ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
Zie 4


__ADS_3

Clara memang tidak pernah bercerita kepada orang tuanya bila sudah mempunyai pacar, sebab dari itu orang tuanya menerima perjodohan ini. Ia berfikir bila Clara tidak memiliki pacar dan mau menikah dengan anak dari sahabat suaminya.


Mama Mayang kini menatap Zie dengan penampilan yang sangat cantik dengan gaun pengantin yang begitu pas melekat di tubuh indah Zie.


Disaat mama Mayang sibuk dengan pemikirannya terbuka lah pintu kamar Clara, terlihat sosok lelaki paruh baya yang masih bugar di usianya masuk ke dalam kamar dengan langkah tergesa.


"Kenapa lama sekali Ma? Mereka sudah menunggu di bawah!" ucap papa Hendra pada sang istri.


Pas Hendra terperanjat seketika saat melihat Zie yang memakai gaun pengantin. Kenapa Zie, dimana Clara? Batin papa Hendra.


"Ini kenapa Ma? Kok bisa jadi Zie yang menjadi pengantin?" Papa Hendra mendekat kearah Zie.


"Zie yang menggantikan Clara pa, Clara kabur untuk menemui pacarnya yang mengancam akan bunuh diri" jawab mama Mayang seraya mengusap lengan suaminya agar suaminya itu tidak marah.

__ADS_1


Lalu papa Hendra semakin mendekat kearah Zie berada, ia membelai puncak kepala anak angkatnya itu.


"Apa kamu yakin ingin menggantikan posisi Clara Sayang?" tanya papa Hendra mencoba memastikan kembali.


"Aku yakin pa" Zie mengangguk dengan tegas.


la yakin apa yang di pilihnya saat ini adalah yang terbaik. Mungkin ini sudah menjadi skenario yang Tuhan tuliskan untuknya.


"Ya sudah kalo itu keputusanmu, papa sangat berterima kasih padamu Zie. Papa sangat menyayangimu seperti halnya papa sayang sama Clara, papa tidak mau bila kamu merasa terpaksa atas pernikahan ini" tutur papa Hendra seraya merengkuh gadis itu kedalam dekapannya.


Kemudian papa Hendra dan mama Mayang pamit keluar, mereka ingin membicarakan ini dengan keluarga Bagaskara. Mereka meminta maaf karena pengantin wanitanya di ganti.


Keluarga Bagaskara mendengar dengan cermat apa yang di jelaskan oleh papa Mahendra, dia juga tidak keberatan bila penggantinya adalah anaknya yang satunya.

__ADS_1


Langit Bagaskara, lelaki tampan berusia dua puluh tiga tahun. Dia tidak mempermasalahkan pengantin perempuannya di ganti. Toh akan sama saja, di ganti atau tidak ia tetap tidak kenal dengan mereka. Yang ia butuhkan ia segera ingin menikah dan bisa lepas dari jeratan kekasihnya yang matre.


"Bagaimana menurutmu Lang? Apa kamu masih mau melanjutkan pernikahan ini? Sementara pengantin wanita di ganti dengan anak om Hendra satunya" Papa Dion meminta pendapat pada sang putra, ia juga berharap Langit mau menerima Zie.


"Terserah Papa saja bagaimana baiknya, Langit menurut saja" jawab Langit dengan santai.


Langit termasuk orang yang tidak suka ribet, ia selalu menurut apa yang menurut orang tuanya baik. Sebenarnya ia juga sudah mempunyai kekasih namun kekasihnya itu sangatlah matre dan merepotkan.


Saat Langit ingin memutuskan hubungan dengan kekasihnya yang bernama Winda, Winda mengancam akan membeberkan hubungan mereka pada keluarga Bagaskara.


Kedua orang tua Langit dari awal tidak menyetujui hubungan mereka karena sikap Winda yang di anggap buruk oleh keluarga Bagaskara. Namun pada saat itu Langit masih tertutup oleh cinta, dia tidak menghiraukan peringatan yang di berikan padanya.


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Happy Reading...


...Jangan lupa like dan vote...


__ADS_2