ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
366


__ADS_3

"Enak ya mas, sehari apelin lima cewek" kata Yasmin sambil melihat kukunya.


"Nggak gitu yang" Damar berjongkok dan menggaruk tengkuknya tak tau harus berkata apa, dia tau istrinya kini sangat cemburu bila menyangkut mantan sang suami.


"Udah kak, balik sama Kak Erza aja" selorih Ghani yang langsung mendapat tatapan tajam dari Damar.


"Hehehe, maaf Kak" Ghani menangkup kedua tangannya takut jika Damar malah menghajarnya habis-habisan.


"Sayang itukan cuman masa lalu, sekarang cuman ada kamu" kata Damar berusaha merayu sang istri tercintanya.


"Iya Yasmin tau, udah sana jauh-jauh" Yasmin tau itu hanya masa lalu sang suami, tapi tetap saja ada rasa kesal di hatinya mengetahui betapa playboy nya dulu Damar.


"Yang jangan marah dong" Damar menarik dagu Yasmin.


"Nggak marah" Yasmin menjauhkan wajahnya.


"Sana jauh-jauh aja dulu" kata Yasmin, ia memang tak marah pada sang suami tapi rasa cemburu tak bisa ia tutupi.


"Caelah Kak Yasmin segitu aja marah, Kakak juga dulu sama Kak Erza suka pergi bareng" kata Ghaffar yang ingin mendamaikan Yasmin dan Damar, namun yang ia dapat justru tatapan tajam dari Damar dan Yasmin.


"Jangan bawa-bawa mantan ya Ghaffar" kesal Yasmin pada sang adik.


"Tau ni Ghaffar mulut lu lemes bener" kata Ghani yang ikut menimpali.

__ADS_1


"Maaf!" kata Ghaffar lagi.


"Udah-udah, masalah mantan aja di ributin itu cuman masa lalu nggak usah di bahas" kata mama Sinta menengahi permasalah anak-anak tercintanya.


"Tapi Damar masih kesal Ma, Ghaffar ngomongin Erza terus bikin emosi aja" kata Damar lagi.


"Ampun Kak Damar" kata Ghaffar dengan rasa takut.


"Udah, kok kalian ributin Kak Erza sih nggak jelas banget deh" kata Ghani yang ikut kesal.


"Makanya nggak usah bahas Erza, udah nggak ada dia di dunia ini mungkin" kata Damar.


"Mas kamu ngomong apa sih!" kesal Yasmin.


"Kok mas malah marah sama Yasmin" kata Yasmin yang tak kalah kesal.


"CUKUP!" teriak mama Sinta yang malah pusing menyaksikan perdebatan Damar dan Yasmin.


"Apaan sih ribut-ribut, perkara mantan lagi" kata Edo yang baru saja datang bersama Gita, namun ia sudah di sambut perdebatan antara Damar dan Yasmin perihal mantan.


"Ini Kak Damar dan Kak Yasmin ributin masalah Kak Erza" kata Ghani yang kini menggendong Zie.


"Erza di ributin, Erza buat mantu lu aja" kata Edo tanpa dosa.

__ADS_1


Lalu Edo mengambil Zie yang berada dalam gendongan Ghani dan berkata.


"Zie om Erza itu Dosen, pengusaha juga jadi Daddy Edo denger-denger dia belum nikah, Om Erza keren loh Ayah Zie aja lewat" Edo mengarahkan jempolnya pada Damar dan dengan posisi kebawah.


"Keren deh pokoknya, Zie mau nggak jadi pacarnya Om Erza?" seloroh Edo.


"Au" jawab Zie mengangguk padahal ia belum mengerti apa yang di maksud Edo, dan ia pun berbisik pada Zie untuk memgatakan mau.


"Edo kurang ajar, ajaran lu musrik banget tau nggak" kesal Damar ingin menonjok wajah Edo.


🍀🍀🍀🍀🍀


Dua bulan kemudian.


"Sayang....."


Damar mengacak rambut dengan kesal karena Yasmin kini benar-benar sibuk mengurus baby A,B,C dan D. Di tambah lagi Zie kini sangat cemburu bahkan kini Zie sudah tidak mau lagi pergi berlama-lama dengan mama Sinta.


...🌷🌷🌷...


...Happy Reading...


...Jangan lupa like dan vote...

__ADS_1


__ADS_2