
Damar tersenyum melihat Yasmin yang masuk, tapi senyum nya menghilang saat Yasmin masuk bersama dengan Edo.
" Hey." Sapa Edo.
Yasmin duduk di meja kerja nya dan memeriksa apa saja pekerjaan nya.
Damar juga langsung mendudukkan diri nya di sofa. Damar juga bangun dari duduk nya dan berjalan menuju sofa yang di dudukki oleh Edo.
" Belum balik lu?." Tanya Damar.
" Rencana sih satu Minggu lagi, setelah acara resepsi lu selesai, habis itu gue cabut dah." Jawab Edo.
Edo terus menatap Yasmin, Damar menyadari itu tapi ia berpura pura tidak perduli akan hal itu.
" Tapi seperti nya gue tunda dulu deh balik ke luar negri nya." Kata Edo lagi, pandangan nya tidak pernah putus dari Yasmin.
" Kenapa?." Tanya Damar.
" Tuh asisten lu, kayak nya jauh lebih berharga dari pada ngurus perusahaan di sana." Jawab Edo
Damar mulai diam, ia tidak mengerti kepada Yasmin bisa memikat semua laki laki, bahkan dengan mudah nya laki laki bisa tertarik pada nya.
" Eh, kenapa loe?." Tanya Edi karena Damar malah larut dalam pikiran nya.
__ADS_1
" Emang wanita loe yang segudang itu mau di kemanain, apa belum cukup?." Tanya Damar cuek.
" Kalau demi yang ini, semua gue tinggalin asal dia mau sama gue." Jawab Edo dengan semangat.
" Yas, mas pulang dulu ya " ucap Edo.
" Iya mas." Jawab Yasmin dengan tersenyum.
" Nanti mas jemput deh." Ucap Edo
Damar sudah sangat menahan emosi nya, ia benar benar tidak suka melihat Yasmin di dekati oleh laki laki lain, karena ia sama sekali tidak rela hal itu terjadi, Damar bangun dari duduk nya dan berjalan ke arah Yasmin yang sedang mengerjakan pekerjaan nya.
" Yas." Damar kini berdiri di depan meja kerja Yasmin, mata nya menatap tajam pada Yasmin. Yasmin yang menunduk mulai mendongak kan kepala nya, menatap Damar.
Yasmin berdiri dari duduk nya dan tersenyum pada Damar.
" Aku harap kamu tidak menyesali semua perbuatan kamu mas setelah ini, karena dalam kamus ku tidak ada kesempatan ke dua." Ucap Yasmin.
Yasmin keluar dari ruangan itu meninggalkan Damar yang berdiri mematung, sambil menjambak rambut nya
Kini Yasmin sudah berada di lobi, Yasmin ingin cepat cepat pulang, karena pekerjaan nya hari ini cukup banyak dan melelahkan, lalu tiba tiba Damar bersama dengan Edo juga berada di sana.
" Yasmin." Edo memanggil Yasmin.
__ADS_1
Yasmin mengikuti asal suara itu ternyata Edo lah yang memanggil nya, tapi yang membuat Yasmin malas adalah orang yang ada di samping Edi yaitu Damar.
" Kamu mau pulang?." Tanya Edo, Edo dan Damar kini sudah dekat dan saling berhadapan, tapi Yasmin tidak melirik Damar sedikit pun.
" Iya mas Edi, saya permisi dulu " jawab Yasmin
" Yasmin tunggu." Cegah Edo.
" Kenapa mas Edo?." Tanya Yasmin.
" Kamu pulang sama saya saja, saya antar kamu pulang." Ucap Edo
" Tidak usah mas, saya bisa pulang sendiri." Jawab Yasmin.
Tolak Yasmin, karena ia sangat malas nanti nya Damar akan memperdebat kan masalah itu, Yasmin sudah muak dengan Damar.
" Ayo aku antar dan tidak ada penolakan." Kata Edo dan langsung menarik tangan Yasmin.
...🌷🌷🌷...
...Happy Reading...
...Jangan lupa like dan vote...
__ADS_1