ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
Zie 106


__ADS_3

Setelah makan bersama, mereka kembali naik ke atas untuk menuju kamar mereka lagi.


"Sayang, kamu udah ngantuk?" Tanya Langit.


"Belum" jawab Zie seraya memeluk manja lengan suami nya.


"Gimana kalau kita nonton film aja?" Tanya Langit lagi.


"Boleh, tapi mas yang pilih film nya ya" ucap Zie.


Baru saja setengah jam menonton film, Zie sudah tertidur lelap dengan bersandar lengan sang suami. Langit yang baru sadar ternyata Zie sudah tertidur, dia langsung mengangkat istri nya untuk merebahkan tubuh nya di ranjang. Saat membenarkan posisi tidur Zie, mata Langit berhenti di satu titik yaitu benda yang membuat nya sangat candu.


"Ash.. Sampai kapan aku harus berpuasa" batin Langit.


"Papa akan sabar demi kamu nak, kamu sehat sehat ya disana" ucap Langit seraya mengelus perut Zie lalu mencium nya.


Setelah memindah kan Zie ke ranjang, Langit kembali ke sofa karena ia masih belum ngantuk sama sekali. Ia kembali memikirkan tawaran Opa Hardy mengenai bantuan anak buah untuk sama-sama menyerang markas Simon.


"Lebih baik aku terima saja, benar kata Opa Hardy. Meski Black Leon terkenal tak terkalahkan, namun untuk saat ini pasti pasukan Simon pasti lebih banyak dan sudah menunggu kedatangan ku" monolog Langit.

__ADS_1


*KE ESOKAN HARI


"Mas" panggil Zie karena ia tidak melihat sosok sang suami di samping nya.


"Mas" panggil Zie lagi seraya ia menoleh seisi ruangan kamar, dan ternyata Langit tertidur di sofa. Zie yang melihat suami nya tertidur di sofa langsung bangun dan mendekati Langit.


CUP


Zie mengecup pipi Langit, dan tanpa sadar kecupan Zie membangun kan Langit dari tidur nya.


"Sayang.." ucap Langit yang kaget.


"Mas kayak nya semalem ketiduran deh" jawab Langit seraya mencium bibir Zie.


CUP


"Ih mas jorok, kan belom gosok gigi" ucap Zie yang menepis suami nya.


"Oh nggak mau, ya udah sana" jawab Langit yang berpura-pura ngambek.

__ADS_1


"Mas, jangan gitu" ucap Zie seraya memeluk Langit dengan erat.


"Zie, mas paling nggak bisa di giniin. Mas udah nahan nahan loh dari kemarin, kamu jangan mancing-mancing deh huh.." ucap Langit yang kesal karena pelukan Zie sangat memancing hasrat nya.


Zie yang mendengar ucapan Langit bukan berhenti malah ia semakin mengeratkan pelukan nya. Langit pun yang tak kuasa langsung memutar badan karena Zie memeluk nya dari belakang, lalu Langit meremas kedua gundukan Zie yang kini kian membesar karena ulah Langit.


"Ahhh.." Desah Zie.


Mendengar ******* Zie, Langit semakin tak bisa menahan hasrat nya. Dengan cepat Langit langsung merebah kan tubuh Zie di sofa yang tadi nya ia tiduri, namun Langit yang belum memulai lebih jauh tiba-tiba Zie menghentikan nya.


"Mas.. mas.. tunggu.." Ucap Zie yang panik karena Langit akan segera memulai adegan panas nya, yang awal nya Zie hanya ingin menggoda suami nya namun saat ini suami nya benar-benar tergoda karena ulah nya.


"Mas udah nggak tahan Zie, lihat ini" jawab Langit seraya menunjukkan junior nya yang sudah menegang di balik celana pendek yang ia kenakan.


"Tapi belum boleh dulu mas, nanti kasihan baby nya" jawab Zie dengan memelas.


"Terus kenapa kamu pancing-pancing mas tadi ha?" Tanya Langit yang kesal namun Zie malah cengengesan.


"Ah, udah lah" ucap Langit yang ngambek lalu berjalan ke kamar mandi dan meninggalkan Zie.

__ADS_1


Stay terus ya kak,


__ADS_2