
Dalam diam saja ia tidak membalas, Damar sadar kenapa Adam memukul nya.
" Aku tahu, aku hanya bawahan mu, dan aku juga tahu yang selama ini kamu menghidupi ku, tapi apa pantas kamu mengatakan ini semua pada ku, kita bersahabat sejak kecil dan kita juga sekolah di sekolah dan kuliah di tempat yang sama yang tidak semua orang bisa seperti ku , bahkan orang tua mu sudah menganggap ku yang cuma anak petani ini menjadi anak nya." Kata Adam.
Damar diam saja, ia tidak tahu harus bagaimana.
" Apa kamu pantas mengatakan itu pada ku? Jawab tol...ol jangan diam saja, apa kamu melupakan apa yang sudah aku lakukan untuk mu dan kamu tidak menghargai kerja keras ku sedikit pun." Kata Adam yang sudah mulai meredam emosi nya setelah mengeluarkan isi hati nya kepada Damar dengan cara emosi.
" Aku, aku tidak tahu lagi Dam, aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan, dan tidak bisa kah kamu hari ini saja kembali menjadi sahabat ku seperti dulu, dan tidak menjadi bawahan ku, kali ini saja Dam, sekali saja." Kata Damar dan memohon.
Semenjak Adam menjadi sekretaris Damar, Adam sudah sudah mulai menjaga sikap nya dan membatasi diri nya saat bersama Damar, sering kali Damar meminta Adam untuk tetap menjadi sahabat nya yang dulu namun Adam selalu menganggap Damar adalah atasan nya.
__ADS_1
" Ya, aku akan kembali menjadi Sabahat mu seperti dulu, tapi kamu tidak boleh melanjutkan meminum minuman haram ini, apa kamu mengerti." Kata Adam.
Damar menganggukkan kepala nya, dan tidak lagi melanjutkan meminum minuman itu.
" Aku tidak sanggup Adam, aku tidak sanggup melihat Yasmin bersama laki laki lain." Kata Damar.
Damar masih duduk di lantai dan tangan nya terus mengacak acak rambut nya, air mata nya beberapa kali menetes dari mata nya yang memerah itu Adam berjalan mendekati Damar, Adam juga mendudukkan diri nya di samping Damar, dan tangan kanan nya memegang bahu Damar.
" Aku tidak tahu Adam, aku tidak tahu harus melakukan apa." Ucap Damar.
Adam bangun dan ikut menarik Damar, Adam terus menarik Damar ke dalam kamar mandi, Damar hanya bisa mengikuti langkah Adam, ia tidak tahu apa yang harus ia lakukan karena tubuh nya yang sudah mulai terasa tidak berdaya akibat minuman yang ia teguk cukup banyak tadi.
__ADS_1
Adam mendudukkan Damar, di bawah guyuran air shower yang begitu dingin, Adam berharap dengan begitu Damar bisa kembali normal dan efek alkohol di tubuh Damar bisa hilang.
Tubuh Damar mulai badak dan ia mulai menggigil, Adam mematikan air yang mengalir itu, dan memberikan handuk pada Damar.
Damar mengambil handuk itu, dan Adam keluar dair kamar mandi, membiarkan Damar mengganti pakaian nya, setelah tadi Adam memberikan pakaian ganti untuk Damar.
Tidak berapa lama Damar mulai keluar dari kamar mandi dan mulai mendudukkan diri nya dengan wajah tertunduk dan pikiran nya yang melayang entah kemana.
...🌷🌷🌷...
...Happy Reading...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan vote...