ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
273


__ADS_3

"Udah diem aja nggak ada salahnya juga kan sayang" kata Adam tersenyum lembut pada Sela.


DEEG.


Sela yang belum bisa dengan panggilan sayang Adam merasa bahwa panas tiba-tiba menyerangnya, pipinya mendadak memerah hanya karena panggilan mesra yang diucapkan oleh Adam.


"Kamu malu ya?" Adam mengangkat dagu Sela yang tertunduk malu.


"Kak, kok Sela ngerasa ada kayu gitu ya?" Tanya Sela.


"Dimana?" Tanya Adam yang tidak mengerti maksud Sela.


"Ya Sela ngerasa duduk di atas kayu keras banget sekarang, tadi kayaknya nggak ada deh" Sela merasa berbeda tapi terasa empuk, sekarang malah merasa ada yang menusuk.


"Polosnya pake banget bini gue" batin Adam.


"Sayang" Adam membisikkan sesuatu di telinga Sela tentang apa yang dibingungkan Sela, Author juga ngga denger apa.


"Kak Adam!" Sela kesal saat entah apa yang dipikirkan Adam barusan padanya.


"Ahahaha, kan memang namanya itu sayang" Adam tertawa terbahak-bahak melihat wajah Sela.


"Kakak kan bisa bilang dengan cara isyarat yang lain, nggak perlu jelas begitu!" Kesal Sela belum hilang telinganya terasa ternodai mendengar kalimat Adam tanpa sensor barusan.

__ADS_1


"Ahahaha, istri ku cantik banget sih" Adam menarik gemas hidung Sela.


"Kak Adam" Sela malah menyimpan wajahnya di dada Adam ia sangat tidak sanggup mendengar kalimat mesra dari bibir Adam.


"Apa sayang?" Adam menarik kepala Sela agar bisa melihat wajah malu-malu sang istri.


"Panggilnya Sela aja!" Sela rasanya ingin menangis karena tak terbiasa dengan kalimat mesra.


"Nggak bisa" Jawab Adam.


"Kenapa?"


"Karena di hati kakak cuman ada kamu ngga ada yang lain, kakak sayang Sela" Adam memegang tengkuk Sela dengan kedua tangannya.


"Kak Adam... Sela jangan di godain terus hiks hiks hiks" Sela menangis karena malu. Adam hanya terkekeh melihat wajah Sela yang malu-malu dan menggemaskan.


"Apa?" Sela terlihat antusias, menurut Sela lebih baik main tebak-tebakan dari pada menerima kalimat gombalan.


"Ular apa yang ngga berbisa tapi berbuih?" Tanya Adam dengan senyum bahagia.


"Kak emang ada ya ular ngga berbisa?" Tanya Sela sambil berpikir apa jawabannya.


"Ayo jawab!" Sela diam hanyut dalam pikiran tentang jawaban dari tebakan yang diberikan Adam padanya, setelah lama Sela berpikir tapi ia tidak mendapat jawaban.

__ADS_1


"Kak Sela nyerah" jawab Sela.


"Pikirin dong" kata Adam.


"Kak Sela tau" Sela menatap manik mata Adam karena sudah mendapat jawabannya.


"Apa?" Adam terlihat antusias menunggu jawaban dari Sela.


"Ular keracunan!" jawab Sela semangat bahkan sambil berteriak karena sudah menemukan jawaban.


"Mmmffp," Adam malah menahan tawa mendengar jawaban Sela, tadinya Adam pikir Sela benar-benar tau jawabannya. Tapi istrinya masih terlalu polos untuk hal itu.


"Kakak kenapa?" tanya Sela sebab Adam terlihat tertawa mengejeknya.


"Salah jawabannya," jawab Adam tangannya mencolek dagu Sela.


"Terus apa dong!" Sela bersedih karena jawabannya salah.


"Tapi kamu bener sih, ular mabuk terus nyemburin laharnya, hahahah," Adam malah tertawa sendiri mengingat jawaban sang istri yang menyebut ular mabuk.


"Kakak sebenarnya ular apa sih, nggak jelas banget deh tebakannya," otak Sela benar-benar pusing memikirkan maksud Adam dan yang membuat Sela makin pusing malah Adam tertawa sendiri dengan melihat kebingungan Sela.


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Happy Reading...


...Jangan lupa like dan vote...


__ADS_2