuh yang terasa panas dan penglihatannya yang semakin gelap, Sela terus berusaha meloloskan diri hingga ia menangis berteriak di bawah kungkungan pria itu.
"Jangan hiks hiks hiks" tangis Sela.
"Aku akan menolongmu, jangan takut"
"Lepas hiks hiks hiks"
__ADS_1
BRAKKK.
Pintu yang terkunci tiba-tiba terbuka karena di dobrak oleh seseorang, Adam mengepalkan tangannya saat melihat Sela yang sedang menangis di bawah kungkungan seorang pria.
"Brengsek!" Dengan membabi buta Adam menghujani pria itu dengan pukulan, bahkan sampai memuntahkan darah. Tidak sampai disitu Adam juga meminta anak buahnya menggantung pria yang sudah berani melecehkan istrinya.
"Sela" Adam menepuk-nepuk pipi Sela yang sudah tak sadarkan diri karena pengaruh alkohol dan juga rasa lelah kehabisan tenaga ditambah lagi dengan obat yang diberikan pria tadi.
Dengan cepat Adam mengangkat tubuh Sela dan membawanya ke dalam mobil, dengan kecepatan penuh Adam melajukan mobilnya sebab badan Sela terasa hangat hingga akhirnya di perjalanan Sela sadarkan diri dan menjerit kepanasan.
"Panasss!" Teriak Sela.
"Panas" Sela menjerit dan menjambak rambutnya di hilangkan rasa aneh yang kini menjalar di seluruh tubuhnya.
"Sial!" Adam mengerti akan Sela yang meminum obat perangsang.
"Pasti ulah pria brengsek tadi" gumam Adam.
"Adam tolong aku hiks hiks hiks" Sela menangis menarik kemeja Adam. Adam berusaha menenangkan Sela hingga akhir nya Adam menghentikan mobil nya di sebuah hotel sebab Sela yang terus menangis karena menahan perasaan aneh yang sangat menyiksa nya.
__ADS_1
"Adam aku mohon hiks hiks hiks" Sela seperti orang gila dengan rambut acak-acakan dan tubuh kusut yang menarik kerah kemeja Adam.
"Iya sayang sebentar ya" Adam mengangkat tubuh Sela ke sebuah kamar tanpa basa-basi ia langsung meladeni Sela yang terlihat sangat agresif.
"Sstttt" satu ******* lolos dari bibir Sela saat merasakan tangan yang meremas dua gundukan nya.
Sela meremang saat merasakan dunianya seakan begitu indah dengan sentuhan manja yang diberikan Adam padanya.
"Adam!" Sela mencakar bahu Adam tat kala merasakan sesuatu benda keras memasuki nya, yang terasa penuh.
"Sakit hiks hiks hiks" tangis Sela pecah saat Adam mengambil sesuatu yang berharga pada diri nya. Namun Sela tidak larut dalam kesakitan nya, setelah itu ia sangat menikmati hal yang diberikan Adam pada nya.
...🌷🌷🌷...
...Happy Reading...
...Jangan lupa like dan vote...
.......
__ADS_1